<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Strategis Nasional di Banten Capai 60%</title><description>Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan progres pembangunan fisik PSN di Banten secara umum sudah mencapai  60%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/12/320/2077941/proyek-strategis-nasional-di-banten-capai-60</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/12/320/2077941/proyek-strategis-nasional-di-banten-capai-60"/><item><title>Proyek Strategis Nasional di Banten Capai 60%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/12/320/2077941/proyek-strategis-nasional-di-banten-capai-60</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/12/320/2077941/proyek-strategis-nasional-di-banten-capai-60</guid><pubDate>Jum'at 12 Juli 2019 12:31 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/12/320/2077941/proyek-strategis-nasional-di-banten-capai-60-hBtwGT49SE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi infrastruktur (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/12/320/2077941/proyek-strategis-nasional-di-banten-capai-60-hBtwGT49SE.jpg</image><title>Ilustrasi infrastruktur (Reuters)</title></images><description>SERANG &amp;ndash; Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan progres pembangunan fisik Proyek Strategis Nasional (PSN) di Banten secara umum sudah mencapai 60%. Adapun progres lahan yang telah dibebaskan 90%.

Pihaknya terus mendorong agar realisasi proyek tersebut semakin meningkat dan segera dirasakan masyarakat. &amp;ldquo;Semua proyek PSN di Banten masuk prioritas. Saat ini secara umum progres fisiknya sudah 60%,&amp;rdquo; ungkap Wahidin seusai rapat mempercepat PSN di Provinsi Banten kemarin.
&amp;nbsp;Baca juga: Dipercepat, Rest Area Puncak Rampung Akhir Tahun Ini
Dia mengungkapkan dari 227 PSN dengan 26 sektor yang tersebar di 34 provinsi se- Indonesia, 13 PSN dalam 7 sektor di antaranya berada di Banten.
&amp;nbsp;
Misalnya pembangunan 5 jalan tol, pembangunan jalur kereta api, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Asal Sampah, pembangunan dua bendungan, pembangunan KEK Tanjung Lesung dan Wilmar, pembangunan tanggul laut dan percepatan infrastruktur pendukung kawasan pariwisata.
&amp;nbsp;Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Korbankan 45.000 Kontraktor Dalam Negeri? 
Keseluruhan proyek tersebut ditargetkan selesai pada 2022 mendatang. &amp;ldquo;Ada beberapa PSN seperti pembangunan jalan tol, jalur kereta api, waduk Sindangheula danKarian, kitaevaluasibersama dengan bupati dan wali kota untuk mencari solusi agar progresnya semakin baik,&amp;rdquo; terangnya.

Sekda Pemprov Banten Al Muktabar mengatakan, dalam merespons PSN di Banten, kerangka manajemen administratif di pemerintah daerah baik provinsi maupun kabu pa ten/ kota harus dapat memastikan berjalan sesuai trek bersama sehingga perlu memosisikan siapa bertanggung jawab apa.
&amp;nbsp;Baca juga: Pengusaha China Dapat Fasilitas untuk Investasi Pembangunan Infrastruktur RI
&amp;ldquo;Kami sudah mereviu PSN berbasis penlok (penetapan lokasi). Kami tidak ingin ada ham batan di administrasi provinsi dan kabupaten/kota. Maka kami juga terus upayakan komunikasi dengan pihak nasional bagaimana percepatan ini dapat selesai sesuai dengan target,&amp;rdquo; paparnya.Dikatakannya, dalam rapat juga dibahas kaitan PSN dengan RPJMD  provinsi dan kabupaten/kota yang harus saling men dukung dan terjadi  harmonisasi. Oleh karenanya perlu dilakukan penyesuaian kerang ka kerja  dalam RPJMD di daerah masing-masing.

Atas kerangka itu tugas gubernur sebagai wakil pemerintah pusat akan  terus melakukan reviu administrasi, fisik, dan keuangan agar harmonisasi  cepat dilaksanakan sesuai dengan target. &amp;ldquo;Bebe rapa yang direviu  termasuk jika hambatan yang sifatnya nasional, maka akan kita carikan  solusinya secara bersama-sama,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>SERANG &amp;ndash; Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan progres pembangunan fisik Proyek Strategis Nasional (PSN) di Banten secara umum sudah mencapai 60%. Adapun progres lahan yang telah dibebaskan 90%.

Pihaknya terus mendorong agar realisasi proyek tersebut semakin meningkat dan segera dirasakan masyarakat. &amp;ldquo;Semua proyek PSN di Banten masuk prioritas. Saat ini secara umum progres fisiknya sudah 60%,&amp;rdquo; ungkap Wahidin seusai rapat mempercepat PSN di Provinsi Banten kemarin.
&amp;nbsp;Baca juga: Dipercepat, Rest Area Puncak Rampung Akhir Tahun Ini
Dia mengungkapkan dari 227 PSN dengan 26 sektor yang tersebar di 34 provinsi se- Indonesia, 13 PSN dalam 7 sektor di antaranya berada di Banten.
&amp;nbsp;
Misalnya pembangunan 5 jalan tol, pembangunan jalur kereta api, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Asal Sampah, pembangunan dua bendungan, pembangunan KEK Tanjung Lesung dan Wilmar, pembangunan tanggul laut dan percepatan infrastruktur pendukung kawasan pariwisata.
&amp;nbsp;Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Korbankan 45.000 Kontraktor Dalam Negeri? 
Keseluruhan proyek tersebut ditargetkan selesai pada 2022 mendatang. &amp;ldquo;Ada beberapa PSN seperti pembangunan jalan tol, jalur kereta api, waduk Sindangheula danKarian, kitaevaluasibersama dengan bupati dan wali kota untuk mencari solusi agar progresnya semakin baik,&amp;rdquo; terangnya.

Sekda Pemprov Banten Al Muktabar mengatakan, dalam merespons PSN di Banten, kerangka manajemen administratif di pemerintah daerah baik provinsi maupun kabu pa ten/ kota harus dapat memastikan berjalan sesuai trek bersama sehingga perlu memosisikan siapa bertanggung jawab apa.
&amp;nbsp;Baca juga: Pengusaha China Dapat Fasilitas untuk Investasi Pembangunan Infrastruktur RI
&amp;ldquo;Kami sudah mereviu PSN berbasis penlok (penetapan lokasi). Kami tidak ingin ada ham batan di administrasi provinsi dan kabupaten/kota. Maka kami juga terus upayakan komunikasi dengan pihak nasional bagaimana percepatan ini dapat selesai sesuai dengan target,&amp;rdquo; paparnya.Dikatakannya, dalam rapat juga dibahas kaitan PSN dengan RPJMD  provinsi dan kabupaten/kota yang harus saling men dukung dan terjadi  harmonisasi. Oleh karenanya perlu dilakukan penyesuaian kerang ka kerja  dalam RPJMD di daerah masing-masing.

Atas kerangka itu tugas gubernur sebagai wakil pemerintah pusat akan  terus melakukan reviu administrasi, fisik, dan keuangan agar harmonisasi  cepat dilaksanakan sesuai dengan target. &amp;ldquo;Bebe rapa yang direviu  termasuk jika hambatan yang sifatnya nasional, maka akan kita carikan  solusinya secara bersama-sama,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
