<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asumsi Makro RAPBN 2020 Disepakati, Pertumbuhan Ekonomi Jadi 5,2%-5,5%</title><description>Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%-5,5%. Kemudian inflasi diperkirakan 2%-4%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/17/20/2067489/asumsi-makro-rapbn-2020-disepakati-pertumbuhan-ekonomi-jadi-5-2-5-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/17/20/2067489/asumsi-makro-rapbn-2020-disepakati-pertumbuhan-ekonomi-jadi-5-2-5-5"/><item><title>Asumsi Makro RAPBN 2020 Disepakati, Pertumbuhan Ekonomi Jadi 5,2%-5,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/17/20/2067489/asumsi-makro-rapbn-2020-disepakati-pertumbuhan-ekonomi-jadi-5-2-5-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/17/20/2067489/asumsi-makro-rapbn-2020-disepakati-pertumbuhan-ekonomi-jadi-5-2-5-5</guid><pubDate>Senin 17 Juni 2019 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/17/20/2067489/asumsi-makro-rapbn-2020-disepakati-pertumbuhan-ekonomi-jadi-5-2-5-5-em9HovkMyG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pemerintah Raker dengan Komisi XI DPR (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/17/20/2067489/asumsi-makro-rapbn-2020-disepakati-pertumbuhan-ekonomi-jadi-5-2-5-5-em9HovkMyG.jpg</image><title>Foto: Pemerintah Raker dengan Komisi XI DPR (Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA -  Pemerintah bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyepakati asumsi makro untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Hal itu diputuskan berdasarkan pandangan masing-masing fraksi setelah melakukan rapat kerja dengan pemerintah.
Dalam kesempatan itu, hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro.
Baca Juga: Sri Mulyani Kembali Bahas RAPBN 2020 dengan DPR
Asumsi makro untuk RAPBN 2020 disepakati, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%-5,5%. Kemudian inflasi diperkirakan 2%-4%. Kemudian tingkat bunga SPN 3 bulan disepakati sebesar 5%-5,3%. Serta nilai tukar Rupiah menjadi Rp14.000- Rp14.500  per USD.
&quot;Jadi kita sudah memutuskan kisaran daripada asumsi makro. Jadi ini kita setuju yah,&quot; ujar Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Marcus Mekeng yang kemudian memukul palu ke meja sebagai simbol keputusan disepakati, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/5/2019).
Baca Juga: Upaya Sri Mulyani Jadikan Indonesia Negara Berpendapatan Tinggi
Asumsi makro tersebut berubah dari yang diajukan pemerintah dalam rapat paripurna. Sebelumnya pertumbuhan ekonomi ditargetkan di kisaran 5,3%-5,6% pada tahun depan. Kemudian  inflasi disasar pada kisaran 2%-4% dan tingkat bunga SPN 3 bulan berada di 5%-5,6%. Kemudian nilai tukar Rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp14.000-Rp15.000 per USD.
Sedangkan untuk target pembangunan tak ada perubahan dari yang telah diajukan sebelumnya. Di mana tingkat pengangguran di perkirakan menjadi 4,8%-5% pada tahun 2020. Lalu tingkat kemiskinan ditargetkan 8,5% hingga 9%.
Kemudian, rasio gini ditargetkan  0,375-0,380 pada tahun depan. Indeks pembangunan manusia ditargetkan 72,51.</description><content:encoded> 
JAKARTA -  Pemerintah bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyepakati asumsi makro untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Hal itu diputuskan berdasarkan pandangan masing-masing fraksi setelah melakukan rapat kerja dengan pemerintah.
Dalam kesempatan itu, hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro.
Baca Juga: Sri Mulyani Kembali Bahas RAPBN 2020 dengan DPR
Asumsi makro untuk RAPBN 2020 disepakati, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%-5,5%. Kemudian inflasi diperkirakan 2%-4%. Kemudian tingkat bunga SPN 3 bulan disepakati sebesar 5%-5,3%. Serta nilai tukar Rupiah menjadi Rp14.000- Rp14.500  per USD.
&quot;Jadi kita sudah memutuskan kisaran daripada asumsi makro. Jadi ini kita setuju yah,&quot; ujar Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Marcus Mekeng yang kemudian memukul palu ke meja sebagai simbol keputusan disepakati, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/5/2019).
Baca Juga: Upaya Sri Mulyani Jadikan Indonesia Negara Berpendapatan Tinggi
Asumsi makro tersebut berubah dari yang diajukan pemerintah dalam rapat paripurna. Sebelumnya pertumbuhan ekonomi ditargetkan di kisaran 5,3%-5,6% pada tahun depan. Kemudian  inflasi disasar pada kisaran 2%-4% dan tingkat bunga SPN 3 bulan berada di 5%-5,6%. Kemudian nilai tukar Rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp14.000-Rp15.000 per USD.
Sedangkan untuk target pembangunan tak ada perubahan dari yang telah diajukan sebelumnya. Di mana tingkat pengangguran di perkirakan menjadi 4,8%-5% pada tahun 2020. Lalu tingkat kemiskinan ditargetkan 8,5% hingga 9%.
Kemudian, rasio gini ditargetkan  0,375-0,380 pada tahun depan. Indeks pembangunan manusia ditargetkan 72,51.</content:encoded></item></channel></rss>
