<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Jadi Tantangan Pengembangan Mobil Listrik</title><description>Pengembangan mobil yang sangat ramah lingkungan ini menghadapi tantangan masih tingginya harga jual karena teknologi baterai yang mahal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/320/2075774/harga-jadi-tantangan-pengembangan-mobil-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/320/2075774/harga-jadi-tantangan-pengembangan-mobil-listrik"/><item><title>Harga Jadi Tantangan Pengembangan Mobil Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/320/2075774/harga-jadi-tantangan-pengembangan-mobil-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/08/320/2075774/harga-jadi-tantangan-pengembangan-mobil-listrik</guid><pubDate>Senin 08 Juli 2019 06:09 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/07/320/2075774/harga-jadi-tantangan-pengembangan-mobil-listrik-QpbY4yoHK4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil Listrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/07/320/2075774/harga-jadi-tantangan-pengembangan-mobil-listrik-QpbY4yoHK4.jpg</image><title>Mobil Listrik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menytakan, meskipun serangkaian kebijakan tengah digodok, hal yang perlu diperhatikan yakni daya beli masyarakat.
Pengembangan mobil yang sangat ramah lingkungan ini menghadapi tantangan masih tingginya harga jual karena teknologi baterai yang mahal.
&amp;rdquo;Kalau menggunakan full elektrik tentu harganya sangat mahal. Selain itu, infrastruktur harus dipikirkan, karena dalam jarak tempuh 400 kilometer perlu dua kali isi baterai,&amp;rdquo; ujarnya.
Harga penjualan juga akan menjadi tantangan tersendiri. Sebab, daya beli masyarakat saat ini belum mendukung, untuk mobil hanya pada kisaran Rp100 juta- 200 juta.&amp;nbsp; Padahal, harga jual mobil listrik berada pada kisaran Rp500 juta-600 juta.
 
Baca Selengkapnya: Industri Bisa Tancap Gas jika Aturan Mobil Listrik Jelas</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menytakan, meskipun serangkaian kebijakan tengah digodok, hal yang perlu diperhatikan yakni daya beli masyarakat.
Pengembangan mobil yang sangat ramah lingkungan ini menghadapi tantangan masih tingginya harga jual karena teknologi baterai yang mahal.
&amp;rdquo;Kalau menggunakan full elektrik tentu harganya sangat mahal. Selain itu, infrastruktur harus dipikirkan, karena dalam jarak tempuh 400 kilometer perlu dua kali isi baterai,&amp;rdquo; ujarnya.
Harga penjualan juga akan menjadi tantangan tersendiri. Sebab, daya beli masyarakat saat ini belum mendukung, untuk mobil hanya pada kisaran Rp100 juta- 200 juta.&amp;nbsp; Padahal, harga jual mobil listrik berada pada kisaran Rp500 juta-600 juta.
 
Baca Selengkapnya: Industri Bisa Tancap Gas jika Aturan Mobil Listrik Jelas</content:encoded></item></channel></rss>
