<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Harapan Pengusaha Ritel soal Menteri Ekonomi Jokowi</title><description>Aprindo berharap Presiden Joko Widodo memilih sosok yang mampu menguasai posisi atau ahli di bidangnya dalam tim kabinet.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/04/320/2074417/harapan-pengusaha-ritel-soal-menteri-ekonomi-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/04/320/2074417/harapan-pengusaha-ritel-soal-menteri-ekonomi-jokowi"/><item><title>   Harapan Pengusaha Ritel soal Menteri Ekonomi Jokowi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/04/320/2074417/harapan-pengusaha-ritel-soal-menteri-ekonomi-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/04/320/2074417/harapan-pengusaha-ritel-soal-menteri-ekonomi-jokowi</guid><pubDate>Kamis 04 Juli 2019 08:40 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/04/320/2074417/harapan-pengusaha-ritel-soal-menteri-ekonomi-jokowi-SNJnbQSrss.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dan Para Menteri (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/04/320/2074417/harapan-pengusaha-ritel-soal-menteri-ekonomi-jokowi-SNJnbQSrss.jpg</image><title>Presiden Jokowi dan Para Menteri (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia atau Aprindo berharap Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo - Ma'ruf Amin memilih sosok yang mampu menguasai posisi atau ahli di bidangnya dalam tim kabinet mendatang.

&quot;Kalau bisa ke depannya Presiden diharapkan bisa memilih orang-orang yang tepat. Kita harus memilih orang-orang yang betul-betul tepat di kementeriannya,&quot; kata Wakil Ketua Umum Aprindo Tutum Rahanta seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Kamis (4/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Gaet Milenial Masuk Susunan Kabinet, Kadin: Harus Punya Keahlian di Bidangnya
Tutum menjelaskan bahwa terlepas apakah dia orang partai, nonpartai, profesional atau siapapun harus duduk di posisi yang sangat bisa dia kuasai.

Sebelumnya pengamat ekonomi Hisar Sirait menyarankan agar Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ru Amin perlu mengisi tim ekonominya mendatang dengan sosok-sosok yang memiliki kemampuan baik dalam mengeksekusi program atau kebijakan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ini Alasan Jokowi Gaet Kaum Milenial Jadi Menteri di Kabinet Kerja Jilid II
Dia menjelaskan bahwa kemampuan serta keutuhan eksekusi program atau kebijakan pemerintah tersebut juga harus sampai hingga level pemerintahan terkecil yakni kecamatan.

Ekonom itu juga menambahkan bahwa tim ekonomi yang akan dibentuk perlu menjadi tim yang kompatibel dan baik dalam melakukan eksekusi kebijakan.
Sedangkan Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal  mengusulkan Presiden Jokowi untuk &quot;memagangkan&quot; beberapa menteri ekonomi  sebelum mengumumkan jajaran kabinet periode kedua kepemimpinannya  Oktober mendatang.

Fithra menilai selama ini kinerja sejumlah menteri, terutama di  kementerian sektoral tidak maksimal. Segala upaya pemerintah, termasuk  memberikan berbagai insentif, deregulasi dan debirokratisasi, qkan  percuma jika tidak mampu dilaksanakan dengan baik di kementerian  sektoral.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin  sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024 dalam rapat pleno  terbuka di Kantor KPU RI, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,5%,  sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 68.650.239 suara atau  44,5%.
</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia atau Aprindo berharap Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo - Ma'ruf Amin memilih sosok yang mampu menguasai posisi atau ahli di bidangnya dalam tim kabinet mendatang.

&quot;Kalau bisa ke depannya Presiden diharapkan bisa memilih orang-orang yang tepat. Kita harus memilih orang-orang yang betul-betul tepat di kementeriannya,&quot; kata Wakil Ketua Umum Aprindo Tutum Rahanta seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Kamis (4/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Gaet Milenial Masuk Susunan Kabinet, Kadin: Harus Punya Keahlian di Bidangnya
Tutum menjelaskan bahwa terlepas apakah dia orang partai, nonpartai, profesional atau siapapun harus duduk di posisi yang sangat bisa dia kuasai.

Sebelumnya pengamat ekonomi Hisar Sirait menyarankan agar Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ru Amin perlu mengisi tim ekonominya mendatang dengan sosok-sosok yang memiliki kemampuan baik dalam mengeksekusi program atau kebijakan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ini Alasan Jokowi Gaet Kaum Milenial Jadi Menteri di Kabinet Kerja Jilid II
Dia menjelaskan bahwa kemampuan serta keutuhan eksekusi program atau kebijakan pemerintah tersebut juga harus sampai hingga level pemerintahan terkecil yakni kecamatan.

Ekonom itu juga menambahkan bahwa tim ekonomi yang akan dibentuk perlu menjadi tim yang kompatibel dan baik dalam melakukan eksekusi kebijakan.
Sedangkan Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal  mengusulkan Presiden Jokowi untuk &quot;memagangkan&quot; beberapa menteri ekonomi  sebelum mengumumkan jajaran kabinet periode kedua kepemimpinannya  Oktober mendatang.

Fithra menilai selama ini kinerja sejumlah menteri, terutama di  kementerian sektoral tidak maksimal. Segala upaya pemerintah, termasuk  memberikan berbagai insentif, deregulasi dan debirokratisasi, qkan  percuma jika tidak mampu dilaksanakan dengan baik di kementerian  sektoral.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin  sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024 dalam rapat pleno  terbuka di Kantor KPU RI, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,5%,  sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 68.650.239 suara atau  44,5%.
</content:encoded></item></channel></rss>
