<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kopi Kenangan Disuntik Rp288 Miliar oleh Investor India</title><description>Kopi Kenangan, toko ritel yang menjual minuman kopi asal Indonesia mendapatkan suntikan dana senilai USD20 juta atau setara Rp288 miliar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/25/320/2070632/kopi-kenangan-disuntik-rp288-miliar-oleh-investor-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/25/320/2070632/kopi-kenangan-disuntik-rp288-miliar-oleh-investor-india"/><item><title>Kopi Kenangan Disuntik Rp288 Miliar oleh Investor India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/25/320/2070632/kopi-kenangan-disuntik-rp288-miliar-oleh-investor-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/25/320/2070632/kopi-kenangan-disuntik-rp288-miliar-oleh-investor-india</guid><pubDate>Selasa 25 Juni 2019 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/25/320/2070632/kopi-kenangan-disuntik-rp288-miliar-oleh-investor-india-mf8BMDHvcS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Kopi Kenangan (Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/25/320/2070632/kopi-kenangan-disuntik-rp288-miliar-oleh-investor-india-mf8BMDHvcS.jpg</image><title>Foto: Kopi Kenangan (Instagram)</title></images><description> 
JAKARTA - Kopi Kenangan, toko ritel yang menjual minuman kopi asal Indonesia mendapatkan suntikan dana senilai USD20 juta atau setara Rp288 miliar dari Sequoia India, perusahaan modal ventura.

Co-Founder dan CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata menyatakan, dengan mendapat pendanaan baru pihaknya berencana mempercepat penambahan 150 gerai kopi baru hingga akhir tahun 2019. Perusahaan ini juga targetkan bisa membuka 1.000 gerai hingga 2021 yang tersebar diseluruh Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar Peringkat 15 Startup Indonesia, Bukalapak Nomor 1
Adapun saat ini Kopi Kenangan masih memiliki 80 gerai di 8 kota yang setidaknya ada hampir satu juta cangkir pesanan kopi setiap bulannya.

Selain memperbanyak gerai di tanah Air, pendanaan tersebut juga akan digunakan untuk melebarkan sayap bisnis Kopi Kenangan ke kawasan Asia Tenggara.

&amp;ldquo;Misi kami adalah membawa kopi berkualitas tinggi, yang dibuat dengan bahan-bahan paling segar yang tersedia secara lokal, kepada konsumen di seluruh Indonesia - dan juga seluruh Asia Tenggara,&quot; ujar Edward dalam keterangan resminya, Selasa (25/6/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: 6 Minuman Kekinian yang Wajib Kamu Coba Biar Tambah Hits
Dia meyakini, perusahaan rintisan ini dapat melakukan terobosan signifikan di segmen bisnis makanan dan minuman,   melalui penerapan model 'new retail&amp;rsquo;. Di mana konsumen dapat memesan kopi melalui layanan aplikasi, tidak hanya datang ke toko. Saat ini ada sekiatr 30% penjualan kopinya secara online.
Dengan mengoperasikan gerai kecil, Kopi Kenangan memotong biaya per  cangkir sebesar 10% hingga 15%. Perusahaan berencana untuk memanfaatkan  teknologi internet of things (IoT) untuk mengelola inventaris dan  mengurangi pemborosan, yang akan semakin memangkas biaya.

&amp;ldquo;Sebagian besar pesanan yang kami terima adalah dalam format  take-away, pesanan generasi muda yang kian menjalani kehidupan serba  cepat di perkotaan. Kami ingin menjadikan Kopi Kenangan lebih dari  sekadar merek kopi, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup perkotaan,&amp;rdquo;  kata Co-Founder dan COO Kopi Kenangan James Prananto.

Adapun Managing Director Sequoia Capital Shailendra Singh menyatakan,  ketertarikan dalam memberikan pendanaan bagi perusahaan rintisan asal  Indonesia itu karena memiliki produk rasa lokal dengan memanfaatkan  perkembangan teknologi.

&quot;Pemahaman mendalam tim tentang cita rasa lokal dan fokus dalam  membangun pengalaman baru berbasis teknologi membuat mereka tampil  beda,&amp;rdquo; kata Shailendra.

Sebelumnya. Kopi Kenangan juga telah lebih dahulu mendapat pendanaan  institusional sebesar USD8 juta pada Oktober 2018. Pendanaan pertama itu  di dapat dari Alpha JWC Ventures yang berbasis di Indonesia.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Kopi Kenangan, toko ritel yang menjual minuman kopi asal Indonesia mendapatkan suntikan dana senilai USD20 juta atau setara Rp288 miliar dari Sequoia India, perusahaan modal ventura.

Co-Founder dan CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata menyatakan, dengan mendapat pendanaan baru pihaknya berencana mempercepat penambahan 150 gerai kopi baru hingga akhir tahun 2019. Perusahaan ini juga targetkan bisa membuka 1.000 gerai hingga 2021 yang tersebar diseluruh Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar Peringkat 15 Startup Indonesia, Bukalapak Nomor 1
Adapun saat ini Kopi Kenangan masih memiliki 80 gerai di 8 kota yang setidaknya ada hampir satu juta cangkir pesanan kopi setiap bulannya.

Selain memperbanyak gerai di tanah Air, pendanaan tersebut juga akan digunakan untuk melebarkan sayap bisnis Kopi Kenangan ke kawasan Asia Tenggara.

&amp;ldquo;Misi kami adalah membawa kopi berkualitas tinggi, yang dibuat dengan bahan-bahan paling segar yang tersedia secara lokal, kepada konsumen di seluruh Indonesia - dan juga seluruh Asia Tenggara,&quot; ujar Edward dalam keterangan resminya, Selasa (25/6/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: 6 Minuman Kekinian yang Wajib Kamu Coba Biar Tambah Hits
Dia meyakini, perusahaan rintisan ini dapat melakukan terobosan signifikan di segmen bisnis makanan dan minuman,   melalui penerapan model 'new retail&amp;rsquo;. Di mana konsumen dapat memesan kopi melalui layanan aplikasi, tidak hanya datang ke toko. Saat ini ada sekiatr 30% penjualan kopinya secara online.
Dengan mengoperasikan gerai kecil, Kopi Kenangan memotong biaya per  cangkir sebesar 10% hingga 15%. Perusahaan berencana untuk memanfaatkan  teknologi internet of things (IoT) untuk mengelola inventaris dan  mengurangi pemborosan, yang akan semakin memangkas biaya.

&amp;ldquo;Sebagian besar pesanan yang kami terima adalah dalam format  take-away, pesanan generasi muda yang kian menjalani kehidupan serba  cepat di perkotaan. Kami ingin menjadikan Kopi Kenangan lebih dari  sekadar merek kopi, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup perkotaan,&amp;rdquo;  kata Co-Founder dan COO Kopi Kenangan James Prananto.

Adapun Managing Director Sequoia Capital Shailendra Singh menyatakan,  ketertarikan dalam memberikan pendanaan bagi perusahaan rintisan asal  Indonesia itu karena memiliki produk rasa lokal dengan memanfaatkan  perkembangan teknologi.

&quot;Pemahaman mendalam tim tentang cita rasa lokal dan fokus dalam  membangun pengalaman baru berbasis teknologi membuat mereka tampil  beda,&amp;rdquo; kata Shailendra.

Sebelumnya. Kopi Kenangan juga telah lebih dahulu mendapat pendanaan  institusional sebesar USD8 juta pada Oktober 2018. Pendanaan pertama itu  di dapat dari Alpha JWC Ventures yang berbasis di Indonesia.
</content:encoded></item></channel></rss>
