<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Saingan di Tempat Kerja? Ini Manfaatnya</title><description>Berikut alasan pentingnya persaingan di tempat kerja seperti disarikan dari situs Inc.com dan Theladders.com.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/15/320/2066437/punya-saingan-di-tempat-kerja-ini-manfaatnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/15/320/2066437/punya-saingan-di-tempat-kerja-ini-manfaatnya"/><item><title>Punya Saingan di Tempat Kerja? Ini Manfaatnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/15/320/2066437/punya-saingan-di-tempat-kerja-ini-manfaatnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/15/320/2066437/punya-saingan-di-tempat-kerja-ini-manfaatnya</guid><pubDate>Sabtu 15 Juni 2019 09:27 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/14/320/2066437/punya-saingan-di-tempat-kerja-ini-manfaatnya-2s6adhLzzD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/14/320/2066437/punya-saingan-di-tempat-kerja-ini-manfaatnya-2s6adhLzzD.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Persaingan di tempat kerja sering kali dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Pasalnya, kompetisi di antara pekerja di kantor bisa saja berkembang menjadi persaingan tidak sehat dan berujung pada permusuhan. &amp;ldquo;Perang&amp;rdquo; di antara kolega tentu saja membuat suasana kerja menjadi tidak nyaman.
Namun, persaingan di tempat kerja sebenarnya baik untuk perkembangan karir. Dengan memiliki rival yang punya kekuatan setara, Anda akan selalu berusaha untuk bisa menjadi lebih baik. Melansir Qerja.com, berikut alasan pentingnya persaingan di tempat kerja seperti disarikan dari situs Inc.com dan Theladders.com.
Baca Juga: Trik Mengumpulkan Uang untuk Nikah dalam Waktu 1 Tahun
Persaingan Meningkatkan Motivasi
Profesor Manajemen dari Universitas New York, Gavin Kilduff meneliti tentang persaingan di berbagai bidang. Ia mendapati bahwa seorang pelari bisa memangkas catatan waktunya hingga 25 detik ketika memiliki saingan dibandingkan saat berlari sendiri. Menurut Kilduff, hal itu menunjukkan bahwa seseorang lebih termotivasi dan ingin tampil lebih baik jika dihadapkan dengan orang lain yang dianggap saingan. Pada penelitian lainnya, ada bukti yang menunjukkan bahwa pengendara sepeda melaju lebih cepat saat melawan saingan daripada mengendarai sepeda sendiri untuk mendapat catatan waktu tertentu.
Di dunia kerja, perusahaan bisa menciptakan budaya persaingan dengan menampilkan papan peringkat yang menunjukkan prestasi pekerja, atau dengan iming-iming hadiah. Hal ini mendorong setiap pekerja berusaha mengungguli rekan-rekannya.
Terbiasa dengan Kegagalan
Terkadang, Anda berhasil memenangkan kompetisi dan mengalahkan para pesaing. Di lain waktu, Anda juga bisa terjerembab dalam kekalahan. Poin ini bukannya mau mengajarkan Anda untuk membiarkan diri gagal berulang kali.
Baca Juga: Cara Mengelola Gaji Besar untuk Para Fresh Graduate
Pengalaman &amp;ldquo;jatuh&amp;rdquo; seharusnya bisa membuat Anda belajar memperbaiki kesalahan. Selain itu, Anda juga bisa menghadapi kegagalan dengan cara yang dewasa, bukan meratapinya saja. Dan, ketika berhasil mengalahkan pesaing, Anda akan lebih menghargai kemenangan, namun tetap bersikap rendah hati.
Meningkatkan Kemampuan Analisa
Ketika berusaha mengalahkan pesaing, Anda akan mempelajari kelebihan dan kekurangan lawan. Anda akan meneliti data dan fakta mengenai pesaing agar bisa menilainya secara objektif.
Kebiasaan bersaing sehat seperti ini berguna untuk mengasah kemampuan analisis Anda. Di kemudian hari, Anda akan selalu mengambil pendekatan berbasis bukti untuk menyelesaikan masalah dalam pekerjaan.Menyadari Kekurangan dan Kelebihan
Apakah Anda tahu orang yang paling memahami Anda di tempat kerja? Ya,  pesaing Anda sendiri. Dia adalah orang yang selalu memperhatikan setiap  saat sehingga mengetahui kelebihan dan kekurangan Anda.
Kalau Anda bisa mengubah pesaing di tempat kerja menjadi teman di  luar kantor, maka bisa mendapatkan keuntungan. Ia adalah orang yang akan  mengakui keunggulan Anda. Ia juga tidak ragu mengatakan kekurangan Anda  meski hal itu akan menyakitkan.
Persaingan Memunculkan &amp;ldquo;Fair Play&amp;rdquo;
Pada sebuah kompetisi yang sehat, setiap peserta akan berusaha  mencapai tujuan dengan cara-cara sesuai aturan. Peserta yang kompetitif  pasti menghindari kecurangan, karena keculasan adalah hal yang  memalukan.
Dengan demikian, persaingan sehat di tempat kerja akan membuat setiap  individu bersikap jujur. Jika menghadapi tantangan, Anda akan mencoba  belajar agar menjadi lebih baik dan tidak mencoba untuk memanipulasi  keadaan. Pada akhirnya, persaingan akan meningkatkan kualitas kerja  setiap individu di kantor. Persaingan justru akan membuat Anda lebih  sukses di masa depan.</description><content:encoded>JAKARTA - Persaingan di tempat kerja sering kali dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Pasalnya, kompetisi di antara pekerja di kantor bisa saja berkembang menjadi persaingan tidak sehat dan berujung pada permusuhan. &amp;ldquo;Perang&amp;rdquo; di antara kolega tentu saja membuat suasana kerja menjadi tidak nyaman.
Namun, persaingan di tempat kerja sebenarnya baik untuk perkembangan karir. Dengan memiliki rival yang punya kekuatan setara, Anda akan selalu berusaha untuk bisa menjadi lebih baik. Melansir Qerja.com, berikut alasan pentingnya persaingan di tempat kerja seperti disarikan dari situs Inc.com dan Theladders.com.
Baca Juga: Trik Mengumpulkan Uang untuk Nikah dalam Waktu 1 Tahun
Persaingan Meningkatkan Motivasi
Profesor Manajemen dari Universitas New York, Gavin Kilduff meneliti tentang persaingan di berbagai bidang. Ia mendapati bahwa seorang pelari bisa memangkas catatan waktunya hingga 25 detik ketika memiliki saingan dibandingkan saat berlari sendiri. Menurut Kilduff, hal itu menunjukkan bahwa seseorang lebih termotivasi dan ingin tampil lebih baik jika dihadapkan dengan orang lain yang dianggap saingan. Pada penelitian lainnya, ada bukti yang menunjukkan bahwa pengendara sepeda melaju lebih cepat saat melawan saingan daripada mengendarai sepeda sendiri untuk mendapat catatan waktu tertentu.
Di dunia kerja, perusahaan bisa menciptakan budaya persaingan dengan menampilkan papan peringkat yang menunjukkan prestasi pekerja, atau dengan iming-iming hadiah. Hal ini mendorong setiap pekerja berusaha mengungguli rekan-rekannya.
Terbiasa dengan Kegagalan
Terkadang, Anda berhasil memenangkan kompetisi dan mengalahkan para pesaing. Di lain waktu, Anda juga bisa terjerembab dalam kekalahan. Poin ini bukannya mau mengajarkan Anda untuk membiarkan diri gagal berulang kali.
Baca Juga: Cara Mengelola Gaji Besar untuk Para Fresh Graduate
Pengalaman &amp;ldquo;jatuh&amp;rdquo; seharusnya bisa membuat Anda belajar memperbaiki kesalahan. Selain itu, Anda juga bisa menghadapi kegagalan dengan cara yang dewasa, bukan meratapinya saja. Dan, ketika berhasil mengalahkan pesaing, Anda akan lebih menghargai kemenangan, namun tetap bersikap rendah hati.
Meningkatkan Kemampuan Analisa
Ketika berusaha mengalahkan pesaing, Anda akan mempelajari kelebihan dan kekurangan lawan. Anda akan meneliti data dan fakta mengenai pesaing agar bisa menilainya secara objektif.
Kebiasaan bersaing sehat seperti ini berguna untuk mengasah kemampuan analisis Anda. Di kemudian hari, Anda akan selalu mengambil pendekatan berbasis bukti untuk menyelesaikan masalah dalam pekerjaan.Menyadari Kekurangan dan Kelebihan
Apakah Anda tahu orang yang paling memahami Anda di tempat kerja? Ya,  pesaing Anda sendiri. Dia adalah orang yang selalu memperhatikan setiap  saat sehingga mengetahui kelebihan dan kekurangan Anda.
Kalau Anda bisa mengubah pesaing di tempat kerja menjadi teman di  luar kantor, maka bisa mendapatkan keuntungan. Ia adalah orang yang akan  mengakui keunggulan Anda. Ia juga tidak ragu mengatakan kekurangan Anda  meski hal itu akan menyakitkan.
Persaingan Memunculkan &amp;ldquo;Fair Play&amp;rdquo;
Pada sebuah kompetisi yang sehat, setiap peserta akan berusaha  mencapai tujuan dengan cara-cara sesuai aturan. Peserta yang kompetitif  pasti menghindari kecurangan, karena keculasan adalah hal yang  memalukan.
Dengan demikian, persaingan sehat di tempat kerja akan membuat setiap  individu bersikap jujur. Jika menghadapi tantangan, Anda akan mencoba  belajar agar menjadi lebih baik dan tidak mencoba untuk memanipulasi  keadaan. Pada akhirnya, persaingan akan meningkatkan kualitas kerja  setiap individu di kantor. Persaingan justru akan membuat Anda lebih  sukses di masa depan.</content:encoded></item></channel></rss>
