<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Gaji di Bawah Rp4 Juta? Begini Cara Mengaturnya</title><description>Mengatur keuangan buat karyawan yang punya penghasilan di bawah Rp4 juta adalah sebuah tantangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/23/320/2069184/punya-gaji-di-bawah-rp4-juta-begini-cara-mengaturnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/23/320/2069184/punya-gaji-di-bawah-rp4-juta-begini-cara-mengaturnya"/><item><title>Punya Gaji di Bawah Rp4 Juta? Begini Cara Mengaturnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/23/320/2069184/punya-gaji-di-bawah-rp4-juta-begini-cara-mengaturnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/23/320/2069184/punya-gaji-di-bawah-rp4-juta-begini-cara-mengaturnya</guid><pubDate>Minggu 23 Juni 2019 07:32 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/21/320/2069184/punya-gaji-di-bawah-rp4-juta-begini-cara-mengaturnya-rdMkGCGN86.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Trik Hemat (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/21/320/2069184/punya-gaji-di-bawah-rp4-juta-begini-cara-mengaturnya-rdMkGCGN86.jpg</image><title>Trik Hemat (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Mengatur keuangan buat karyawan yang punya penghasilan di bawah Rp4 juta adalah sebuah tantangan. Apalagi jika kita yang hidup di kota besar dan mudah tergoda untuk mengikuti gaya hidup mewah.
Kita harus pandai berhemat dan menahan diri. Tapi, sebenarnya kalau melihat Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta saja Rp3,9 juta, seharusnya penghasilan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berapa pun upah yang kita dapat harus tetap disyukuri. Sekarang, kita harus pintar-pintar mengatur uang dari penghasilan yang ada. Melansir Qerja.com, berikut tips mengatur keuangan karyawan dengan gaji di bawah Rp4 juta.
Alokasi Tabungan 20%
Meskipun gaji yang Anda dapat masih di bawah Rp4 juta, tapi usahakan untuk tetap menyisihkan sebagian pendapatan buat ditabung. Idealnya, karyawan mengalokasikan 20% pemasukan untuk tabungan.
Baca Juga: Cara Mengelola Gaji Besar untuk Para Fresh Graduate
Berarti, nilai uang yang Anda simpan hampir Rp800 ribu. Kalau sudah berkeluarga, Anda bisa membagi jenis tabungan menjadi dua, yaitu 10%  tabungan khusus anak, dan 10% tabungan lainnya.
Kebiasaan menabung ini harus dibiasakan di awal waktu menerima gaji. Jika tidak &amp;ldquo;dipaksakan&amp;rdquo;, uang Anda bisa habis untuk memenuhi nafsu dan tuntutan gaya hidup.
Buka rekening tabungan rencana di bank yang sama di mana Anda menerima gaji. Atur waktu debet tabungan setidaknya sehari setelah tanggal gajian. Dengan demikian sebagian uang akan tersimpan secara otomatis setiap bulan.
Kebutuhan Pangan 30%
Apakah kebutuhan pangan sehari-hari dapat dipenuhi hanya dengan Rp1,2 juta saja? Tentu saja bisa! Tetapi, agar alokasi dana itu cukup, Anda harus mau turun ke dapur dan masak sendiri. Pos kebutuhan pangan ini bisa dibagi ke dalam dua bagian. Pertama, Anda perlu menyisihkan sekitar  Rp180 ribu sampai Rp200 ribu untuk membeli beras hingga 15 kilogram per bulan.
Sementara itu, Anda dapat memanfaatkan sisa uang sekitar Rp1 jutaan untuk membeli lauk pauk dan bumbu dapur. Dengan alokasi belanja lauk Rp30 ribuan sehari, Anda sudah bisa membeli kebutuhan protein dan sayur.
Baca Juga: Tips agar Terhindar dari Jeratan Utang Pinjaman Online
Kebutuhan Rumah Tangga Lainnya 10%
Kebutuhan rumah tangga bukan hanya makanan. Anda juga perlu sabun mandi, sampo, sabun cuci piring, pembersih lantai, dan sampai pulsa untuk berkomunikasi. Buat karyawan yang masih hidup sendiri, alokasi dana kebutuhan rumah tangga Rp400 ribu per bulan terbilang cukup besar.
Apalagi jika Anda mendapat tunjangan komunikasi di luar gaji dari kantor. Sehingga Anda bisa saja punya sisa dana yang masih bisa digunakan untuk kebutuhan pokok lainnya. Sementara untuk Anda yang sudah punya pasangan atau bahkan keluarga kecil, harus membagi pos kebutuhan rumah tangga Rp400 ribu tersebut. Misalnya, Anda bisa mengambil bagian Rp200 ribu untuk diri sendiri, dan sisanya untuk keluarga.
Kebutuhan Papan 20%
Hari ini, kita masih bisa menemukan rumah kontrakan yang layak dengan biaya sewa Rp800 ribu sebulan. Tetapi, Anda mungkin hanya akan mendapat fasilitas rumah sederhana tanpa perabot mewah di dalamnya.
Selain itu, lokasi rumah kontrakan murah biasanya jauh dari pusat kota. Maka, sebelum menyewa rumah murah, Anda harus mempertimbangkan jarak dan biaya transportasi setiap hari. Karyawan bisa saja menganggarkan dana untuk kebutuhan papan lebih dari 20%. Tapi, pastikan bahwa tempat tinggal yang dipilih dekat dengan kantor sehingga bisa memangkas biaya transportasi sehari-hari.Transportasi 5-10%
Anda bisa berhemat banyak jika punya kendaraan roda dua sendiri. Anda  bisa saja hanya mengeluarkan dana Rp200 ribuan per bulan untuk membeli  pertalite sebanyak satu liter setiap hari. Namun, besarnya anggaran ini  tergantung pada jarak antara tempat tinggal ke kantor.
Jika tidak punya motor sendiri, karyawan harus pandai-pandai  merencanakan perjalanan dari rumah ke kantor setiap hari dengan memilih  moda transportasi terbaik. Jika menggunakan kendaraan umum dengan ongkos  yang murah, tentu saja Anda harus merencanakan keberangkatan lebih awal  karena perlu mengikuti jadwal keberangkatan dan mengantisipasi  kemungkinan macet. Sebab, bila naik kendaraan umum, Anda tidak punya  &amp;ldquo;kemewahan&amp;rdquo; untuk menentukan rute dan kecepatan laju sendiri.
Rekreasi 5%
Walaupun gaji pas-pasan, tetapi Anda tetap punya hak untuk bahagia.  Karyawan juga perlu berekreasi di akhir pekan agar pikiran bisa tetap  &amp;ldquo;segar&amp;rdquo;. Memang, dengan alokasi dana hanya Rp200 ribu per bulan, Anda  tidak bisa mengunjungi lokasi wisata dengan tiket masuk yang mahal. Anda  bisa memilih menghabiskan akhir pekan di taman kota atau merencanakan  aktivitas seru di rumah saja.
Dana Darurat
Pengaturan anggaran keuangan bisa saja dihemat sekali waktu atau  membengkak pada bulan berikutnya. Penghematan bisa dilakukan pada pos  kebutuhan rumah tangga jika Anda belanja lebih cermat dan memanfaatkan  diskon. Selain itu, karyawan bisa reimburst uang transportasi, maka  dapat menghemat uang juga.
Tapi, setiap kali ada sisa uang, hendaknya disimpat untuk dana  darurat. Siapa tahu ada kebutuhan mendadak di masa mendatang. Dengan  menyiapkan dana darurat, Anda tidak perlu mengambil uang tabungan.
Anda harus yakin bahwa gaji pas-pasan pun dapat digunakan memenuhi  kebutuhan sehari-hari, bahkan punya tabungan dan bisa rekreasi.  Perencanaan keuangan yang cermat akan membuat hidup Anda lebih mudah.  Dengan begitu, Anda tidak harus berutang. Ingin mengetahui bagaimana  cara mengatur keuangan lebih lanjut bersama pakarnya? Yuk, gabung ke  acara Qareer Carnival 2019 Jakarta tanggal 28-29 Juni 2019.
Acara ini akan menghadirkan 40 perusahaan dari berbagai industri,  kalian bisa langsung berinteraksi dengan rekruter di acara ini. Daftar  Qareer Carnival 2019 Jakarta sekarang juga sebelum terlambat. Selain itu  ada juga sesi talkshow bersama para pakar di bidang keuangan dan HR  mengenai topik yang satu ini. Jangan sampai ketinggalan event yang satu  ini ya, Qolega!</description><content:encoded>JAKARTA - Mengatur keuangan buat karyawan yang punya penghasilan di bawah Rp4 juta adalah sebuah tantangan. Apalagi jika kita yang hidup di kota besar dan mudah tergoda untuk mengikuti gaya hidup mewah.
Kita harus pandai berhemat dan menahan diri. Tapi, sebenarnya kalau melihat Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta saja Rp3,9 juta, seharusnya penghasilan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berapa pun upah yang kita dapat harus tetap disyukuri. Sekarang, kita harus pintar-pintar mengatur uang dari penghasilan yang ada. Melansir Qerja.com, berikut tips mengatur keuangan karyawan dengan gaji di bawah Rp4 juta.
Alokasi Tabungan 20%
Meskipun gaji yang Anda dapat masih di bawah Rp4 juta, tapi usahakan untuk tetap menyisihkan sebagian pendapatan buat ditabung. Idealnya, karyawan mengalokasikan 20% pemasukan untuk tabungan.
Baca Juga: Cara Mengelola Gaji Besar untuk Para Fresh Graduate
Berarti, nilai uang yang Anda simpan hampir Rp800 ribu. Kalau sudah berkeluarga, Anda bisa membagi jenis tabungan menjadi dua, yaitu 10%  tabungan khusus anak, dan 10% tabungan lainnya.
Kebiasaan menabung ini harus dibiasakan di awal waktu menerima gaji. Jika tidak &amp;ldquo;dipaksakan&amp;rdquo;, uang Anda bisa habis untuk memenuhi nafsu dan tuntutan gaya hidup.
Buka rekening tabungan rencana di bank yang sama di mana Anda menerima gaji. Atur waktu debet tabungan setidaknya sehari setelah tanggal gajian. Dengan demikian sebagian uang akan tersimpan secara otomatis setiap bulan.
Kebutuhan Pangan 30%
Apakah kebutuhan pangan sehari-hari dapat dipenuhi hanya dengan Rp1,2 juta saja? Tentu saja bisa! Tetapi, agar alokasi dana itu cukup, Anda harus mau turun ke dapur dan masak sendiri. Pos kebutuhan pangan ini bisa dibagi ke dalam dua bagian. Pertama, Anda perlu menyisihkan sekitar  Rp180 ribu sampai Rp200 ribu untuk membeli beras hingga 15 kilogram per bulan.
Sementara itu, Anda dapat memanfaatkan sisa uang sekitar Rp1 jutaan untuk membeli lauk pauk dan bumbu dapur. Dengan alokasi belanja lauk Rp30 ribuan sehari, Anda sudah bisa membeli kebutuhan protein dan sayur.
Baca Juga: Tips agar Terhindar dari Jeratan Utang Pinjaman Online
Kebutuhan Rumah Tangga Lainnya 10%
Kebutuhan rumah tangga bukan hanya makanan. Anda juga perlu sabun mandi, sampo, sabun cuci piring, pembersih lantai, dan sampai pulsa untuk berkomunikasi. Buat karyawan yang masih hidup sendiri, alokasi dana kebutuhan rumah tangga Rp400 ribu per bulan terbilang cukup besar.
Apalagi jika Anda mendapat tunjangan komunikasi di luar gaji dari kantor. Sehingga Anda bisa saja punya sisa dana yang masih bisa digunakan untuk kebutuhan pokok lainnya. Sementara untuk Anda yang sudah punya pasangan atau bahkan keluarga kecil, harus membagi pos kebutuhan rumah tangga Rp400 ribu tersebut. Misalnya, Anda bisa mengambil bagian Rp200 ribu untuk diri sendiri, dan sisanya untuk keluarga.
Kebutuhan Papan 20%
Hari ini, kita masih bisa menemukan rumah kontrakan yang layak dengan biaya sewa Rp800 ribu sebulan. Tetapi, Anda mungkin hanya akan mendapat fasilitas rumah sederhana tanpa perabot mewah di dalamnya.
Selain itu, lokasi rumah kontrakan murah biasanya jauh dari pusat kota. Maka, sebelum menyewa rumah murah, Anda harus mempertimbangkan jarak dan biaya transportasi setiap hari. Karyawan bisa saja menganggarkan dana untuk kebutuhan papan lebih dari 20%. Tapi, pastikan bahwa tempat tinggal yang dipilih dekat dengan kantor sehingga bisa memangkas biaya transportasi sehari-hari.Transportasi 5-10%
Anda bisa berhemat banyak jika punya kendaraan roda dua sendiri. Anda  bisa saja hanya mengeluarkan dana Rp200 ribuan per bulan untuk membeli  pertalite sebanyak satu liter setiap hari. Namun, besarnya anggaran ini  tergantung pada jarak antara tempat tinggal ke kantor.
Jika tidak punya motor sendiri, karyawan harus pandai-pandai  merencanakan perjalanan dari rumah ke kantor setiap hari dengan memilih  moda transportasi terbaik. Jika menggunakan kendaraan umum dengan ongkos  yang murah, tentu saja Anda harus merencanakan keberangkatan lebih awal  karena perlu mengikuti jadwal keberangkatan dan mengantisipasi  kemungkinan macet. Sebab, bila naik kendaraan umum, Anda tidak punya  &amp;ldquo;kemewahan&amp;rdquo; untuk menentukan rute dan kecepatan laju sendiri.
Rekreasi 5%
Walaupun gaji pas-pasan, tetapi Anda tetap punya hak untuk bahagia.  Karyawan juga perlu berekreasi di akhir pekan agar pikiran bisa tetap  &amp;ldquo;segar&amp;rdquo;. Memang, dengan alokasi dana hanya Rp200 ribu per bulan, Anda  tidak bisa mengunjungi lokasi wisata dengan tiket masuk yang mahal. Anda  bisa memilih menghabiskan akhir pekan di taman kota atau merencanakan  aktivitas seru di rumah saja.
Dana Darurat
Pengaturan anggaran keuangan bisa saja dihemat sekali waktu atau  membengkak pada bulan berikutnya. Penghematan bisa dilakukan pada pos  kebutuhan rumah tangga jika Anda belanja lebih cermat dan memanfaatkan  diskon. Selain itu, karyawan bisa reimburst uang transportasi, maka  dapat menghemat uang juga.
Tapi, setiap kali ada sisa uang, hendaknya disimpat untuk dana  darurat. Siapa tahu ada kebutuhan mendadak di masa mendatang. Dengan  menyiapkan dana darurat, Anda tidak perlu mengambil uang tabungan.
Anda harus yakin bahwa gaji pas-pasan pun dapat digunakan memenuhi  kebutuhan sehari-hari, bahkan punya tabungan dan bisa rekreasi.  Perencanaan keuangan yang cermat akan membuat hidup Anda lebih mudah.  Dengan begitu, Anda tidak harus berutang. Ingin mengetahui bagaimana  cara mengatur keuangan lebih lanjut bersama pakarnya? Yuk, gabung ke  acara Qareer Carnival 2019 Jakarta tanggal 28-29 Juni 2019.
Acara ini akan menghadirkan 40 perusahaan dari berbagai industri,  kalian bisa langsung berinteraksi dengan rekruter di acara ini. Daftar  Qareer Carnival 2019 Jakarta sekarang juga sebelum terlambat. Selain itu  ada juga sesi talkshow bersama para pakar di bidang keuangan dan HR  mengenai topik yang satu ini. Jangan sampai ketinggalan event yang satu  ini ya, Qolega!</content:encoded></item></channel></rss>
