<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bertemu Xi Jinping, RI Minta Pendanaan Khusus dari China   </title><description>Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan hasil pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/02/320/2073535/jokowi-bertemu-xi-jinping-ri-minta-pendanaan-khusus-dari-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/02/320/2073535/jokowi-bertemu-xi-jinping-ri-minta-pendanaan-khusus-dari-china"/><item><title>Jokowi Bertemu Xi Jinping, RI Minta Pendanaan Khusus dari China   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/02/320/2073535/jokowi-bertemu-xi-jinping-ri-minta-pendanaan-khusus-dari-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/02/320/2073535/jokowi-bertemu-xi-jinping-ri-minta-pendanaan-khusus-dari-china</guid><pubDate>Selasa 02 Juli 2019 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/02/320/2073535/jokowi-bertemu-xi-jinping-ri-minta-pendanaan-khusus-dari-china-ki8Qr0viQ5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/02/320/2073535/jokowi-bertemu-xi-jinping-ri-minta-pendanaan-khusus-dari-china-ki8Qr0viQ5.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan hasil pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Osaka, Jepang 28-29 Juni 2019.

Luhut menjelaskan pada KTT G20 itu, Presiden Jokowi bertemu dengan beberapa para pemimpin dunia. Salah satunya, adalah Presiden China yakni Xi Jinping.

&quot;Pada pertemuan itu, kami (Indonesia) meminta agar mendapatkan special fund atau pendanaan khusus dari China mengenai investasinya. Karena, beberapa perusahaan China bekerjasama dengan perusahaan Indonesia dalam meningkatnya investasi,&quot; ujar Luhut di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (2/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ketemu Xi Jinping, Jokowi Bahas Perdagangan Indonesia-China
Dia menuturkan, perusahaan China yang investasi dalam empat rangkap koridor dan patner-nya Indonesia di perusahaan Indonesia ini mendapat interest pinjaman yang lebih murah di dalam negeri

&quot;Jadi, dengan dengan adanya special fund Ini akan membantu jumlah pertukaran uang di Indonesia,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Presiden Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Kendurkan Perang Dagang
Hal itu, lanjut dia tidak akan menambah utang dalam penerimaan pendanaan khusus untuk investasi.

&quot;Ke depannnya jangan membebani. Kemarin kita sampaikan pekerjaan strukturnya. Dan tanpa membuat beban biaya utang bertambah,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan hasil pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Osaka, Jepang 28-29 Juni 2019.

Luhut menjelaskan pada KTT G20 itu, Presiden Jokowi bertemu dengan beberapa para pemimpin dunia. Salah satunya, adalah Presiden China yakni Xi Jinping.

&quot;Pada pertemuan itu, kami (Indonesia) meminta agar mendapatkan special fund atau pendanaan khusus dari China mengenai investasinya. Karena, beberapa perusahaan China bekerjasama dengan perusahaan Indonesia dalam meningkatnya investasi,&quot; ujar Luhut di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (2/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ketemu Xi Jinping, Jokowi Bahas Perdagangan Indonesia-China
Dia menuturkan, perusahaan China yang investasi dalam empat rangkap koridor dan patner-nya Indonesia di perusahaan Indonesia ini mendapat interest pinjaman yang lebih murah di dalam negeri

&quot;Jadi, dengan dengan adanya special fund Ini akan membantu jumlah pertukaran uang di Indonesia,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Presiden Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Kendurkan Perang Dagang
Hal itu, lanjut dia tidak akan menambah utang dalam penerimaan pendanaan khusus untuk investasi.

&quot;Ke depannnya jangan membebani. Kemarin kita sampaikan pekerjaan strukturnya. Dan tanpa membuat beban biaya utang bertambah,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
