<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara BI Geber UMKM Tembus Pasar Ekspor</title><description>BI fasilitasi business matching (temu bisnis) dan business coaching (konsultasi bisnis) bagi pelaku UMKM</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/320/2076670/cara-bi-geber-umkm-tembus-pasar-ekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/320/2076670/cara-bi-geber-umkm-tembus-pasar-ekspor"/><item><title>Cara BI Geber UMKM Tembus Pasar Ekspor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/320/2076670/cara-bi-geber-umkm-tembus-pasar-ekspor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/320/2076670/cara-bi-geber-umkm-tembus-pasar-ekspor</guid><pubDate>Selasa 09 Juli 2019 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/09/320/2076670/cara-bi-geber-umkm-tembus-pasar-ekspor-K9pHBXnXuV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi UMKM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/09/320/2076670/cara-bi-geber-umkm-tembus-pasar-ekspor-K9pHBXnXuV.jpg</image><title>Ilustrasi UMKM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) fasilitasi business matching (temu bisnis) dan business coaching (konsultasi bisnis) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan kapasitas bisnis dan memperluas akses pasar UMKM.
Dua kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 yang akan kembali digelar pada 12-14 Juli 2019 di Exhibition Hall A, Jakarta Convention Center.
Baca Juga: UKM di 416 Kabupaten Segera Go Online
Berbeda dari tahun sebelumnya, KKI 2019 memfasilitasi business matching antara pelaku UMKM dengan lembaga keuangan, marketplace, dan agregator/importir luar negeri.
Business matching bertujuan untuk memberikan apresiasi dan menggalang komitmen dalam rangka pengembangan UMKM, antara lain dengan memperluas kesempatan UMKM dalam mendapatkan akses pembiayaan, kerja sama dan komitmen pemasaran produk UMKM untuk ekspor melalui agregator, serta pemanfaatan e-commerce.
Baca Juga: Begini Cara Pelaku IKM Melek Digital
Kepala Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia Budi Hanoto mengatakan bahwa KKI 2019 ini, akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Konsepnya tahun ini akan selebrasi dengan UMKM yang di bina oleh BI yang dari tahun ke tahun bisa naik kelas.
&quot;Prinsip acara KKI 2019 ini, yakni tiada hari tanpa peragaan busana dan kemudian untuk menangkap kemeriahan ada pesta kuliner dan kopi dan ada kegiatan inetgrasi di mana pengunjung bisa one stop menikmati suguhan. Dan hal taranski ada kemudahan info belanja, pembayaran transaksi non tunai, digital,&quot; ujar dia di Gedung BI Jakarta, Selasa (9/8/2019).Dia menuturkan KKI 2019 ini akan ada talkshow yang akan disajikan  dengan topik isu terkiat tema. Di mana tema dorong ekspor, kemudian isu  mengenai bagaimana UMKM manfatakan platform digital.
&quot;KKI tahun ini ada bisnis matching. Ini beda dengan KKI tahun sebelumnya,&quot; ungkap dia.
Selain itu, dalam KKI 2019, Bank Indonesia juga memperluas kegiatan  business coaching untuk menyediakan informasi dan konsultasi kepada  pelaku bisnis khususnya UMKM maupun calon pelaku bisnis mengenai  persyaratan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis melalui kegiatan  ekspor, termasuk kemudahan bagi pelaku UMKM, serta mempertemukan UMKM  dengan e-commerce dalam rangka perluasan akses pasar.
&quot;Melalui kegiatan business coaching, pelaku UMKM diharapkan  mendapatkan informasi, tips/trik, dan persyaratan agar dapat  mengembangkan kapasitasnya untuk memperluas bisnisnya hingga ke pasar  ekspor,&quot; pungkas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) fasilitasi business matching (temu bisnis) dan business coaching (konsultasi bisnis) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan kapasitas bisnis dan memperluas akses pasar UMKM.
Dua kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 yang akan kembali digelar pada 12-14 Juli 2019 di Exhibition Hall A, Jakarta Convention Center.
Baca Juga: UKM di 416 Kabupaten Segera Go Online
Berbeda dari tahun sebelumnya, KKI 2019 memfasilitasi business matching antara pelaku UMKM dengan lembaga keuangan, marketplace, dan agregator/importir luar negeri.
Business matching bertujuan untuk memberikan apresiasi dan menggalang komitmen dalam rangka pengembangan UMKM, antara lain dengan memperluas kesempatan UMKM dalam mendapatkan akses pembiayaan, kerja sama dan komitmen pemasaran produk UMKM untuk ekspor melalui agregator, serta pemanfaatan e-commerce.
Baca Juga: Begini Cara Pelaku IKM Melek Digital
Kepala Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia Budi Hanoto mengatakan bahwa KKI 2019 ini, akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Konsepnya tahun ini akan selebrasi dengan UMKM yang di bina oleh BI yang dari tahun ke tahun bisa naik kelas.
&quot;Prinsip acara KKI 2019 ini, yakni tiada hari tanpa peragaan busana dan kemudian untuk menangkap kemeriahan ada pesta kuliner dan kopi dan ada kegiatan inetgrasi di mana pengunjung bisa one stop menikmati suguhan. Dan hal taranski ada kemudahan info belanja, pembayaran transaksi non tunai, digital,&quot; ujar dia di Gedung BI Jakarta, Selasa (9/8/2019).Dia menuturkan KKI 2019 ini akan ada talkshow yang akan disajikan  dengan topik isu terkiat tema. Di mana tema dorong ekspor, kemudian isu  mengenai bagaimana UMKM manfatakan platform digital.
&quot;KKI tahun ini ada bisnis matching. Ini beda dengan KKI tahun sebelumnya,&quot; ungkap dia.
Selain itu, dalam KKI 2019, Bank Indonesia juga memperluas kegiatan  business coaching untuk menyediakan informasi dan konsultasi kepada  pelaku bisnis khususnya UMKM maupun calon pelaku bisnis mengenai  persyaratan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis melalui kegiatan  ekspor, termasuk kemudahan bagi pelaku UMKM, serta mempertemukan UMKM  dengan e-commerce dalam rangka perluasan akses pasar.
&quot;Melalui kegiatan business coaching, pelaku UMKM diharapkan  mendapatkan informasi, tips/trik, dan persyaratan agar dapat  mengembangkan kapasitasnya untuk memperluas bisnisnya hingga ke pasar  ekspor,&quot; pungkas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
