<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Pembangkit Batu Bara Terbesar RI, PLTU Jawa 7 Beroperasi Oktober</title><description>PT PLN (Persero) terus mengebut proyek pembangunan PLTU Jawa 7 kapasitas 2 x 1.000 megawatt (mw).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/05/320/2075044/jadi-pembangkit-batu-bara-terbesar-ri-pltu-jawa-7-beroperasi-oktober</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/05/320/2075044/jadi-pembangkit-batu-bara-terbesar-ri-pltu-jawa-7-beroperasi-oktober"/><item><title>Jadi Pembangkit Batu Bara Terbesar RI, PLTU Jawa 7 Beroperasi Oktober</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/05/320/2075044/jadi-pembangkit-batu-bara-terbesar-ri-pltu-jawa-7-beroperasi-oktober</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/05/320/2075044/jadi-pembangkit-batu-bara-terbesar-ri-pltu-jawa-7-beroperasi-oktober</guid><pubDate>Jum'at 05 Juli 2019 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/05/320/2075044/jadi-pembangkit-batu-bara-terbesar-ri-pltu-jawa-7-beroperasi-oktober-ICH9FPAM5A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: PLTU Jawa 7 (Dok PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/05/320/2075044/jadi-pembangkit-batu-bara-terbesar-ri-pltu-jawa-7-beroperasi-oktober-ICH9FPAM5A.jpg</image><title>Foto: PLTU Jawa 7 (Dok PLN)</title></images><description> 
BANTEN - PT PLN (Persero) terus mengebut proyek pembangunan PLTU Jawa 7 kapasitas 2 x 1.000 megawatt (mw). Pada hari ini diresmikan pengoperasian perdana terminal batu bara PLTU Jawa 7.

Acara peresmian yang berlokasi di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Serang, Banten ini dihadiri juga oleh Direktur Utama PJB Iwan Agung dan Direktur Utama PJBi (Pembangkitan Jawa Bali Investasi) Gunawan.
&amp;nbsp;Baca Juga: PLTU Jawa 7 Tambah Pasokan Listrik Jawa Bali
Terminal batu bara ini menjadi simbol kesiapan pasokan batu bara dalam mendukung pengoperasian PLTU Jawa 7 yang rencananya akan mulai beroperasi secara komersial untuk mendukung pasokan sistem Jawa - Bali pada Oktober 2019 untuk unit 1 dan April 2020 untuk unit 2.

&amp;ldquo;PLTU Jawa 7 merupakan bagian dari perwujudan nyata program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35.000 mw, kita harapkan pengoperasian PLTU Jawa 7 akan menjadi kado bagi masyarakat Indonesia,&quot; kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (5/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: PJB Bakal Operasikan 2 PLTU 3.000 Mw
Lebih lanjut Haryanto mengatakan bahwa peresmian terminal batu bara ini menjadi titik krusial dalam percepatan pembangunan PLTU Jawa 7.

&amp;ldquo;Dengan adanya terminal batu bara ini, maka dapat segera dilakukan berbagai rangkaian performance tes seperti Realibility Run Test, Boiler Test hingga mendapat Sertifikat Laik Operasi (SLO), sehingga mempercepat proses menuju COD,&quot; kata Haryanto.
PLTU Jawa 7 akan menjadi PLTU batu bara terbesar dan pertama di  Indonesia yang menggunakan teknologi boiler Ultra Super Critical (USC),  dengan bahan bakar batu bara Low Rank yang memiliki nilai kalori 4.000  hingga 4.600 kCal/kg, dengan mengkonsumsi sekitar 7 (tujuh) juta ton per  tahun bila sudah beroperasi 2 unit.

Teknologi USC dapat meningkatkan efisiensi pembangkit 15% lebih  tinggi dibandingkan non USC sehingga menurunkan biaya bahan bakar per  kWh. Selain itu,  PLTU Jawa 7 dalam operasinya menggunakan SWFGD (Sea  Water Fuel Gas Desulfurization) sehingga sangat ramah lingkungan karena  penyaluran batu bara dari tongkang menggunakan coal handling plant  sepanjang 4 km sehingga tidak ada batu bara yang tercecer hingga coal  yard.

Sebelumnya, PLTU Jawa 7 di groundbreaking pada 5 Agustus 2017 oleh  Presiden RI Joko Widodo, hingga saat ini progress pembangunan pembangkit  unit 1 mencapai 99,08% per Mei 2019. Nantinya daya pembangkit akan  disalurkan untuk memperkuat sistem interkoneksi Jawa-Bali melalui  jaringan Suralaya-Balaraja 500 kV.

Diharapkan segala proses pembangunan PLTU Jawa 7 kedepannya dapat  berjalan lancar sehingga mendukung PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik  pelanggan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
</description><content:encoded> 
BANTEN - PT PLN (Persero) terus mengebut proyek pembangunan PLTU Jawa 7 kapasitas 2 x 1.000 megawatt (mw). Pada hari ini diresmikan pengoperasian perdana terminal batu bara PLTU Jawa 7.

Acara peresmian yang berlokasi di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Serang, Banten ini dihadiri juga oleh Direktur Utama PJB Iwan Agung dan Direktur Utama PJBi (Pembangkitan Jawa Bali Investasi) Gunawan.
&amp;nbsp;Baca Juga: PLTU Jawa 7 Tambah Pasokan Listrik Jawa Bali
Terminal batu bara ini menjadi simbol kesiapan pasokan batu bara dalam mendukung pengoperasian PLTU Jawa 7 yang rencananya akan mulai beroperasi secara komersial untuk mendukung pasokan sistem Jawa - Bali pada Oktober 2019 untuk unit 1 dan April 2020 untuk unit 2.

&amp;ldquo;PLTU Jawa 7 merupakan bagian dari perwujudan nyata program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35.000 mw, kita harapkan pengoperasian PLTU Jawa 7 akan menjadi kado bagi masyarakat Indonesia,&quot; kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (5/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: PJB Bakal Operasikan 2 PLTU 3.000 Mw
Lebih lanjut Haryanto mengatakan bahwa peresmian terminal batu bara ini menjadi titik krusial dalam percepatan pembangunan PLTU Jawa 7.

&amp;ldquo;Dengan adanya terminal batu bara ini, maka dapat segera dilakukan berbagai rangkaian performance tes seperti Realibility Run Test, Boiler Test hingga mendapat Sertifikat Laik Operasi (SLO), sehingga mempercepat proses menuju COD,&quot; kata Haryanto.
PLTU Jawa 7 akan menjadi PLTU batu bara terbesar dan pertama di  Indonesia yang menggunakan teknologi boiler Ultra Super Critical (USC),  dengan bahan bakar batu bara Low Rank yang memiliki nilai kalori 4.000  hingga 4.600 kCal/kg, dengan mengkonsumsi sekitar 7 (tujuh) juta ton per  tahun bila sudah beroperasi 2 unit.

Teknologi USC dapat meningkatkan efisiensi pembangkit 15% lebih  tinggi dibandingkan non USC sehingga menurunkan biaya bahan bakar per  kWh. Selain itu,  PLTU Jawa 7 dalam operasinya menggunakan SWFGD (Sea  Water Fuel Gas Desulfurization) sehingga sangat ramah lingkungan karena  penyaluran batu bara dari tongkang menggunakan coal handling plant  sepanjang 4 km sehingga tidak ada batu bara yang tercecer hingga coal  yard.

Sebelumnya, PLTU Jawa 7 di groundbreaking pada 5 Agustus 2017 oleh  Presiden RI Joko Widodo, hingga saat ini progress pembangunan pembangkit  unit 1 mencapai 99,08% per Mei 2019. Nantinya daya pembangkit akan  disalurkan untuk memperkuat sistem interkoneksi Jawa-Bali melalui  jaringan Suralaya-Balaraja 500 kV.

Diharapkan segala proses pembangunan PLTU Jawa 7 kedepannya dapat  berjalan lancar sehingga mendukung PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik  pelanggan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
</content:encoded></item></channel></rss>
