<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Lelang Proyek 9 Bendungan, Ini Daftarnya</title><description>PUPR kini siap melelang pembangunan 9 bendungan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2078969/pupr-lelang-proyek-9-bendungan-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2078969/pupr-lelang-proyek-9-bendungan-ini-daftarnya"/><item><title>PUPR Lelang Proyek 9 Bendungan, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2078969/pupr-lelang-proyek-9-bendungan-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2078969/pupr-lelang-proyek-9-bendungan-ini-daftarnya</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2019 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/15/470/2078969/pupr-lelang-proyek-9-bendungan-ini-daftarnya-kckMxKDgpK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Setkab</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/15/470/2078969/pupr-lelang-proyek-9-bendungan-ini-daftarnya-kckMxKDgpK.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Setkab</title></images><description> 
JAKARTA - Setelah menyelesaikan pembangunan 15 bendungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mendapat tugas membangun 49 bendungan baru dan melanjutkan 16 bendungan periode sebelumnya kini siap melelang pembangunan 9 bendungan.

&amp;ldquo;Tahun 2019 sebanyak 9 bendungan baru akan dilelang untuk melengkapi 65 bendungan tadi,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Hari Suprayogi seperti dikutip laman setkab, Jakarta, Senin (15/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri PUPR: Bali Kini Punya 6 Bendungan
Kesembilan bendungan yang akan dibangun tahun ini yaitu: Bendungan Mbay di NTT, Jenelata di Sulawesi Selatan, Pelosika dan Ameroro di Sulawesi Tenggara, Jragung di Jawa Tengah, Riam Kiwa di Kalimantan Selatan, Tiro di Nanggroe Aceh Darussalam, Budong-Budong di Sulawesi Barat, dan Tiu Suntuk di Nusa Tenggara Barat.

Dalam kesempatan itu Dirjen SDA Kementerian PUPR juga menyampaikan, ada tiga bendungan lainnya yang siap untuk dilakukan pengisian dan diresmikan. Ketiga bendungan tersebut adalah Bendungan Sei Gong di Kota Batam, Sindangheula di Serang, Banten, dan Passeloreng di Sulawesi Selatan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bendungan Gondang Bakal Jadi Tempat Wisata
Bendungan Muara Sei Gong di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau memiliki Kapasitas Tampung 11,8 juta m3, luas Genangan: 246,8 Ha yang akan menjadi sumber air baku berkapasitas sebesar 400 liter per detik.
Sedangkan Bendungan Sindangheula merupakan bendungan multifungsi  memiliki manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Serang maupun Kota  Serang untuk irigasi di Daerah Irigasi Cibanten seluas 1.000 hektare,  pengendalian banjir daerah hilir Kabupaten Serang dan Kota Serang dengan  kapasitas tampung banjir 1,5 juta m3 dan akan menyuplai air baku 0,8 m3  per detik bagi Kabupaten dan Kota Serang.
Untuk Bendungan Paselloreng yang memiliki kapasitas tampung 138 juta  m3 memiliki manfaat mengairi lahan irigasi seluas 7.000 ha, sebagai  sumber air baku di Kabupaten Wajo sebesar 305 liter/detik,  pembangkit  listrik mikrohidro 2,5 MW, serta konservasi air, pengendali banjir  Sungai Gilireng, perikanan air tawar dan pariwisata.

Menurut Hari, Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA akan fokus untuk  menyelesaian seluruh bendungan yang dibangun. Pembangunan bendungan baru  akan dilakukan secara bertahap yakni mulai tahun 2021 hingga 2023  masing-masing sebanyak 5 bendungan setiap tahun sehingga total 15  bendungan.

&amp;ldquo;Kita akan bangun di daerah yang memiliki potensi seperti Bendungan  Baliem dan Digul di Papua, Matenggeng di Kabupaten Cilacap, dan Lambakan  di Kabupaten Paser,&amp;rdquo; tandas Hari.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Setelah menyelesaikan pembangunan 15 bendungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mendapat tugas membangun 49 bendungan baru dan melanjutkan 16 bendungan periode sebelumnya kini siap melelang pembangunan 9 bendungan.

&amp;ldquo;Tahun 2019 sebanyak 9 bendungan baru akan dilelang untuk melengkapi 65 bendungan tadi,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Hari Suprayogi seperti dikutip laman setkab, Jakarta, Senin (15/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri PUPR: Bali Kini Punya 6 Bendungan
Kesembilan bendungan yang akan dibangun tahun ini yaitu: Bendungan Mbay di NTT, Jenelata di Sulawesi Selatan, Pelosika dan Ameroro di Sulawesi Tenggara, Jragung di Jawa Tengah, Riam Kiwa di Kalimantan Selatan, Tiro di Nanggroe Aceh Darussalam, Budong-Budong di Sulawesi Barat, dan Tiu Suntuk di Nusa Tenggara Barat.

Dalam kesempatan itu Dirjen SDA Kementerian PUPR juga menyampaikan, ada tiga bendungan lainnya yang siap untuk dilakukan pengisian dan diresmikan. Ketiga bendungan tersebut adalah Bendungan Sei Gong di Kota Batam, Sindangheula di Serang, Banten, dan Passeloreng di Sulawesi Selatan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bendungan Gondang Bakal Jadi Tempat Wisata
Bendungan Muara Sei Gong di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau memiliki Kapasitas Tampung 11,8 juta m3, luas Genangan: 246,8 Ha yang akan menjadi sumber air baku berkapasitas sebesar 400 liter per detik.
Sedangkan Bendungan Sindangheula merupakan bendungan multifungsi  memiliki manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Serang maupun Kota  Serang untuk irigasi di Daerah Irigasi Cibanten seluas 1.000 hektare,  pengendalian banjir daerah hilir Kabupaten Serang dan Kota Serang dengan  kapasitas tampung banjir 1,5 juta m3 dan akan menyuplai air baku 0,8 m3  per detik bagi Kabupaten dan Kota Serang.
Untuk Bendungan Paselloreng yang memiliki kapasitas tampung 138 juta  m3 memiliki manfaat mengairi lahan irigasi seluas 7.000 ha, sebagai  sumber air baku di Kabupaten Wajo sebesar 305 liter/detik,  pembangkit  listrik mikrohidro 2,5 MW, serta konservasi air, pengendali banjir  Sungai Gilireng, perikanan air tawar dan pariwisata.

Menurut Hari, Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA akan fokus untuk  menyelesaian seluruh bendungan yang dibangun. Pembangunan bendungan baru  akan dilakukan secara bertahap yakni mulai tahun 2021 hingga 2023  masing-masing sebanyak 5 bendungan setiap tahun sehingga total 15  bendungan.

&amp;ldquo;Kita akan bangun di daerah yang memiliki potensi seperti Bendungan  Baliem dan Digul di Papua, Matenggeng di Kabupaten Cilacap, dan Lambakan  di Kabupaten Paser,&amp;rdquo; tandas Hari.</content:encoded></item></channel></rss>
