<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Ingin Proses Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Terhambat</title><description>Ketua Umum Indonesia Shipowner Association (INSA) Carmelita Hartoto  berharap pembangunan Pelabuhan Marunda bisa segera diselesaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/14/320/2066309/pengusaha-ingin-proses-bongkar-muat-di-pelabuhan-tak-terhambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/14/320/2066309/pengusaha-ingin-proses-bongkar-muat-di-pelabuhan-tak-terhambat"/><item><title>Pengusaha Ingin Proses Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Terhambat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/14/320/2066309/pengusaha-ingin-proses-bongkar-muat-di-pelabuhan-tak-terhambat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/14/320/2066309/pengusaha-ingin-proses-bongkar-muat-di-pelabuhan-tak-terhambat</guid><pubDate>Jum'at 14 Juni 2019 08:53 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/14/320/2066309/pengusaha-ingin-proses-bongkar-muat-di-pelabuhan-tak-terhambat-X3Bwz5nxxM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/14/320/2066309/pengusaha-ingin-proses-bongkar-muat-di-pelabuhan-tak-terhambat-X3Bwz5nxxM.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Indonesia Shipowner Association (INSA) Carmelita Hartoto berharap pembangunan Pelabuhan Marunda bisa segera diselesaikan. Dengan begitu proses bongkar muat di pelabuhan tak ada lagi hambatan.
&quot;Harus dicari jalan yang 'win win', agar kegiatan yang ada di Pelabuhan Marunda itu tidak terganggu dan tetap berjalan,&quot; ujar Carmelita dilansir dari Antaranews, Jumat (14/6/2019).
Baca Juga: Pacu Investasi, Pemerintah Terapkan Zona Integritas di Bandara-Pelabuhan
Anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) itu menilai keberadaan Pelabuhan Marunda sangat penting dan bisa menjadi penopang Pelabuhan Tanjung Priok.
&quot;Keberadaan Pelabuhan Marunda ini penting, karena yang dikerjakan barang yang berbeda,&quot; ucapnya.
Pelabuhan Marunda dibangun untuk kegiatan muatan curah seperti batu bara, komoditas cair, dan lainnya, berbeda dengan kegiatan Tanjung Priok yang fokus pada kontainer.
Baca Juga: Kemenhub Targetkan 5 Pelabuhan Besar Bebas Korupsi
&quot;Pelabuhan Tanjung Priok lebih banyak berkonsentrasi dengan kontainer, sementara Marunda mengangkut barang curah,&quot; tuturnya.
Carmelita berharap investasi pembangunan Pelabuhan Marunda bisa terus berjalan untuk melengkapi peralatan yang dibutuhkan, sehingga pelayanannya bisa berjalan maksimal.
&quot;Pelabuhan Tanjung Priok, istilahnya dalam investasi alat-alatnya kan sudah banyak, tapi Pelabuhan Marunda harus berinvestasi lebih banyak lagi, bagaimana mereka memberikan servis kepada pelanggan-pelanggannya, dalam hal ini pelayaran barang curah, jadi harapan kami, mereka terus berinvestasi,&quot; tutur Carmelita.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Indonesia Shipowner Association (INSA) Carmelita Hartoto berharap pembangunan Pelabuhan Marunda bisa segera diselesaikan. Dengan begitu proses bongkar muat di pelabuhan tak ada lagi hambatan.
&quot;Harus dicari jalan yang 'win win', agar kegiatan yang ada di Pelabuhan Marunda itu tidak terganggu dan tetap berjalan,&quot; ujar Carmelita dilansir dari Antaranews, Jumat (14/6/2019).
Baca Juga: Pacu Investasi, Pemerintah Terapkan Zona Integritas di Bandara-Pelabuhan
Anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) itu menilai keberadaan Pelabuhan Marunda sangat penting dan bisa menjadi penopang Pelabuhan Tanjung Priok.
&quot;Keberadaan Pelabuhan Marunda ini penting, karena yang dikerjakan barang yang berbeda,&quot; ucapnya.
Pelabuhan Marunda dibangun untuk kegiatan muatan curah seperti batu bara, komoditas cair, dan lainnya, berbeda dengan kegiatan Tanjung Priok yang fokus pada kontainer.
Baca Juga: Kemenhub Targetkan 5 Pelabuhan Besar Bebas Korupsi
&quot;Pelabuhan Tanjung Priok lebih banyak berkonsentrasi dengan kontainer, sementara Marunda mengangkut barang curah,&quot; tuturnya.
Carmelita berharap investasi pembangunan Pelabuhan Marunda bisa terus berjalan untuk melengkapi peralatan yang dibutuhkan, sehingga pelayanannya bisa berjalan maksimal.
&quot;Pelabuhan Tanjung Priok, istilahnya dalam investasi alat-alatnya kan sudah banyak, tapi Pelabuhan Marunda harus berinvestasi lebih banyak lagi, bagaimana mereka memberikan servis kepada pelanggan-pelanggannya, dalam hal ini pelayaran barang curah, jadi harapan kami, mereka terus berinvestasi,&quot; tutur Carmelita.</content:encoded></item></channel></rss>
