<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Pajak 2019, Sri Mulyani Ibaratkan Tugas DJP Bak Nyanyian The Beatles</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menunjukkan kebolehannya bernyanyi dalam acara ramah tamah di Peringatan Hari Pajak 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/20/2079023/hari-pajak-2019-sri-mulyani-ibaratkan-tugas-djp-bak-nyanyian-the-beatles</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/20/2079023/hari-pajak-2019-sri-mulyani-ibaratkan-tugas-djp-bak-nyanyian-the-beatles"/><item><title>Hari Pajak 2019, Sri Mulyani Ibaratkan Tugas DJP Bak Nyanyian The Beatles</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/20/2079023/hari-pajak-2019-sri-mulyani-ibaratkan-tugas-djp-bak-nyanyian-the-beatles</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/20/2079023/hari-pajak-2019-sri-mulyani-ibaratkan-tugas-djp-bak-nyanyian-the-beatles</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2019 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/15/20/2079023/hari-pajak-2019-sri-mulyani-ibaratkan-tugas-djp-bak-nyanyian-the-beatles-cSKHfkHAuf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/15/20/2079023/hari-pajak-2019-sri-mulyani-ibaratkan-tugas-djp-bak-nyanyian-the-beatles-cSKHfkHAuf.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Facebook)</title></images><description> 
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menunjukkan kebolehannya bernyanyi dalam acara ramah tamah di Peringatan Hari Pajak 2019. Sri Mulyani melantunkan penggalan lirik lagu milik The Beatles yang berjudul The Long and Winding Road.
&amp;nbsp;Baca Juga: Hari Pajak 2019, Sri Mulyani Reuni dengan Boediono hingga Hadi Purnomo


Ketika itu, Sri Mulyani hanya menyanyikan penggalan awal lirik dari lagu milik band asal Inggris tersebut. Meskipun hanya sepenggal tapi Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu langsung mendapatkan tepuk tangan meriah dari para peserta yang hadir.

&amp;ldquo;The long and winding road,&amp;rdquo; ucap Sri Mulyani sambil bersenandung diiringi tepuk tangan peserta yang hadir di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Senin (15/7/2019).


&amp;nbsp;Baca Juga: Sri Mulyani Ubah Pemeriksaan Pajak Jadi Tanpa Tatap Muka
Nyanyian Sri Mulyani ini ditunjukan untuk memberi semangat kepada Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan Robert Pakpahan beserta jajarannya yang akan memulai era baru reformasi perpajakan. Reformasi perpajakan yang akan dihadapi saat ini adalah menuju arah yang lebih modern.



&amp;ldquo;Ucapan terimakasih ini saya ucapkan kepada Pak Robert yang sekarang menjadi Dirjen Pajak yang memimpin modernisasi reformasi selanjutnya dan seluruh jajaran DJP,&amp;rdquo; ucapnya.


Menurut Sri Mulyani, perjalanan reformasi perpajakan Indonesia masih  panjang. Karena masih ada banyak sekali hal yang perlu dilakukan dan  diperbaiki untuk mewujudkan reformasi perpajakan.



&amp;ldquo;Perjalanan reformasi cukup panjang 'Is a Long Winding Road'. Bukan  jalan yang linear yang mulus tapi kita menghadapi banyak sekali  tantangan,&amp;rdquo; jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun mengucapkan terima kasih  juga kepada para pendahulunya termasuk juga kepada Mantan Wakil  Presiden ke-11 Boediono yang memulai langkah reformasi perpajakan.

Selain itu dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Mantan  Direktur Jenderal Pajak terdahulu seperi Hadi Purnomo yang memiliki  Automatic Exchane of Information (AEoI) yang baru diterapkan di era  Robert Pakpahan

&amp;ldquo;Terimakasih kepada Pak Boediono yang pada saat itu sudah memulai  langkah reformasi perpajakan. Saya berterimakasih kepada pak Mar&amp;rsquo;ie  Muhammad beliau tidak hanya sekedar sebagai Menteri Keuangan tapi juga  sebagai mentor saya,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menunjukkan kebolehannya bernyanyi dalam acara ramah tamah di Peringatan Hari Pajak 2019. Sri Mulyani melantunkan penggalan lirik lagu milik The Beatles yang berjudul The Long and Winding Road.
&amp;nbsp;Baca Juga: Hari Pajak 2019, Sri Mulyani Reuni dengan Boediono hingga Hadi Purnomo


Ketika itu, Sri Mulyani hanya menyanyikan penggalan awal lirik dari lagu milik band asal Inggris tersebut. Meskipun hanya sepenggal tapi Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu langsung mendapatkan tepuk tangan meriah dari para peserta yang hadir.

&amp;ldquo;The long and winding road,&amp;rdquo; ucap Sri Mulyani sambil bersenandung diiringi tepuk tangan peserta yang hadir di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Senin (15/7/2019).


&amp;nbsp;Baca Juga: Sri Mulyani Ubah Pemeriksaan Pajak Jadi Tanpa Tatap Muka
Nyanyian Sri Mulyani ini ditunjukan untuk memberi semangat kepada Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan Robert Pakpahan beserta jajarannya yang akan memulai era baru reformasi perpajakan. Reformasi perpajakan yang akan dihadapi saat ini adalah menuju arah yang lebih modern.



&amp;ldquo;Ucapan terimakasih ini saya ucapkan kepada Pak Robert yang sekarang menjadi Dirjen Pajak yang memimpin modernisasi reformasi selanjutnya dan seluruh jajaran DJP,&amp;rdquo; ucapnya.


Menurut Sri Mulyani, perjalanan reformasi perpajakan Indonesia masih  panjang. Karena masih ada banyak sekali hal yang perlu dilakukan dan  diperbaiki untuk mewujudkan reformasi perpajakan.



&amp;ldquo;Perjalanan reformasi cukup panjang 'Is a Long Winding Road'. Bukan  jalan yang linear yang mulus tapi kita menghadapi banyak sekali  tantangan,&amp;rdquo; jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun mengucapkan terima kasih  juga kepada para pendahulunya termasuk juga kepada Mantan Wakil  Presiden ke-11 Boediono yang memulai langkah reformasi perpajakan.

Selain itu dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Mantan  Direktur Jenderal Pajak terdahulu seperi Hadi Purnomo yang memiliki  Automatic Exchane of Information (AEoI) yang baru diterapkan di era  Robert Pakpahan

&amp;ldquo;Terimakasih kepada Pak Boediono yang pada saat itu sudah memulai  langkah reformasi perpajakan. Saya berterimakasih kepada pak Mar&amp;rsquo;ie  Muhammad beliau tidak hanya sekedar sebagai Menteri Keuangan tapi juga  sebagai mentor saya,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
