<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Inflasi Mei 2019 Tercatat 0,68%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Mei 2019 terjadi inflasi sebesar 0,68% (month to month/mtm).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/10/320/2064890/bps-inflasi-mei-2019-tercatat-0-68</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/10/320/2064890/bps-inflasi-mei-2019-tercatat-0-68"/><item><title>BPS: Inflasi Mei 2019 Tercatat 0,68%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/10/320/2064890/bps-inflasi-mei-2019-tercatat-0-68</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/10/320/2064890/bps-inflasi-mei-2019-tercatat-0-68</guid><pubDate>Senin 10 Juni 2019 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/10/320/2064890/bps-inflasi-mei-2019-tercatat-0-68-31wXKvwrGu.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/10/320/2064890/bps-inflasi-mei-2019-tercatat-0-68-31wXKvwrGu.jpeg</image><title>Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Mei 2019 terjadi inflasi sebesar 0,68% (month to month/mtm). Realisasi ini memang mengalami kenaikan dibandingkan April 2019 yang sebesar 0,44%, hal ini didorong bulan Ramadan yang memang jatuh di bulan Mei.
Adapun inflasi tahun kalender Januari-Mei 2019 sebesar 1,48% (year to date/ytd). Sementara, inflasi tahunan Mei 2019 sebesar 3,32% (year on year/yoy).
&quot;Secara umum di Mei 2019 mengalami kenaikan harga karena tingginya permintaan di bulan Ramadan. Sehingga inflasi pada Mei 2019 sebesar 0,68%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (10/6/2019).
Pria yang akrab dipanggil Kecuk itu menjelaskan, BPS telah melakukan pemantauan di 82 kota di Indonesia. Dari 82 kota tersebut, sebanyak 81 kota mengalami inflasi sedangkan 1 kota mengalami deflasi.
Baca Juga: Inflasi Lebaran Diprediksi 0,5%-0,6%
Pantauan BPS menyebut, inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,91% dan inflasi terendah di Kediri sebesar 0,05%. Sebaliknya, deflasi terjadi di Merauke sebesar 0,49%.
&quot;Jadi dengan inflasi April 2019 secara keseluruhan masih di bawah target pemerintah yang 3,5%, sehingga ini masih terkendali. Dengan catatan, perlu memperhatikan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga,&quot; katanya.
Adapun bila dibandingkan dengan realisasi di periode yang sama pada dua tahun sebelumnya, juga tercatat inflasi Mei 2019 lebih tinggi. Pada Mei 2017 inflasi terjadi sebesar 0,21% dan Mei 2018 sebesar 0,39%.

Menurut Kecuk, kondisi inflasi pada bulan Mei di tahun-tahun sebelumnya memiliki perbedaan. Bila pada 2017 dan 2018 bulan Ramadan terbagi pada bulan Mei dan Juni, namun pada 2019 Ramadan jatuh lebih banyak di bulan Mei dan berakhir di 5 Juni 2019. Dengan demikian, inflasi di bulan Ramadan tahun ini akan menumpuk pada bulan Mei.
&quot;Situasi inflasi Mei 2019 ini enggak bisa dibandingkan langsung dengan tahun 2017 dan 2018. Di tahun ini memang kenaikan harga menumpuk di bulan Mei,&quot; jelas dia.
Kecuk juga menyatakan, melihat tingkat inflasi secara tahunan yang sebesar 3,32% di Mei 2019 maka inflasi terkendali. Sebab  masih dalam kisaran target inflasi pemerintah yang sebesar 3,5%.
&quot;Inflasi ini terkendali, dengan harapan inflasi Juni 2019 akan lebih rendah dari Mei 2019. Kemungkinan besar akan lebih rendah memang, karena Idul Fitri jatuh di awal bulan yakni 5 Juni 2019,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Mei 2019 terjadi inflasi sebesar 0,68% (month to month/mtm). Realisasi ini memang mengalami kenaikan dibandingkan April 2019 yang sebesar 0,44%, hal ini didorong bulan Ramadan yang memang jatuh di bulan Mei.
Adapun inflasi tahun kalender Januari-Mei 2019 sebesar 1,48% (year to date/ytd). Sementara, inflasi tahunan Mei 2019 sebesar 3,32% (year on year/yoy).
&quot;Secara umum di Mei 2019 mengalami kenaikan harga karena tingginya permintaan di bulan Ramadan. Sehingga inflasi pada Mei 2019 sebesar 0,68%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (10/6/2019).
Pria yang akrab dipanggil Kecuk itu menjelaskan, BPS telah melakukan pemantauan di 82 kota di Indonesia. Dari 82 kota tersebut, sebanyak 81 kota mengalami inflasi sedangkan 1 kota mengalami deflasi.
Baca Juga: Inflasi Lebaran Diprediksi 0,5%-0,6%
Pantauan BPS menyebut, inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,91% dan inflasi terendah di Kediri sebesar 0,05%. Sebaliknya, deflasi terjadi di Merauke sebesar 0,49%.
&quot;Jadi dengan inflasi April 2019 secara keseluruhan masih di bawah target pemerintah yang 3,5%, sehingga ini masih terkendali. Dengan catatan, perlu memperhatikan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga,&quot; katanya.
Adapun bila dibandingkan dengan realisasi di periode yang sama pada dua tahun sebelumnya, juga tercatat inflasi Mei 2019 lebih tinggi. Pada Mei 2017 inflasi terjadi sebesar 0,21% dan Mei 2018 sebesar 0,39%.

Menurut Kecuk, kondisi inflasi pada bulan Mei di tahun-tahun sebelumnya memiliki perbedaan. Bila pada 2017 dan 2018 bulan Ramadan terbagi pada bulan Mei dan Juni, namun pada 2019 Ramadan jatuh lebih banyak di bulan Mei dan berakhir di 5 Juni 2019. Dengan demikian, inflasi di bulan Ramadan tahun ini akan menumpuk pada bulan Mei.
&quot;Situasi inflasi Mei 2019 ini enggak bisa dibandingkan langsung dengan tahun 2017 dan 2018. Di tahun ini memang kenaikan harga menumpuk di bulan Mei,&quot; jelas dia.
Kecuk juga menyatakan, melihat tingkat inflasi secara tahunan yang sebesar 3,32% di Mei 2019 maka inflasi terkendali. Sebab  masih dalam kisaran target inflasi pemerintah yang sebesar 3,5%.
&quot;Inflasi ini terkendali, dengan harapan inflasi Juni 2019 akan lebih rendah dari Mei 2019. Kemungkinan besar akan lebih rendah memang, karena Idul Fitri jatuh di awal bulan yakni 5 Juni 2019,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
