<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Minta Kabinet Baru Bidang Ekonomi Bukan dari Parpol</title><description>Pengusaha minta untuk memilih Kabinet Kerja Jilid II dari kalangan profesional dan memiliki integritas tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/14/320/2078719/pengusaha-minta-kabinet-baru-bidang-ekonomi-bukan-dari-parpol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/14/320/2078719/pengusaha-minta-kabinet-baru-bidang-ekonomi-bukan-dari-parpol"/><item><title>Pengusaha Minta Kabinet Baru Bidang Ekonomi Bukan dari Parpol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/14/320/2078719/pengusaha-minta-kabinet-baru-bidang-ekonomi-bukan-dari-parpol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/14/320/2078719/pengusaha-minta-kabinet-baru-bidang-ekonomi-bukan-dari-parpol</guid><pubDate>Minggu 14 Juli 2019 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/14/320/2078719/pengusaha-minta-kabinet-baru-bidang-ekonomi-bukan-dari-parpol-bCZ0NYWnxO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Biro Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/14/320/2078719/pengusaha-minta-kabinet-baru-bidang-ekonomi-bukan-dari-parpol-bCZ0NYWnxO.jpg</image><title>Jokowi (Biro Pers)</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melanjutkan kepemimpinannya bersama K.H. Ma&amp;rsquo;ruf Amin, untuk memilih Kabinet Kerja Jilid II dari kalangan profesional dan memiliki integritas tinggi. Khususnya, yang akan mengisi posisi bidang ekonomi, perlu dari kalangan profesional bukan dari partai politik.

&amp;ldquo;Kami mengusulkan kepada Presiden untuk mempertimbangkan agar anggota kabinet yang mengisi tim ekonomi jangan di isi orang parpol, akan tetapi murni yang professional sehingga terhindar dari kepentingan politik, &amp;ldquo; Wakil Ketua umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang, dalam keterangan tertulis, Minggu (14/7/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut MRT Diusulkan Masuk Kabinet Kerja Jilid II
Menteri yang harus murnis di isi kalangan profesional tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

&amp;ldquo;Selain itu juga pada posisi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),&amp;rdquo; kata dia.
Menurut Sarman, dengan terdiri dari kabinet ekonomi yang solid maka  diharapkan mampu membuat kebijakan yang pro bisnis dan pro dunia usaha.  &amp;ldquo;Sehingga dapat berimbas mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas  dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat,&amp;rdquo; imbuh dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Kabinet Baru Jokowi Diminta Siapkan Generasi Milenial Hadapi Era Sesudah Industri 4.0
Dia menilai, penyusunan Kabinet Kerja Jilid II juga bias segera  dilakukan oleh Jokowi. Hal ini didukung adanya pertemuan dua kontestan  Pilpres 2019, Jokowi dan Prabowo pada Sabtu, 13 Juli 2019, menandakan  kondisi politik Indonesia kembali kondusif.

&amp;ldquo;Jadi Presiden sudah dapat fokus untuk menyeleksi calon-calon menteri anggota Kabinet Kerja Jilid II,&amp;rdquo; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melanjutkan kepemimpinannya bersama K.H. Ma&amp;rsquo;ruf Amin, untuk memilih Kabinet Kerja Jilid II dari kalangan profesional dan memiliki integritas tinggi. Khususnya, yang akan mengisi posisi bidang ekonomi, perlu dari kalangan profesional bukan dari partai politik.

&amp;ldquo;Kami mengusulkan kepada Presiden untuk mempertimbangkan agar anggota kabinet yang mengisi tim ekonomi jangan di isi orang parpol, akan tetapi murni yang professional sehingga terhindar dari kepentingan politik, &amp;ldquo; Wakil Ketua umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang, dalam keterangan tertulis, Minggu (14/7/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut MRT Diusulkan Masuk Kabinet Kerja Jilid II
Menteri yang harus murnis di isi kalangan profesional tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

&amp;ldquo;Selain itu juga pada posisi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),&amp;rdquo; kata dia.
Menurut Sarman, dengan terdiri dari kabinet ekonomi yang solid maka  diharapkan mampu membuat kebijakan yang pro bisnis dan pro dunia usaha.  &amp;ldquo;Sehingga dapat berimbas mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas  dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat,&amp;rdquo; imbuh dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Kabinet Baru Jokowi Diminta Siapkan Generasi Milenial Hadapi Era Sesudah Industri 4.0
Dia menilai, penyusunan Kabinet Kerja Jilid II juga bias segera  dilakukan oleh Jokowi. Hal ini didukung adanya pertemuan dua kontestan  Pilpres 2019, Jokowi dan Prabowo pada Sabtu, 13 Juli 2019, menandakan  kondisi politik Indonesia kembali kondusif.

&amp;ldquo;Jadi Presiden sudah dapat fokus untuk menyeleksi calon-calon menteri anggota Kabinet Kerja Jilid II,&amp;rdquo; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
