<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Perusahaan Kompak Melantai di BEI Pagi Ini</title><description>ursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan 4 calon emiten baru yang akan melakukan pencatatan umum saham perdana (listing) hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/278/2076390/4-perusahaan-kompak-melantai-di-bei-pagi-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/278/2076390/4-perusahaan-kompak-melantai-di-bei-pagi-ini"/><item><title>4 Perusahaan Kompak Melantai di BEI Pagi Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/278/2076390/4-perusahaan-kompak-melantai-di-bei-pagi-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/278/2076390/4-perusahaan-kompak-melantai-di-bei-pagi-ini</guid><pubDate>Selasa 09 Juli 2019 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/09/278/2076390/4-perusahaan-kompak-akan-melantai-di-bei-pagi-ini-aE5pM3lwo7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/09/278/2076390/4-perusahaan-kompak-akan-melantai-di-bei-pagi-ini-aE5pM3lwo7.jpg</image><title>BEI (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan 4 calon emiten baru yang akan melakukan pencatatan umum saham perdana (listing) pada perdagangan hari ini, Selasa (9/7/2019), setelah pada perdagangan kemarin tercatat 3 emiten baru.
Adapun keempat emiten tersebut yakni, PT Eastparc Hotel Tbk, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk, PT Fuji Finance Indonesia Tbk, dan PT DMS Propertindo Tbk.
&amp;nbsp;Baca juga: 15 Perusahaan Antre IPO Kejar Dana Segar Rp867,4 Miliar 
Dalam penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO), PT Eastparc Hotel Tbk melepas sebanyak-banyaknya 412,63 juta saham. Jumlah itu setara dengan 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.  Dengan harga Rp133 per saham, maka Eastparc akan mengantongi dana segar sebesar Rp54,88 miliar.
&amp;nbsp;
Dana IPO rencananya digunakan untuk pembangunan satu unit hotel baru berkelas bintang empat di Yogyakarta. Adapun UOB Kay Hian Sekuritas ditunjuk perseroan sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
&amp;nbsp;Baca juga: Jadi Emiten ke-24, Saham BLUE Naik 69%
Sementara, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk melepas sebanyak-banyaknya sebesar 393,75 juta saham kepada publik. Jumlah tersebut berubah dari perencanaan awal yang sebanyak 420 juta saham atau setara setara dengan 40% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Adapun saham perusahaan asuransi ini ditawarkan sebesar Rp12.100 per saham. Dengan demikian, Sinarmas MSIG Life akan mengantongi dana hasil IPO senilai Rp4,76 triliun. PT Sinarmas Sekuritas ditunjuk perseroan untuk bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.
&amp;nbsp;Baca juga: IPO, Saham ENVY Naik 35%
Kemudian, PT Fuji Finance Indonesia Tbk dalam aksi koorporasi ini menerbitkan  sebanyak-banyaknya 300 juta lembar saham. Adapun harga penawaran saham sebesar Rp110, sehingga dana hasil IPO yang dibidik sebesar Rp33 miliar.
Perseroan menunjuk PT Erdikha Elit Sekuritas (AO) sebagai penjamin pelaksana emisi efek.Sementara, PT DMS Propertindo Tbk melepas sebanyak 933 juta lembar  saham dengan harga menawaran sekitar Rp150 sampai Rp200 per saham. Maka  dana yang akan dikantongi dari IPO diperkirakan sebesar Rp140 miliar  sampai Rp186,6 miliar.
Rencananya dana IPO sebesar 100 miliar akan digunkan perserosan untuk  pembelian lahan potensial di daerah Jawa Barat, sedangkan sisanya akan  dipergunakan untuk modal kerja yakni operasional perseroan atau entitas  anak. Perseroan menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai penjamin  pelaksana emisi efek.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan 4 calon emiten baru yang akan melakukan pencatatan umum saham perdana (listing) pada perdagangan hari ini, Selasa (9/7/2019), setelah pada perdagangan kemarin tercatat 3 emiten baru.
Adapun keempat emiten tersebut yakni, PT Eastparc Hotel Tbk, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk, PT Fuji Finance Indonesia Tbk, dan PT DMS Propertindo Tbk.
&amp;nbsp;Baca juga: 15 Perusahaan Antre IPO Kejar Dana Segar Rp867,4 Miliar 
Dalam penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO), PT Eastparc Hotel Tbk melepas sebanyak-banyaknya 412,63 juta saham. Jumlah itu setara dengan 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.  Dengan harga Rp133 per saham, maka Eastparc akan mengantongi dana segar sebesar Rp54,88 miliar.
&amp;nbsp;
Dana IPO rencananya digunakan untuk pembangunan satu unit hotel baru berkelas bintang empat di Yogyakarta. Adapun UOB Kay Hian Sekuritas ditunjuk perseroan sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
&amp;nbsp;Baca juga: Jadi Emiten ke-24, Saham BLUE Naik 69%
Sementara, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk melepas sebanyak-banyaknya sebesar 393,75 juta saham kepada publik. Jumlah tersebut berubah dari perencanaan awal yang sebanyak 420 juta saham atau setara setara dengan 40% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Adapun saham perusahaan asuransi ini ditawarkan sebesar Rp12.100 per saham. Dengan demikian, Sinarmas MSIG Life akan mengantongi dana hasil IPO senilai Rp4,76 triliun. PT Sinarmas Sekuritas ditunjuk perseroan untuk bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.
&amp;nbsp;Baca juga: IPO, Saham ENVY Naik 35%
Kemudian, PT Fuji Finance Indonesia Tbk dalam aksi koorporasi ini menerbitkan  sebanyak-banyaknya 300 juta lembar saham. Adapun harga penawaran saham sebesar Rp110, sehingga dana hasil IPO yang dibidik sebesar Rp33 miliar.
Perseroan menunjuk PT Erdikha Elit Sekuritas (AO) sebagai penjamin pelaksana emisi efek.Sementara, PT DMS Propertindo Tbk melepas sebanyak 933 juta lembar  saham dengan harga menawaran sekitar Rp150 sampai Rp200 per saham. Maka  dana yang akan dikantongi dari IPO diperkirakan sebesar Rp140 miliar  sampai Rp186,6 miliar.
Rencananya dana IPO sebesar 100 miliar akan digunkan perserosan untuk  pembelian lahan potensial di daerah Jawa Barat, sedangkan sisanya akan  dipergunakan untuk modal kerja yakni operasional perseroan atau entitas  anak. Perseroan menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai penjamin  pelaksana emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
