<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Bali Tak Ganggu Operasional Bandara Ngurah Rai</title><description>Operasional Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar berjalan normal setelah terjadi gempa berkekuatan 6.0 skala Richter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079477/gempa-bali-tak-ganggu-operasional-bandara-ngurah-rai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079477/gempa-bali-tak-ganggu-operasional-bandara-ngurah-rai"/><item><title>Gempa Bali Tak Ganggu Operasional Bandara Ngurah Rai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079477/gempa-bali-tak-ganggu-operasional-bandara-ngurah-rai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079477/gempa-bali-tak-ganggu-operasional-bandara-ngurah-rai</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2019 11:02 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/16/320/2079477/gempa-bali-tak-ganggu-operasional-bandara-ngurah-rai-SL1m6A6yK3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/16/320/2079477/gempa-bali-tak-ganggu-operasional-bandara-ngurah-rai-SL1m6A6yK3.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Operasional Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar berjalan normal setelah terjadi gempa berkekuatan 6.0 skala Richter di 83 kilometer Barat Daya Nusa Dua-Bali pada Selasa pagi.

&amp;ldquo;Alhamdulillah operasional Bandara Bali berjalan normal ,&amp;rdquo; kata Manajer Humas PT Angkasa Pura I (Persero) Awaluddin dalam pesan singkat seperti dikutip Antaranews, di Jakarta, Selasa (16/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Gempa Bermagnitudo 6,0 Guncang Nusa Dua Bali
Berdasarkan informasi info dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Bandara Ngurah Rai dapat beroperasi dengan normal, dan telah dilakukan pengecekan lebih terhadap fasilitas sisi udara dan fasilitas sisi darat serta fasilitas pelayanan navigasi penerbangan Airnav, semua dalam kondisi normal dan dapat melayani.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
&amp;nbsp;Baca Juga: BMKG Mutakhirkan Gempa Bali Menjadi Bermagnitudo 5,8
Pada Selasa (16/7) pukul 07.18.35 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempabumi tektonik.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Troyono menjelaskan hasil analisis yang menunjukkan informasi episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,08 LS dan 114,55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 kilometer arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali pada kedalaman 104 kilometer.
Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Badung V MMI,  Nusa Dua IV-V MMI, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat IV  MMI, Banyuwangi, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara III  MMI, jember, lumajang II- III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan  dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil  pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami

&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan  akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi  tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; katanya.

Rahmat menambahkan hingga pukul 07.50 WIB, Hasil monitoring BMKG  belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

&amp;ldquo;Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh  oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Operasional Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar berjalan normal setelah terjadi gempa berkekuatan 6.0 skala Richter di 83 kilometer Barat Daya Nusa Dua-Bali pada Selasa pagi.

&amp;ldquo;Alhamdulillah operasional Bandara Bali berjalan normal ,&amp;rdquo; kata Manajer Humas PT Angkasa Pura I (Persero) Awaluddin dalam pesan singkat seperti dikutip Antaranews, di Jakarta, Selasa (16/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Gempa Bermagnitudo 6,0 Guncang Nusa Dua Bali
Berdasarkan informasi info dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Bandara Ngurah Rai dapat beroperasi dengan normal, dan telah dilakukan pengecekan lebih terhadap fasilitas sisi udara dan fasilitas sisi darat serta fasilitas pelayanan navigasi penerbangan Airnav, semua dalam kondisi normal dan dapat melayani.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
&amp;nbsp;Baca Juga: BMKG Mutakhirkan Gempa Bali Menjadi Bermagnitudo 5,8
Pada Selasa (16/7) pukul 07.18.35 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempabumi tektonik.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Troyono menjelaskan hasil analisis yang menunjukkan informasi episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,08 LS dan 114,55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 kilometer arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali pada kedalaman 104 kilometer.
Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Badung V MMI,  Nusa Dua IV-V MMI, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat IV  MMI, Banyuwangi, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara III  MMI, jember, lumajang II- III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan  dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil  pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami

&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan  akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi  tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; katanya.

Rahmat menambahkan hingga pukul 07.50 WIB, Hasil monitoring BMKG  belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

&amp;ldquo;Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh  oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
