<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Emiten ke-24, Saham BLUE Naik 69%</title><description>Perusahaan pemegang merek produk printing consumable Blueprint melepas sebanyak 168 juta lembar saham baru</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/278/2075962/jadi-emiten-ke-24-saham-blue-naik-69</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/278/2075962/jadi-emiten-ke-24-saham-blue-naik-69"/><item><title>Jadi Emiten ke-24, Saham BLUE Naik 69%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/278/2075962/jadi-emiten-ke-24-saham-blue-naik-69</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/278/2075962/jadi-emiten-ke-24-saham-blue-naik-69</guid><pubDate>Senin 08 Juli 2019 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/08/278/2075962/jadi-emiten-ke-24-saham-blue-naik-69-Vbfl1v6W9b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pencatatan Saham Perdana Berkah Prima Perkasa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/08/278/2075962/jadi-emiten-ke-24-saham-blue-naik-69-Vbfl1v6W9b.jpg</image><title>Foto: Pencatatan Saham Perdana Berkah Prima Perkasa</title></images><description>JAKARTA - PT Berkah Prima Perkasa Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada perdagangan hari ini. Emiten berkode saham BLUE menjadi perusahaan ke-24 yang tercatat di BEI pada tahun 2019.
Perusahaan pemegang merek produk printing consumable Blueprint melepas sebanyak 168 juta lembar saham baru dengan harga penawaran Rp130 per saham. Dengan demikian lewat aksi korporasi ini perseroan bakal mengantongi dana segar sebesar Rp21,84 miliar.
Baca Juga: IPO, Saham ENVY Naik 35%
Pada pembukaan perdagangan, saham BLUE naik 90 poin atau setara 69,23% ke level Rp 220 dari harga IPO Rp130 per saham. Saham BLUE ditransaksikan sebanyak 2 kali dengan volume sebanyak 20 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp440.000.
&amp;ldquo;Kepercayaan masyarakat kepada kami akan menambah semangat Blueprint untuk terus berinovasi dalam bisnis printing consumables yang sangat menjanjikan,&quot; ujar Presiden Direktur BLUE Herman Tansri di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/7/2019).
Baca Juga: IPO Darmi Bersaudara, Saham Perusahaan Kayu Ini Melonjak 69,33%
Dana dari IPO tersebut akan digunakan untuk pelunasan pokok obligasi wajib konversi yang dimiliki oleh Koperasi Bintang Timur Kapital sebanyak Rp10,68 miliar dan untuk pelunasan pokok obligasi wajib konversi yang dimiliki oleh PT Multisarana Niaga Mandiri (MNM) Indonesia sebanyak Rp7,4 miliar.Kemudian untuk pembayaran denda pelunasan atas obligasi wajib  konversi yang dimiliki oleh Koperasi Bintang Timur Kapital dan PT MNM  Indonesia sebesar Rp 633,5 juta. Serta sisanya untuk modal kerja dan  kegiatan bisnis perseroan, seperti pembelian barang dagangan tinta,  kertas termal, dan printer thermal portabel.
Dalam aksi korporasi ini,  perseroan menunjuk PT Indo Capital  Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek beserta PT Semesta  Indovest Sekuritas dan PT Bosowa Sekuritas sebagai penjamin emisi.
Dalam kesempatan tersebut, selain BLUE, ada PT MNC Vision Network Tbk  (IPTV) dan PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), yang juga  tercatat di BEI pada hari ini. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman  Yetna menyatakan, dengan kehadiran tiga emiten baru jadi momen berharga  setelah melakukan proses panjang persiapan IPO.
&quot;Keputusan tiga perusahaan ini sudah tepat. Ini bukan akhir dari  perjuangan namun awal dari perjuangan tiga perusahaan masuk ke publik  arena, di mana dari sana membutuhkan tanggung jawab dan keberkelanjutan.  Tentunya juga bagaimana harus kerja lebih keras lagi untuk menciptakan  growth bagi share holder yang sudah berikan kepercayaan kepada  perseroan,&quot; kata Nyoman dalam kesempatan yang sama.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Berkah Prima Perkasa Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada perdagangan hari ini. Emiten berkode saham BLUE menjadi perusahaan ke-24 yang tercatat di BEI pada tahun 2019.
Perusahaan pemegang merek produk printing consumable Blueprint melepas sebanyak 168 juta lembar saham baru dengan harga penawaran Rp130 per saham. Dengan demikian lewat aksi korporasi ini perseroan bakal mengantongi dana segar sebesar Rp21,84 miliar.
Baca Juga: IPO, Saham ENVY Naik 35%
Pada pembukaan perdagangan, saham BLUE naik 90 poin atau setara 69,23% ke level Rp 220 dari harga IPO Rp130 per saham. Saham BLUE ditransaksikan sebanyak 2 kali dengan volume sebanyak 20 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp440.000.
&amp;ldquo;Kepercayaan masyarakat kepada kami akan menambah semangat Blueprint untuk terus berinovasi dalam bisnis printing consumables yang sangat menjanjikan,&quot; ujar Presiden Direktur BLUE Herman Tansri di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/7/2019).
Baca Juga: IPO Darmi Bersaudara, Saham Perusahaan Kayu Ini Melonjak 69,33%
Dana dari IPO tersebut akan digunakan untuk pelunasan pokok obligasi wajib konversi yang dimiliki oleh Koperasi Bintang Timur Kapital sebanyak Rp10,68 miliar dan untuk pelunasan pokok obligasi wajib konversi yang dimiliki oleh PT Multisarana Niaga Mandiri (MNM) Indonesia sebanyak Rp7,4 miliar.Kemudian untuk pembayaran denda pelunasan atas obligasi wajib  konversi yang dimiliki oleh Koperasi Bintang Timur Kapital dan PT MNM  Indonesia sebesar Rp 633,5 juta. Serta sisanya untuk modal kerja dan  kegiatan bisnis perseroan, seperti pembelian barang dagangan tinta,  kertas termal, dan printer thermal portabel.
Dalam aksi korporasi ini,  perseroan menunjuk PT Indo Capital  Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek beserta PT Semesta  Indovest Sekuritas dan PT Bosowa Sekuritas sebagai penjamin emisi.
Dalam kesempatan tersebut, selain BLUE, ada PT MNC Vision Network Tbk  (IPTV) dan PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), yang juga  tercatat di BEI pada hari ini. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman  Yetna menyatakan, dengan kehadiran tiga emiten baru jadi momen berharga  setelah melakukan proses panjang persiapan IPO.
&quot;Keputusan tiga perusahaan ini sudah tepat. Ini bukan akhir dari  perjuangan namun awal dari perjuangan tiga perusahaan masuk ke publik  arena, di mana dari sana membutuhkan tanggung jawab dan keberkelanjutan.  Tentunya juga bagaimana harus kerja lebih keras lagi untuk menciptakan  growth bagi share holder yang sudah berikan kepercayaan kepada  perseroan,&quot; kata Nyoman dalam kesempatan yang sama.</content:encoded></item></channel></rss>
