<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Matangkan Konsep Rumah Khusus Milenial, dari Lokasi hingga Cicilan</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih melakukan kajian mengenai rumah khusus milenial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/470/2076776/pupr-matangkan-konsep-rumah-khusus-milenial-dari-lokasi-hingga-cicilan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/470/2076776/pupr-matangkan-konsep-rumah-khusus-milenial-dari-lokasi-hingga-cicilan"/><item><title>PUPR Matangkan Konsep Rumah Khusus Milenial, dari Lokasi hingga Cicilan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/470/2076776/pupr-matangkan-konsep-rumah-khusus-milenial-dari-lokasi-hingga-cicilan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/09/470/2076776/pupr-matangkan-konsep-rumah-khusus-milenial-dari-lokasi-hingga-cicilan</guid><pubDate>Selasa 09 Juli 2019 19:59 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/09/470/2076776/pupr-matangkan-konsep-rumah-khusus-milenial-dari-lokasi-hingga-cicilan-a8IiKnc9QX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/09/470/2076776/pupr-matangkan-konsep-rumah-khusus-milenial-dari-lokasi-hingga-cicilan-a8IiKnc9QX.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih melakukan kajian mengenai rumah khusus milenial. Kajian sendiri mencakup beberapa hal.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, rumah khusus milenial ini sangat perlu mengingat jumlahnya yang sangat banyak sekali. Oleh karena itu untuk mengatur jumlah yang begitu banyak ini perlu dipersiapkan secara matang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Disubsidi, Ini Bocoran Pembangunan Rumah Khusus Generasi Milenial
&quot;Milenial kita seperti yang saya sampaikan masih dikaji oleh yang tepat. Karena kita ada dua PR milenial kan cukup besar kita harus melakukan kajian dulu,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Saat ini proses pengkajian meliputi bagaimana pola dan konsep dari rumah khusus milenial tersebut. Karena ada berbagai macam milenial ada yang sudah bekeluarga dan ada juga yang belum berkeluarga.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenaikan Harga Rumah Subsidi, PUPR: Bolanya di Kemenkeu
&quot;Masih kajian dan kita itu kita masuk ke konsepnya polanya seperti apa gambarannya kan sampai untuk pemula atau berkembang itu pakai rusunawa,&quot; kata Khalawi
Menurutnya, antara milenial yang sudah berkeluarga dan belum  berkeluarga memiliki perbedaan tempat tinggal. Mereka yang belum  berkeluarga biasanya cocok untuk rumah yang berkonsep apartemen atau  rusunawa.

&quot;Kalau yang untuk sudah berkeluarga enggak mungkin lah milenial  disuruh tinggal di kampung enggak mau milenial mesti di pusat kota,&quot;  ucapnya.

Selain itu, kajian juga dilakukan untuk menentukan batasan minimal  dan maksimal penghasilannya. Ini untuk menentukan milenial yang  bersangkutan akan menggunakan skema yang mana apakah itu subsidi atau  non subsidi.

&quot;Sementara belum diubah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tapi  kan nanti di sana ada perubahan kalau ASN/TNI menyesuaikan bisa sampe  Rp8 juta. Lagi dikaji dulu lah. Milenial penghasilan sampai berapa bisa  kita. Kalau untuk non subsidi enggak masalah, kalau subsidi harus kita  tentukan dulu besaran penghasilannya,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih melakukan kajian mengenai rumah khusus milenial. Kajian sendiri mencakup beberapa hal.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, rumah khusus milenial ini sangat perlu mengingat jumlahnya yang sangat banyak sekali. Oleh karena itu untuk mengatur jumlah yang begitu banyak ini perlu dipersiapkan secara matang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Disubsidi, Ini Bocoran Pembangunan Rumah Khusus Generasi Milenial
&quot;Milenial kita seperti yang saya sampaikan masih dikaji oleh yang tepat. Karena kita ada dua PR milenial kan cukup besar kita harus melakukan kajian dulu,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Saat ini proses pengkajian meliputi bagaimana pola dan konsep dari rumah khusus milenial tersebut. Karena ada berbagai macam milenial ada yang sudah bekeluarga dan ada juga yang belum berkeluarga.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenaikan Harga Rumah Subsidi, PUPR: Bolanya di Kemenkeu
&quot;Masih kajian dan kita itu kita masuk ke konsepnya polanya seperti apa gambarannya kan sampai untuk pemula atau berkembang itu pakai rusunawa,&quot; kata Khalawi
Menurutnya, antara milenial yang sudah berkeluarga dan belum  berkeluarga memiliki perbedaan tempat tinggal. Mereka yang belum  berkeluarga biasanya cocok untuk rumah yang berkonsep apartemen atau  rusunawa.

&quot;Kalau yang untuk sudah berkeluarga enggak mungkin lah milenial  disuruh tinggal di kampung enggak mau milenial mesti di pusat kota,&quot;  ucapnya.

Selain itu, kajian juga dilakukan untuk menentukan batasan minimal  dan maksimal penghasilannya. Ini untuk menentukan milenial yang  bersangkutan akan menggunakan skema yang mana apakah itu subsidi atau  non subsidi.

&quot;Sementara belum diubah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tapi  kan nanti di sana ada perubahan kalau ASN/TNI menyesuaikan bisa sampe  Rp8 juta. Lagi dikaji dulu lah. Milenial penghasilan sampai berapa bisa  kita. Kalau untuk non subsidi enggak masalah, kalau subsidi harus kita  tentukan dulu besaran penghasilannya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
