<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Teka-teki Lokasi Ibu Kota Baru, Kalimantan Mana?   </title><description>Pemindahan ibu kota negara jika direalisasikan pasti ke wilayah Kalimantan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2079207/teka-teki-lokasi-ibu-kota-baru-kalimantan-mana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2079207/teka-teki-lokasi-ibu-kota-baru-kalimantan-mana"/><item><title>Teka-teki Lokasi Ibu Kota Baru, Kalimantan Mana?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2079207/teka-teki-lokasi-ibu-kota-baru-kalimantan-mana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/15/470/2079207/teka-teki-lokasi-ibu-kota-baru-kalimantan-mana</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2019 18:38 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/15/470/2079207/teka-teki-lokasi-ibu-kota-baru-kalimantan-mana-TYSSaMBgxt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/15/470/2079207/teka-teki-lokasi-ibu-kota-baru-kalimantan-mana-TYSSaMBgxt.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description> 
BANJARMASIN - Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy S. Prawiradinata mengatakan pemindahan ibu kota negara jika direalisasikan pasti ke wilayah Kalimantan, apakah itu di Kalimantan Selatan, Tengah, Timur maupun lainnya.

&amp;ldquo;Pemindahan ibu kota sudah pasti akan di Kalimantan. Di mana pun ibu kota baru akan dibangun, dampaknya ke seluruh Kalimantan akan signifikan,&quot; katanya sebagaimana rilis yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Tata Usaha Pimpinan Kementerian PPN/Bappenas seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Senin (15/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Kalimantan Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Ibu Kota Baru
Menurut dia, Kalimantan merupakan daerah yang berada di tengah wilayah Indonesia, sehingga ibu kota dipindahkan ke tengah agar Indonesia-sentris, seimbang terhadap seluruh wilayah Indonesia.

Itulah mengapa Kalimantan menjadi pilihan, selain karena lahan yang luas dan relatif aman bencana.

Pemindahan ibu kota negara ini, kata dia, akan memacu pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, juga mendorong perdagangan antarwilayah Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ibu Kota Baru, Bangun Kantor hingga Apartemen Butuh Rp1.000 Triliun
Berdasarkan hasil rapat terbatas kabinet pada 29 April 2019, Presiden RI memberi arahan untuk memilih alternatif ketiga, yaitu ke luar Jawa.

Beberapa syararat untuk bisa menjadi ibu kota yaitu, harus berada di tengah NKRI untuk memudahkan akses dari seluruh provinsi serta harus dapat mendorong pemerataan antara Kawasan Barat dan Kawasan Timur Indonesia.
Terdapat tujuh kriteria penentuan lokasi yang digunakan, yaitu:  1.Lokasinya strategis, secara geografis berada di tengah wilayah  Indonesia. 2. Tersedia lahan luas milik pemerintah/BUMN Perkebunan untuk  mengurangi biaya investasi.

Selanjutnya, 3. Lahannya harus bebas bencana gempa bumi, gunung  berapi, tsunami, banjir, erosi, serta kebakaran hutan dan lahan gambut.  4. Tersedia sumber daya air cukup dan bebas pencemaran lingkungan.

Kemudian, 5. Dekat dengan kota existing yang sudah berkembang untuk  efisiensi investasi awal infrastruktur yang meliputi, akses  mobilitas/logistik seperti bandara, pelabuhan dan jalan.


Kemudian, ketersediaan pelabuhan laut dalam yang sangat penting untuk  mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim melalui konektivitas tol  laut antarpulau, tingkat layanan air minum, sanitasi, listrik, dan  jaringan komunikasi yang memadai untuk dikembangkan.

Syarat ke 6. Potensi konflik sosial rendah dan memiliki budaya  terbuka terhadap pendatang dan terakhir 7. Memenuhi perimeter pertahanan  dan keamanan.

Hingga saat ini, Kementerian PPN/Bappenas masih dalam proses  merampungkan kajian untuk menentukan lokasi pasti pemindahan ibu kota  negara.

&quot;Ini adalah seri Dialog Ibu Kota Negara untuk tiga lokasi di  Kalimantan. Setelah dari sini, kami akan ke Palangkaraya dan  Balikpapan,&quot; katanya.</description><content:encoded> 
BANJARMASIN - Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy S. Prawiradinata mengatakan pemindahan ibu kota negara jika direalisasikan pasti ke wilayah Kalimantan, apakah itu di Kalimantan Selatan, Tengah, Timur maupun lainnya.

&amp;ldquo;Pemindahan ibu kota sudah pasti akan di Kalimantan. Di mana pun ibu kota baru akan dibangun, dampaknya ke seluruh Kalimantan akan signifikan,&quot; katanya sebagaimana rilis yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Tata Usaha Pimpinan Kementerian PPN/Bappenas seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Senin (15/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Kalimantan Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Ibu Kota Baru
Menurut dia, Kalimantan merupakan daerah yang berada di tengah wilayah Indonesia, sehingga ibu kota dipindahkan ke tengah agar Indonesia-sentris, seimbang terhadap seluruh wilayah Indonesia.

Itulah mengapa Kalimantan menjadi pilihan, selain karena lahan yang luas dan relatif aman bencana.

Pemindahan ibu kota negara ini, kata dia, akan memacu pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, juga mendorong perdagangan antarwilayah Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ibu Kota Baru, Bangun Kantor hingga Apartemen Butuh Rp1.000 Triliun
Berdasarkan hasil rapat terbatas kabinet pada 29 April 2019, Presiden RI memberi arahan untuk memilih alternatif ketiga, yaitu ke luar Jawa.

Beberapa syararat untuk bisa menjadi ibu kota yaitu, harus berada di tengah NKRI untuk memudahkan akses dari seluruh provinsi serta harus dapat mendorong pemerataan antara Kawasan Barat dan Kawasan Timur Indonesia.
Terdapat tujuh kriteria penentuan lokasi yang digunakan, yaitu:  1.Lokasinya strategis, secara geografis berada di tengah wilayah  Indonesia. 2. Tersedia lahan luas milik pemerintah/BUMN Perkebunan untuk  mengurangi biaya investasi.

Selanjutnya, 3. Lahannya harus bebas bencana gempa bumi, gunung  berapi, tsunami, banjir, erosi, serta kebakaran hutan dan lahan gambut.  4. Tersedia sumber daya air cukup dan bebas pencemaran lingkungan.

Kemudian, 5. Dekat dengan kota existing yang sudah berkembang untuk  efisiensi investasi awal infrastruktur yang meliputi, akses  mobilitas/logistik seperti bandara, pelabuhan dan jalan.


Kemudian, ketersediaan pelabuhan laut dalam yang sangat penting untuk  mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim melalui konektivitas tol  laut antarpulau, tingkat layanan air minum, sanitasi, listrik, dan  jaringan komunikasi yang memadai untuk dikembangkan.

Syarat ke 6. Potensi konflik sosial rendah dan memiliki budaya  terbuka terhadap pendatang dan terakhir 7. Memenuhi perimeter pertahanan  dan keamanan.

Hingga saat ini, Kementerian PPN/Bappenas masih dalam proses  merampungkan kajian untuk menentukan lokasi pasti pemindahan ibu kota  negara.

&quot;Ini adalah seri Dialog Ibu Kota Negara untuk tiga lokasi di  Kalimantan. Setelah dari sini, kami akan ke Palangkaraya dan  Balikpapan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
