<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Dugaan Penyebab Giant Tutup 6 Toko di Jabodetabek   </title><description>&quot;Penutupan gerai ini tidak ada kaitannya dengan transaksi Online yang masih di bawah 10% dari total transaksi 'offline'.&quot;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/24/320/2070187/ini-dugaan-penyebab-giant-tutup-6-toko-di-jabodetabek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/24/320/2070187/ini-dugaan-penyebab-giant-tutup-6-toko-di-jabodetabek"/><item><title>Ini Dugaan Penyebab Giant Tutup 6 Toko di Jabodetabek   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/24/320/2070187/ini-dugaan-penyebab-giant-tutup-6-toko-di-jabodetabek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/24/320/2070187/ini-dugaan-penyebab-giant-tutup-6-toko-di-jabodetabek</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2019 14:01 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/24/320/2070187/ini-dugaan-penyebab-giant-tutup-6-toko-di-jabodetabek-xVh18vSGg4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Giant Mampang Akan Segera Ditutup (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/24/320/2070187/ini-dugaan-penyebab-giant-tutup-6-toko-di-jabodetabek-xVh18vSGg4.jpg</image><title>Foto: Giant Mampang Akan Segera Ditutup (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menilai penutupan gerai ritel modern yang dimiliki oleh PT Hero Supermarket Tbk, Giant, tidak berkaitan dengan maraknya transaksi perdagangan secara daring (online) lewat internet.
&quot;Penutupan gerai ini tidak ada kaitannya dengan transaksi Online yang masih di bawah 10% dari total transaksi 'offline' melalui toko fisik,&quot; kata Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey, dikutip dari Antaranews, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Roy mengaku bahwa Aprindo belum mendapatkan keterangan resmi dari Giant mengenai rangkaian penutupan gerai ini.
Baca Juga: Konsumen: Sangat Disayangkan Giant Tutup Beberapa Gerainya
Menurut dia, penutupan supermarket Giant di enam lokasi ini lebih karena alasan efisiensi agar korporasi dapat terus berusaha dan menghidupi bisnisnya.
Keenam gerai yang akan ditutup, kata Roy, akan direlokasi terhadap lokasi yang baru, yang lebih strategis dan memiliki potensi pendapatan lebih baik daripada gerai yang saat ini masih beroperasi.
Selain itu, ia menilai bahwa telah terjadi perubahan perilaku konsumen dari yang biasanya memasak di rumah dan berbelanja bahan pangan di supermarket, kini mereka lebih memilih untuk berkuliner.
Baca Juga: Giant Mampang Akan Ditutup, Karyawan Pasrahkan Nasib pada Perusahaan
&quot;Adanya penurunan transaksi pangan, baik makanan dan minuman, akibat bergesernya perilaku konsumen. Konsumen lebih memilih kuliner di luar rumah sebagai gaya hidup masyarakat global,&quot; kata Roy.Seperti diketahui, enam supermarket Giant dikabarkan tutup pada 28  Juli 2019. Keenam gerai tersebut, yakni Giant Ekspres Cinere Mall, Giant  Ekspres Mampang, Giant Ekspres Pondok Timur, Giant Ekstra Jatimakmur,  Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Ekstra Wisma Asri.
Sebelum tutup, Giant akan memberikan diskon ke masyarakat dari 5% hingga 50%.
Giant Ekspres Mampang menjadi salah satu dari enam gerai yang akan ditutup.  Bagi masyarakat, lokasi Giant Mampang merupakan pusat perbelanjaan yang  lokasinya strategis.
Pantauan Okezone, banyak masyarakat pagi ini ingin berbelanja di  Giant Mampang, walaupun gerai baru buka pukul 08.05 WIB. Salah satu  warga, Ratna mengatakan gerai Giant Mampang merupakan tempat favorit  untuk berbelanja.
Pasalnya, tempat belanja ini dekat dengan rumah dan harganya pun  terjangkau. Maka itu, dirinya menyayangkan apabila gerai ini ditutup.
&quot;Apabila Giant Mampang ini benar-benar ditutup, sangat disayangkan.  Sebab kami (warga) belanjanya jauh. Semoga tidak jadi ditutup,&quot; ujar dia</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menilai penutupan gerai ritel modern yang dimiliki oleh PT Hero Supermarket Tbk, Giant, tidak berkaitan dengan maraknya transaksi perdagangan secara daring (online) lewat internet.
&quot;Penutupan gerai ini tidak ada kaitannya dengan transaksi Online yang masih di bawah 10% dari total transaksi 'offline' melalui toko fisik,&quot; kata Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey, dikutip dari Antaranews, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Roy mengaku bahwa Aprindo belum mendapatkan keterangan resmi dari Giant mengenai rangkaian penutupan gerai ini.
Baca Juga: Konsumen: Sangat Disayangkan Giant Tutup Beberapa Gerainya
Menurut dia, penutupan supermarket Giant di enam lokasi ini lebih karena alasan efisiensi agar korporasi dapat terus berusaha dan menghidupi bisnisnya.
Keenam gerai yang akan ditutup, kata Roy, akan direlokasi terhadap lokasi yang baru, yang lebih strategis dan memiliki potensi pendapatan lebih baik daripada gerai yang saat ini masih beroperasi.
Selain itu, ia menilai bahwa telah terjadi perubahan perilaku konsumen dari yang biasanya memasak di rumah dan berbelanja bahan pangan di supermarket, kini mereka lebih memilih untuk berkuliner.
Baca Juga: Giant Mampang Akan Ditutup, Karyawan Pasrahkan Nasib pada Perusahaan
&quot;Adanya penurunan transaksi pangan, baik makanan dan minuman, akibat bergesernya perilaku konsumen. Konsumen lebih memilih kuliner di luar rumah sebagai gaya hidup masyarakat global,&quot; kata Roy.Seperti diketahui, enam supermarket Giant dikabarkan tutup pada 28  Juli 2019. Keenam gerai tersebut, yakni Giant Ekspres Cinere Mall, Giant  Ekspres Mampang, Giant Ekspres Pondok Timur, Giant Ekstra Jatimakmur,  Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Ekstra Wisma Asri.
Sebelum tutup, Giant akan memberikan diskon ke masyarakat dari 5% hingga 50%.
Giant Ekspres Mampang menjadi salah satu dari enam gerai yang akan ditutup.  Bagi masyarakat, lokasi Giant Mampang merupakan pusat perbelanjaan yang  lokasinya strategis.
Pantauan Okezone, banyak masyarakat pagi ini ingin berbelanja di  Giant Mampang, walaupun gerai baru buka pukul 08.05 WIB. Salah satu  warga, Ratna mengatakan gerai Giant Mampang merupakan tempat favorit  untuk berbelanja.
Pasalnya, tempat belanja ini dekat dengan rumah dan harganya pun  terjangkau. Maka itu, dirinya menyayangkan apabila gerai ini ditutup.
&quot;Apabila Giant Mampang ini benar-benar ditutup, sangat disayangkan.  Sebab kami (warga) belanjanya jauh. Semoga tidak jadi ditutup,&quot; ujar dia</content:encoded></item></channel></rss>
