<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Ini Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Garuda Indonesia Diumumkan</title><description>OJK bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengumumkan keputusan terkait laporan keuangan tahun 2018 PT Garuda Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/28/278/2071990/hari-ini-hasil-pemeriksaan-laporan-keuangan-garuda-indonesia-diumumkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/28/278/2071990/hari-ini-hasil-pemeriksaan-laporan-keuangan-garuda-indonesia-diumumkan"/><item><title>Hari Ini Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Garuda Indonesia Diumumkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/28/278/2071990/hari-ini-hasil-pemeriksaan-laporan-keuangan-garuda-indonesia-diumumkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/28/278/2071990/hari-ini-hasil-pemeriksaan-laporan-keuangan-garuda-indonesia-diumumkan</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2019 09:22 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/28/278/2071990/hari-ini-hasil-pemeriksaan-laporan-keuangan-garuda-indonesia-diumumkan-jwTRcT3K7V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/28/278/2071990/hari-ini-hasil-pemeriksaan-laporan-keuangan-garuda-indonesia-diumumkan-jwTRcT3K7V.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengumumkan keputusan terkait laporan keuangan tahun 2018 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada hari ini, Jumat (28/6/2019).

Penyampaian hasil pemeriksaan laporan keuangan perusahaan pelat merah itu diagendakan pada pukul 10.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, dijadwalkan kehadiran Sekertaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto dan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Besok, OJK Umumkan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Garuda
Selain itu, akan hadir juga pihak dari Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kemenkeu yakni Plt Kepala PPPK Adi Budiaso, Kepala Bidang Pembinaan Profesi Akuntansi Triyanto, Kepala Bidang Pemeriksaan Profesi Akuntansi Agus Suparto.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait pemerikasaan laporan keuangan Garuda Indonesia.

&quot;Koordinasi telah dilakukan ya, dan tentunya ini akan tinggal diumumkan,&quot; katanya ditemui di Gedung DPR, Kamis (27/6/2019) malam.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kemenkeu Tunggu OJK Soal Sanksi Auditor Laporan Keuangan Garuda
Meski demikian, Wimboh enggan mengungkapkan apakah ada kemungkinan rekomendasi untuk menyajikan ulang (restatement) laporan keuangan Garuda Indonesia untuk tahun buku 2018. &quot;Tunggu saja (pengumumannya),&quot; kata dia.
Untuk diketahui, laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2018 menuai  polemik karena dianggap janggal setelah kerja sama dengan PT Mahata Aero  Teknologi (Mahata) dibukukan sebagai pendapatan dalam laporan keuangan  Garuda, padahal berbentuk piutang. Laporan itu dinilai tak sesuai  Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Menurut, mantan Komisaris Garuda Indonesia Dany Oskaria dan Komisaris  Garuda Indonesia Chairal Tanjung yang pada saat itu menolak laporan  keuangan tersebut, perusahaan berplat merah ini harusnya mencatatkan  rugi senilai USD244,95 juta di tahun 2018.

Namun dalam laporan keuangan malah tercatat sepanjang tahun 2018  perusahaan mencetak laba bersih USD809,84 ribu, meningkat tajam dari  tahun 2017 yang rugi USD216,58 juta. Adapun Kantor Akuntan Publik (KAP)  Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang &amp;amp; Rekan (Member of BDO  Internasional) merupakan auditor pada laporan keuangan tersebut.
</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengumumkan keputusan terkait laporan keuangan tahun 2018 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada hari ini, Jumat (28/6/2019).

Penyampaian hasil pemeriksaan laporan keuangan perusahaan pelat merah itu diagendakan pada pukul 10.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, dijadwalkan kehadiran Sekertaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto dan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Besok, OJK Umumkan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Garuda
Selain itu, akan hadir juga pihak dari Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kemenkeu yakni Plt Kepala PPPK Adi Budiaso, Kepala Bidang Pembinaan Profesi Akuntansi Triyanto, Kepala Bidang Pemeriksaan Profesi Akuntansi Agus Suparto.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait pemerikasaan laporan keuangan Garuda Indonesia.

&quot;Koordinasi telah dilakukan ya, dan tentunya ini akan tinggal diumumkan,&quot; katanya ditemui di Gedung DPR, Kamis (27/6/2019) malam.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kemenkeu Tunggu OJK Soal Sanksi Auditor Laporan Keuangan Garuda
Meski demikian, Wimboh enggan mengungkapkan apakah ada kemungkinan rekomendasi untuk menyajikan ulang (restatement) laporan keuangan Garuda Indonesia untuk tahun buku 2018. &quot;Tunggu saja (pengumumannya),&quot; kata dia.
Untuk diketahui, laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2018 menuai  polemik karena dianggap janggal setelah kerja sama dengan PT Mahata Aero  Teknologi (Mahata) dibukukan sebagai pendapatan dalam laporan keuangan  Garuda, padahal berbentuk piutang. Laporan itu dinilai tak sesuai  Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Menurut, mantan Komisaris Garuda Indonesia Dany Oskaria dan Komisaris  Garuda Indonesia Chairal Tanjung yang pada saat itu menolak laporan  keuangan tersebut, perusahaan berplat merah ini harusnya mencatatkan  rugi senilai USD244,95 juta di tahun 2018.

Namun dalam laporan keuangan malah tercatat sepanjang tahun 2018  perusahaan mencetak laba bersih USD809,84 ribu, meningkat tajam dari  tahun 2017 yang rugi USD216,58 juta. Adapun Kantor Akuntan Publik (KAP)  Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang &amp;amp; Rekan (Member of BDO  Internasional) merupakan auditor pada laporan keuangan tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
