<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cari Cadangan Migas Baru, Pertamina Eksplorasi Perairan Selat Malaka</title><description>Pertamina melakukan kegiatan eksplorasi dengan melakukan survei seismik 2D di Perairan Selat Malaka, Aceh</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/13/320/2078380/cari-cadangan-migas-baru-pertamina-eksplorasi-perairan-selat-malaka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/13/320/2078380/cari-cadangan-migas-baru-pertamina-eksplorasi-perairan-selat-malaka"/><item><title>Cari Cadangan Migas Baru, Pertamina Eksplorasi Perairan Selat Malaka</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/13/320/2078380/cari-cadangan-migas-baru-pertamina-eksplorasi-perairan-selat-malaka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/13/320/2078380/cari-cadangan-migas-baru-pertamina-eksplorasi-perairan-selat-malaka</guid><pubDate>Sabtu 13 Juli 2019 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/13/320/2078380/cari-cadangan-migas-baru-pertamina-eksplorasi-perairan-selat-malaka-ViU4T29zqk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pertamina Eksplorasi Cadangan Migas di Perairan Selat Malaka</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/13/320/2078380/cari-cadangan-migas-baru-pertamina-eksplorasi-perairan-selat-malaka-ViU4T29zqk.jpg</image><title>Foto: Pertamina Eksplorasi Cadangan Migas di Perairan Selat Malaka</title></images><description>ACEH &amp;ndash; Pertamina melakukan kegiatan eksplorasi dengan melakukan survei  seismik 2D di Perairan Selat Malaka, Aceh sepanjang 1800 km.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Meidawati mengapresiasi, upaya yang dilakukan berbagai pihak guna terlaksananya proses pencarian migas ini, saat melakukan kunjungan ke vessel seismik Elsa Regent, bersama Manajemen Elnusa dan PHE NSO.
Baca Juga: Pertamina Tambah Pasokan Avtur untuk Kebutuhan di 12 Bandara Embarkasi Haji
&quot;Kegiatan survei seismik ini merupakan langkah penting anak perusahaan PHE, yaitu PHE NSO  yang terus berinovasi dan berkontribusi mendukung ketahanan energi nasional. Sepanjang tahun 2018 hingga pertengahan tahun 2019 PHE telah melakukan pengeboran 6 sumur eksplorasi,&quot; ujar Meidawati, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/7/2019).
Kegiatan seismik pada tahapan eksplorasi bertujuan untuk mengetahui gambaran bawah permukaan yang akan menjadi dasar pemodelan sistem petroleum untuk dapat mengetahui  lokasi akumulasi hidrokarbon beserta besar cadangannya.
Baca Juga: Pertamina Ekspor 4.000 Barel Cairan Fluida ke Aljazair
Kegiatan 2D Seismik laut ini melingkupi 2 kabupaten  yaitu Aceh Timur dan Aceh Utara  yang berbatasan langsung dengan perairan Thailand dan Malaysia. Hasil seismik ini akan mengkonfirmasi potensi akumulasi hidrokarbon yang akan menjadi lapangan andalan untuk menahan laju penurunan produksi.Potensi akumulasi hidrokarbon  ke depannya diproyeksi akan menjadi  lapangan pengganti dari Lapangan Gas Arun yang pernah berproduksi  sekitar 460 MMCFD.
Dalam kegiatan eksplorasi melalui survei seismik, PHE NSO bekerja  sama dengan PT Elnusa Tbk. Selain merupakan salah satu wujud nyata  sinergi antar anak perusahaan Pertamina, sekaligus merupakan bukti  keseriusan PHE NSO  yang saat ini dikelola dengan PSC Gross Split untuk  meningkatkan cadangan migas.
Rencananya survei seismik ini akan selesai pada bulan Juli 2019.  Selanjutnya, hasil seismik ini akan ditindaklanjuti dengan seismik  processing, interpretation dan modeling sehingga dapat digunakan dalam  mengusulkan sumur pemboran eksplorasi untuk peningkatan cadangan.</description><content:encoded>ACEH &amp;ndash; Pertamina melakukan kegiatan eksplorasi dengan melakukan survei  seismik 2D di Perairan Selat Malaka, Aceh sepanjang 1800 km.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Meidawati mengapresiasi, upaya yang dilakukan berbagai pihak guna terlaksananya proses pencarian migas ini, saat melakukan kunjungan ke vessel seismik Elsa Regent, bersama Manajemen Elnusa dan PHE NSO.
Baca Juga: Pertamina Tambah Pasokan Avtur untuk Kebutuhan di 12 Bandara Embarkasi Haji
&quot;Kegiatan survei seismik ini merupakan langkah penting anak perusahaan PHE, yaitu PHE NSO  yang terus berinovasi dan berkontribusi mendukung ketahanan energi nasional. Sepanjang tahun 2018 hingga pertengahan tahun 2019 PHE telah melakukan pengeboran 6 sumur eksplorasi,&quot; ujar Meidawati, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/7/2019).
Kegiatan seismik pada tahapan eksplorasi bertujuan untuk mengetahui gambaran bawah permukaan yang akan menjadi dasar pemodelan sistem petroleum untuk dapat mengetahui  lokasi akumulasi hidrokarbon beserta besar cadangannya.
Baca Juga: Pertamina Ekspor 4.000 Barel Cairan Fluida ke Aljazair
Kegiatan 2D Seismik laut ini melingkupi 2 kabupaten  yaitu Aceh Timur dan Aceh Utara  yang berbatasan langsung dengan perairan Thailand dan Malaysia. Hasil seismik ini akan mengkonfirmasi potensi akumulasi hidrokarbon yang akan menjadi lapangan andalan untuk menahan laju penurunan produksi.Potensi akumulasi hidrokarbon  ke depannya diproyeksi akan menjadi  lapangan pengganti dari Lapangan Gas Arun yang pernah berproduksi  sekitar 460 MMCFD.
Dalam kegiatan eksplorasi melalui survei seismik, PHE NSO bekerja  sama dengan PT Elnusa Tbk. Selain merupakan salah satu wujud nyata  sinergi antar anak perusahaan Pertamina, sekaligus merupakan bukti  keseriusan PHE NSO  yang saat ini dikelola dengan PSC Gross Split untuk  meningkatkan cadangan migas.
Rencananya survei seismik ini akan selesai pada bulan Juli 2019.  Selanjutnya, hasil seismik ini akan ditindaklanjuti dengan seismik  processing, interpretation dan modeling sehingga dapat digunakan dalam  mengusulkan sumur pemboran eksplorasi untuk peningkatan cadangan.</content:encoded></item></channel></rss>
