<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diskon Tarif Ojek Online Batal Diatur, Begini Respons Pengusaha   </title><description>Pengaturan diskon tarif ojek online (ojol) oleh pemerintah baik dilakukan dalam menjaga sehatnya persaingan usaha</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/16/320/2067078/diskon-tarif-ojek-online-batal-diatur-begini-respons-pengusaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/16/320/2067078/diskon-tarif-ojek-online-batal-diatur-begini-respons-pengusaha"/><item><title>Diskon Tarif Ojek Online Batal Diatur, Begini Respons Pengusaha   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/16/320/2067078/diskon-tarif-ojek-online-batal-diatur-begini-respons-pengusaha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/16/320/2067078/diskon-tarif-ojek-online-batal-diatur-begini-respons-pengusaha</guid><pubDate>Minggu 16 Juni 2019 17:18 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/16/320/2067078/diskon-tarif-ojek-online-batal-diatur-begini-respons-pengusaha-sPlZ2QkBKF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ojek Online (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/16/320/2067078/diskon-tarif-ojek-online-batal-diatur-begini-respons-pengusaha-sPlZ2QkBKF.jpg</image><title>Foto: Ojek Online (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Layanan trasportasi berbasis online, Bonceng menilai pengaturan diskon tarif ojek online (ojol) oleh pemerintah baik dilakukan dalam menjaga sehatnya persaingan usaha antar penyedia aplikasi jasa ojol.
&quot;Saya mendukung pemerintah untuk mendewasakan industri ini dalam jangka panjang, supaya industri secara keseluruhan terjadi persaingan yang sehat,&quot; tutur Founder and CEO Bonceng, Faiz Noufal, dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (16/6/2019).
Seperti diketahui, sebagai salah satu daya pikat ke konsumen di tengah penetapan tarif baru banyak aplikasi penyedia ojol memberikan banyak diskon ke masyarakat. Tak jarang dari mereka, memberikan diskon 50% dari tarif normal, atau bahkan mematok tarif hanya Rp1 saja untuk sekali perjalanan.
Baca Juga: Aturan Ojek Online Tak Akan Direvisi hingga Berlaku Nasional
Faiz mengungkapkan, pemberian diskon memang merupakan hak dari masing-masing perusahaan. Namun, pemberian diskon jor-joran yang acap kali diberikan perusahaan layanan aplikasi transportasi online mengarah pada predatory pricing.
&quot;Sebenarnya terkait diskon i tergantung dari masing-masing perusahaan. Cuma pemerintah dalam hal ini bisa untuk melindugi driver, konsumen atau untuk menjaga kondisi pasar supaya sehat memberikan satu regulasi,&quot; katanya.
Baca Juga: Survei Tarif Baru Ojol: 69% Driver Pendapatannya Meningkat
Faiz melanjutkan, jika monopoli benar maka ia memprediksi akan ada salah satu kompetitor tersingkir. Situasi ini, kata dia dapat dimanfaatkan oleh yang bertahan untuk menaikkan harga.
&quot;Sehingga yang bersangkutan bertahan akan lebih mudah memutuskan itu saat tak ada lagi kompetitor, karena tak khawatir konsumen berpaling,&quot; pungkas Faiz.
(Nanang Wijayanto-Sindonews)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Layanan trasportasi berbasis online, Bonceng menilai pengaturan diskon tarif ojek online (ojol) oleh pemerintah baik dilakukan dalam menjaga sehatnya persaingan usaha antar penyedia aplikasi jasa ojol.
&quot;Saya mendukung pemerintah untuk mendewasakan industri ini dalam jangka panjang, supaya industri secara keseluruhan terjadi persaingan yang sehat,&quot; tutur Founder and CEO Bonceng, Faiz Noufal, dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (16/6/2019).
Seperti diketahui, sebagai salah satu daya pikat ke konsumen di tengah penetapan tarif baru banyak aplikasi penyedia ojol memberikan banyak diskon ke masyarakat. Tak jarang dari mereka, memberikan diskon 50% dari tarif normal, atau bahkan mematok tarif hanya Rp1 saja untuk sekali perjalanan.
Baca Juga: Aturan Ojek Online Tak Akan Direvisi hingga Berlaku Nasional
Faiz mengungkapkan, pemberian diskon memang merupakan hak dari masing-masing perusahaan. Namun, pemberian diskon jor-joran yang acap kali diberikan perusahaan layanan aplikasi transportasi online mengarah pada predatory pricing.
&quot;Sebenarnya terkait diskon i tergantung dari masing-masing perusahaan. Cuma pemerintah dalam hal ini bisa untuk melindugi driver, konsumen atau untuk menjaga kondisi pasar supaya sehat memberikan satu regulasi,&quot; katanya.
Baca Juga: Survei Tarif Baru Ojol: 69% Driver Pendapatannya Meningkat
Faiz melanjutkan, jika monopoli benar maka ia memprediksi akan ada salah satu kompetitor tersingkir. Situasi ini, kata dia dapat dimanfaatkan oleh yang bertahan untuk menaikkan harga.
&quot;Sehingga yang bersangkutan bertahan akan lebih mudah memutuskan itu saat tak ada lagi kompetitor, karena tak khawatir konsumen berpaling,&quot; pungkas Faiz.
(Nanang Wijayanto-Sindonews)</content:encoded></item></channel></rss>
