<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Kebijakan Pemerintah Bawa Angin ke Pasar Properti</title><description>Membaiknya pasar properti di semester II menunjukkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah memang membawa dampak positif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/11/470/2077745/kebijakan-pemerintah-bawa-angin-ke-pasar-properti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/11/470/2077745/kebijakan-pemerintah-bawa-angin-ke-pasar-properti"/><item><title>   Kebijakan Pemerintah Bawa Angin ke Pasar Properti</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/11/470/2077745/kebijakan-pemerintah-bawa-angin-ke-pasar-properti</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/11/470/2077745/kebijakan-pemerintah-bawa-angin-ke-pasar-properti</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2019 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/11/470/2077745/kebijakan-pemerintah-bawa-angin-ke-pasar-properti-WtVE3mBCfR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/11/470/2077745/kebijakan-pemerintah-bawa-angin-ke-pasar-properti-WtVE3mBCfR.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description> 
JAKARTA - Semakin membaiknya pasar properti di semester kedua 2019 menunjukkan bahwa berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah memang membawa dampak positif terhadap pasar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jarak ke Sekolah Bukan Pertimbangan Utama Orang Beli Rumah
Hal ini menunjukkan bahwa program-program pelonggaran LTV, FLPP, serta model pembiayaan lainnya berdampak positif pada perkembangan properti di Tanah Air.

&quot;Berbagai kebijakan pemerintah tersebut menunjukkan bahwa sesungguhnya saat ini merupakan waktu yang paling mudah untuk membeli rumah,&quot; kata Country Manager Rumah.com, Marine dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (11/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Gairahkan Investasi, Ini 5 Paket Kebijakan Sektor Properti
Data Rumah.com Property Index menunjukkan terjadi kenaikan indeks harga properti sebesar 5% pada kuartal I 2019 dibandingkan kuartal I 2018 (year-on-year). Kenaikan ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kenaikan pada kuartal I 2018, yang hanya naik 1% dibandingkan kuartal I 2017 (y-o-y). Melihat siklusnya, pada kuartal I 2020 akan mengalami kenaikan hingga 7-10% dibandingkan dengan kuartal I 2019.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/09/29/53358/269309_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Pembuatan Maket Properti di Tangerang Selatan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sementara itu, suplai hunian pada kuartal I 2019 mengalami kenaikan  sebesar 8% secara tahunan. Peningkatannya sedikit lebih kecil  dibandingkan kenaikan pada tahun sebelumnya, di mana suplai property  pada kuartal I 2018 mengalami kenaikan sebesar 10% dibandingkan kuartal I  2017. Namun secara umum, peningkatan suplai properti ini dapat  dikatakan stabil.

&amp;ldquo;Tahun ini adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah karena pasar  properti mulai mengalami pemulihan. Program DealJuara merupakan salah  satu cara kami untuk memudahkan pencari rumah untuk memanfaatkan momen  ini. Selain mempermudah urusan DP, berbagai penawaran menarik lain  seperti cashback, subsidi biaya, dan hadiah menarik lainnya juga dapat  dinikmati dalam program,&quot; kata Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan.

&quot;Alasan utama mengapa orang belum berencana membeli properti adalah  terkendala uang muka. Di mana kendala ini dinyatakan oleh 54% responden  survei,&amp;rdquo; ujar Ike.

Nantinya para pencari rumah berkesempatan mencari lebih dari 2.000  unit properti pilihan siap dibeli konsumen selama program berlangsung  mulai 7 Juli hingga 30 September 2019. Dimulai dengan kisaran harga  Rp300 juta hingga Rp4 miliar, pilihan properti yang mencakup rumah tapak  hingga  apartemen di berbagai jenis dan unit pilihan.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Semakin membaiknya pasar properti di semester kedua 2019 menunjukkan bahwa berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah memang membawa dampak positif terhadap pasar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jarak ke Sekolah Bukan Pertimbangan Utama Orang Beli Rumah
Hal ini menunjukkan bahwa program-program pelonggaran LTV, FLPP, serta model pembiayaan lainnya berdampak positif pada perkembangan properti di Tanah Air.

&quot;Berbagai kebijakan pemerintah tersebut menunjukkan bahwa sesungguhnya saat ini merupakan waktu yang paling mudah untuk membeli rumah,&quot; kata Country Manager Rumah.com, Marine dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (11/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Gairahkan Investasi, Ini 5 Paket Kebijakan Sektor Properti
Data Rumah.com Property Index menunjukkan terjadi kenaikan indeks harga properti sebesar 5% pada kuartal I 2019 dibandingkan kuartal I 2018 (year-on-year). Kenaikan ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kenaikan pada kuartal I 2018, yang hanya naik 1% dibandingkan kuartal I 2017 (y-o-y). Melihat siklusnya, pada kuartal I 2020 akan mengalami kenaikan hingga 7-10% dibandingkan dengan kuartal I 2019.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/09/29/53358/269309_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Pembuatan Maket Properti di Tangerang Selatan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sementara itu, suplai hunian pada kuartal I 2019 mengalami kenaikan  sebesar 8% secara tahunan. Peningkatannya sedikit lebih kecil  dibandingkan kenaikan pada tahun sebelumnya, di mana suplai property  pada kuartal I 2018 mengalami kenaikan sebesar 10% dibandingkan kuartal I  2017. Namun secara umum, peningkatan suplai properti ini dapat  dikatakan stabil.

&amp;ldquo;Tahun ini adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah karena pasar  properti mulai mengalami pemulihan. Program DealJuara merupakan salah  satu cara kami untuk memudahkan pencari rumah untuk memanfaatkan momen  ini. Selain mempermudah urusan DP, berbagai penawaran menarik lain  seperti cashback, subsidi biaya, dan hadiah menarik lainnya juga dapat  dinikmati dalam program,&quot; kata Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan.

&quot;Alasan utama mengapa orang belum berencana membeli properti adalah  terkendala uang muka. Di mana kendala ini dinyatakan oleh 54% responden  survei,&amp;rdquo; ujar Ike.

Nantinya para pencari rumah berkesempatan mencari lebih dari 2.000  unit properti pilihan siap dibeli konsumen selama program berlangsung  mulai 7 Juli hingga 30 September 2019. Dimulai dengan kisaran harga  Rp300 juta hingga Rp4 miliar, pilihan properti yang mencakup rumah tapak  hingga  apartemen di berbagai jenis dan unit pilihan.</content:encoded></item></channel></rss>
