<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Berani Turunkan Suku Bunga?</title><description>Pengamat ekonomi (Ekonom) memprediksi Bank Indonesia masih akan menahan suku bunga acuannya atau BI 7 Days Repo Rate.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/278/2079734/gubernur-bi-berani-turunkan-suku-bunga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/278/2079734/gubernur-bi-berani-turunkan-suku-bunga"/><item><title>Gubernur BI Berani Turunkan Suku Bunga?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/278/2079734/gubernur-bi-berani-turunkan-suku-bunga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/278/2079734/gubernur-bi-berani-turunkan-suku-bunga</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2019 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/16/278/2079734/gubernur-bi-berani-turunkan-suku-bunga-lzMMmhdiMr.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Dkom BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/16/278/2079734/gubernur-bi-berani-turunkan-suku-bunga-lzMMmhdiMr.jpeg</image><title>Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Dkom BI)</title></images><description> 
JAKARTA - Pengamat ekonomi (Ekonom) memprediksi Bank Indonesia masih akan menahan suku bunga acuannya atau BI 7 Days Repo Rate pada bulan ini. Artinya suku bunga acuan pada bulan Juli masih berada di level 6%.
Asal tahu saja, Bank Indonesia akan melakukan Rapat Dewan Gubernur pada 17 dan 18 Juli 2019.  Dalam rapat tersebut salah satu yang menjadi pembahasan adalah mengenai suku bunga acuannya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bos BI: Suku Bunga Acuan Akan Turun
Saat ini, BI 7-Days Repo Rate berada di level 6%. Level tersebut sudah bertahan selama delapan bulan, dari November 2018.
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan, memang jika dilihat tren seharusnya bisa turun. Namun untuk bulan ini, dirinya memprediksi suku bunga acuan masih berada dilevel 6%
&quot;Saya pribadi melihatnya pasti turun, tapi timing-nya kemungkinan kalau besok (suku bunga acuan Juli 2019) masih di 6%,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (16/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: BI Masih Tahan Suku Bunga Acuan 6% Selama 6 BulanAviliani menjelaskan, meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dolar  Amerika Serikat saat ini menguat, namun penurunan suku bunga belum bisa  dilakukan pada bulan ini. Mengingat, BI masih fokus untuk menjaga  penguatan Rupiah hingga stabil.
&quot;Kalau saya melihatnya kemungkinan baru Agustus untuk bisa  (diturunkan suku bunga). Karena takutnya Rupiah baru menguat, kemudian  bunga naik, nanti Rupiah justru melemah lagi,&quot; katanya.
Menurut Aviliani, penurunan suku bunga diperkirakan akan dilakukan  pada Agustus. Namun jika mengacu pada market penurunan akan dilakukan  pada bulan ini hingga 50 basis poin alias 0,5%.
&quot;Saya lihat Rupiah kan baru menguat, saya rasa kalau pasar itu sudah  mem-punish bisa turun antara 25-50 basis poin. Nah sekarang tinggal  apakah gubernurnya berani untuk menurunkan sekarang,&quot; katanya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Pengamat ekonomi (Ekonom) memprediksi Bank Indonesia masih akan menahan suku bunga acuannya atau BI 7 Days Repo Rate pada bulan ini. Artinya suku bunga acuan pada bulan Juli masih berada di level 6%.
Asal tahu saja, Bank Indonesia akan melakukan Rapat Dewan Gubernur pada 17 dan 18 Juli 2019.  Dalam rapat tersebut salah satu yang menjadi pembahasan adalah mengenai suku bunga acuannya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bos BI: Suku Bunga Acuan Akan Turun
Saat ini, BI 7-Days Repo Rate berada di level 6%. Level tersebut sudah bertahan selama delapan bulan, dari November 2018.
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan, memang jika dilihat tren seharusnya bisa turun. Namun untuk bulan ini, dirinya memprediksi suku bunga acuan masih berada dilevel 6%
&quot;Saya pribadi melihatnya pasti turun, tapi timing-nya kemungkinan kalau besok (suku bunga acuan Juli 2019) masih di 6%,&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (16/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: BI Masih Tahan Suku Bunga Acuan 6% Selama 6 BulanAviliani menjelaskan, meskipun nilai tukar Rupiah terhadap Dolar  Amerika Serikat saat ini menguat, namun penurunan suku bunga belum bisa  dilakukan pada bulan ini. Mengingat, BI masih fokus untuk menjaga  penguatan Rupiah hingga stabil.
&quot;Kalau saya melihatnya kemungkinan baru Agustus untuk bisa  (diturunkan suku bunga). Karena takutnya Rupiah baru menguat, kemudian  bunga naik, nanti Rupiah justru melemah lagi,&quot; katanya.
Menurut Aviliani, penurunan suku bunga diperkirakan akan dilakukan  pada Agustus. Namun jika mengacu pada market penurunan akan dilakukan  pada bulan ini hingga 50 basis poin alias 0,5%.
&quot;Saya lihat Rupiah kan baru menguat, saya rasa kalau pasar itu sudah  mem-punish bisa turun antara 25-50 basis poin. Nah sekarang tinggal  apakah gubernurnya berani untuk menurunkan sekarang,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
