<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Susi: Perang Dagang Harusnya Benefit bagi Indonesia</title><description>Susi Pudjiastuti mengatakan perang dagang  antara China dan Amerika Serikat seharusnya menguntungkan Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/03/320/2074232/menteri-susi-perang-dagang-harusnya-benefit-bagi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/03/320/2074232/menteri-susi-perang-dagang-harusnya-benefit-bagi-indonesia"/><item><title>Menteri Susi: Perang Dagang Harusnya Benefit bagi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/03/320/2074232/menteri-susi-perang-dagang-harusnya-benefit-bagi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/03/320/2074232/menteri-susi-perang-dagang-harusnya-benefit-bagi-indonesia</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2019 18:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/03/320/2074232/menteri-susi-perang-dagang-harusnya-benefit-bagi-indonesia-j6jIsr3cRG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susi Pudjiastuti (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/03/320/2074232/menteri-susi-perang-dagang-harusnya-benefit-bagi-indonesia-j6jIsr3cRG.jpg</image><title>Susi Pudjiastuti (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan perang dagang antara China dan Amerika Serikat seharusnya menguntungkan Indonesia karena pajak tinggi yang dikenakan negara Paman Sam terhadap produk negeri tirai bambu yang masuk.

&quot;Perang tarif ini terkait kebijakan tarif yang dikenakan kepada produk-produk negara lain seharusnya 'benefiting' Indonesia. Tapi yang terjadi tidak begitu,&quot; ujarnya melansir laman antaranews, Jakarta, Rabu (3/7/2019).
Baca juga: Perang Dagang AS-China Memanas, Dampaknya Makin Meluas

Susi kemudian menceritakan pengalamannya saat hendak berkunjung ke Amerika Serikat di mana ia bertemu dengan pengusaha asal Bandung dan Surabaya. Para pengusaha itu mengatakan hendak ke Amerika untuk membuka pasar baru ke negeri Paman Sam.

Namun, para pengusaha itu ternyata ingin melakukan ekspor ke Amerika Serikat dengan menjual barang dari China.
&amp;nbsp;Baca juga: Bank Sentral China: Perang Dagang Ancam Ekonomi Dunia
&quot;Katanya, zaman sekarang barang dari China ke Amerika dikenakan ratusan persen. Jadi kita (pengusaha tersebut) mau beli dari China, jual ke Amerika. Beli, bukan produksi di sini. Mestinya ini tidak boleh dilakukan. Seharusnya impor produk jadi dihentikan supaya kita bisa produksi di dalam negeri,&quot; katanya.Susi menilai perilaku masyarakat Indonesia yang tidak berubah, yaitu  mencari untung tanpa berusaha banyak, adalah salah satu faktor yang  membuat negeri ini tidak bisa mengambil peluang menguntungkan dalam  perang dagang.

&quot;Kemalasan, keseganan bangsa inilah yang harus direformasi,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan perang dagang antara China dan Amerika Serikat seharusnya menguntungkan Indonesia karena pajak tinggi yang dikenakan negara Paman Sam terhadap produk negeri tirai bambu yang masuk.

&quot;Perang tarif ini terkait kebijakan tarif yang dikenakan kepada produk-produk negara lain seharusnya 'benefiting' Indonesia. Tapi yang terjadi tidak begitu,&quot; ujarnya melansir laman antaranews, Jakarta, Rabu (3/7/2019).
Baca juga: Perang Dagang AS-China Memanas, Dampaknya Makin Meluas

Susi kemudian menceritakan pengalamannya saat hendak berkunjung ke Amerika Serikat di mana ia bertemu dengan pengusaha asal Bandung dan Surabaya. Para pengusaha itu mengatakan hendak ke Amerika untuk membuka pasar baru ke negeri Paman Sam.

Namun, para pengusaha itu ternyata ingin melakukan ekspor ke Amerika Serikat dengan menjual barang dari China.
&amp;nbsp;Baca juga: Bank Sentral China: Perang Dagang Ancam Ekonomi Dunia
&quot;Katanya, zaman sekarang barang dari China ke Amerika dikenakan ratusan persen. Jadi kita (pengusaha tersebut) mau beli dari China, jual ke Amerika. Beli, bukan produksi di sini. Mestinya ini tidak boleh dilakukan. Seharusnya impor produk jadi dihentikan supaya kita bisa produksi di dalam negeri,&quot; katanya.Susi menilai perilaku masyarakat Indonesia yang tidak berubah, yaitu  mencari untung tanpa berusaha banyak, adalah salah satu faktor yang  membuat negeri ini tidak bisa mengambil peluang menguntungkan dalam  perang dagang.

&quot;Kemalasan, keseganan bangsa inilah yang harus direformasi,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
