<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta di Balik Kartu Sakti Jokowi, Rp10 Triliun untuk Pengangguran</title><description>Kita juga akan mendesain Rp10,3 triliun untuk Kartu Prakerja, yaitu untuk 1 juta (penerima) melalui pelatihan digital</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079584/6-fakta-di-balik-kartu-sakti-jokowi-rp10-triliun-untuk-pengangguran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079584/6-fakta-di-balik-kartu-sakti-jokowi-rp10-triliun-untuk-pengangguran"/><item><title>6 Fakta di Balik Kartu Sakti Jokowi, Rp10 Triliun untuk Pengangguran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079584/6-fakta-di-balik-kartu-sakti-jokowi-rp10-triliun-untuk-pengangguran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/16/320/2079584/6-fakta-di-balik-kartu-sakti-jokowi-rp10-triliun-untuk-pengangguran</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2019 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/16/320/2079584/6-fakta-di-balik-kartu-sakti-jokowi-rp10-triliun-untuk-pengangguran-cggcw6jmds.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Jokowi Kenalkan Kartu Sakti</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/16/320/2079584/6-fakta-di-balik-kartu-sakti-jokowi-rp10-triliun-untuk-pengangguran-cggcw6jmds.jpg</image><title>Foto: Jokowi Kenalkan Kartu Sakti</title></images><description>JAKARTA - Janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pemilu lalu yakni penyediaan tiga kartu sakti dipastikan bakal terealisasi. Itu setelah alokasi dana tiga kartu sakti tersebut masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.
Berikut fakta-fakta soal 3 Kartu Sakti Jokowi yang dikutip Okezone dari Koran Sindo:
1.	APBN Danai Kartu Jokowi
Tiga kartu sakti itu adalah Kartu Sembako Murah, Kartu Prakerja, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
&amp;ldquo;Pada 2020 ada beberapa belanja yang merupakan janji dari presiden waktu itu,&amp;rdquo; ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.
2.	Pengangguran Diberi Modal
Sri Mulyani mengatakan, untuk Kartu Prakerja, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 triliun yang diperuntukkan bagi 2 juta penerima manfaat.
Baca Juga: 3 Kartu Sakti Baru Presiden Jokowi, Sri Mulyani: Inisiatif Bagus
&amp;ldquo;Kita juga akan mendesain Rp10,3 triliun untuk Kartu Prakerja, yaitu untuk 1 juta (penerima) melalui pelatihan digital dan 1 juta (penerima) pelatihan reguler. Saat ini desain program masih di bahas antar menteri terkait di bawah koordinator Menko Pereko nomian,&amp;rdquo; ungkapnya.
Menurut dia, dalam waktu empat tahun mendatang setidaknya 780.000 mahasiswa yang juga akan menerima KIP Kuliah. &amp;ldquo;Ini adalah menambah anggaran yang tadinya sekitar Rp4,8 triliun dengan tambahan Rp7,6 triliun. Nanti kita akan masih hitung lagi dari sisi tambahan. Untuk 2020, startnya Rp4,8 triliun. Nanti pasti tahun-tahun ke depan jumlahnya akan naik karena jumlah enrolmentnya juga akan meningkat,&amp;rdquo; jelasnya.
3.	Kartu Sembako
Berkaitan dengan Kartu Sembako Murah, pemerintah akan meredesain program Beras Sejahtera (Rastra) yang ada saat ini. Dia memastikan jumlah rumah tangga maupun penerima manfaat akan ditingkatkan.
Baca Juga: Pamerkan 3 Kartu Sakti, Jokowi Ajak Pilih Pemimpin yang Berpengalaman
&amp;ldquo;Untuk kartu sembako, jumlah alokasinya diperkirakan mencapai Rp25,7 triliun mencapai lebih dari 15,6 juta keluarga penerima manfaat,&amp;rdquo; katanya.
4.	Gaji ke-13
Sri Mulyani menambahkan, untuk belanja pegawai baik gaji ke-13 ataupun tunjangan hari raya (THR) akan dipertahankan, namun belum dapat dipastikan jumlahnya. &amp;ldquo;Seperti beberapa tahun kita akan lihat jumlahnya mencakup seluruh gaji pokok dan tukin, most likely kita tetap akan pertahankan itu,&amp;rdquo; paparnya.
Saat membuka rapat terbatas tentang pagu indikatif RA PBN 2020, Presiden Jokowi meminta jajarannya mempersiapkan RAPBN 2020 yang dapat mengantisipasi dinamika ekonomi global.
&amp;ldquo;RAPBN 2020 harus di rancang agar mampu beradaptasi dengan suasana global yang dinamis tersebut dan kita jaga agar tetap sehat, tetapi juga responsif dan memperkuat daya saing serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita,&amp;rdquo; ungkapnya.5.	Fokus APBN 2020
Dia mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam  penyusunan RAPBN. Pertama , mengenai prioritas pemanfaatan anggaran  dalam RAPBN 2020 yang menyasar pada peningkatan kualitas sumber daya  manusia dan penyerapannya pada dunia usaha yang juga mampu memberikan  stimulus bagi peningkatan ekspor dan investasi.
&amp;ldquo;RAPBN 2020 terutama kita prioritaskan untuk memperbaiki kualitas  sumber daya manusia baik melalui pendidikan, kesehatan, dan  pelatihan-pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan  kebutuhan industri. Juga memberikan stimulus rangsangan meningkatkan  ekspor dan investasi. Ini penting sekali,&amp;rdquo; tandasnya.
Kedua , pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar 5% di bidang  kesehatan. Anggaran ini diharapkan dapat benar-benar meningkatkan  kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Tanah Air. Apalagi, program  peningkatan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM)  sebagaimana yang disinggung dalam hal pertama memerlukan kondisi fisik  SDM yang prima.
&amp;ldquo;Yang paling penting pemberantasan stunting , kurang gizi,  keselamatan ibu hamil saat melahirkan, dan program imunisasi ini  betul-betul harus menjadi fokus kita dalam pembangunan sumber daya  manusia,&amp;rdquo; ucapnya.
6.	Jokowi Minta Penggunaan Anggaran Efektif
Sementara yang berkaitan dengan program pembangunan akan difokuskan  pada sentra-sentra yang bakal memiliki produktivitas tinggi. Terutama di  kawasan ekonomi khusus, kawasan-kawasan pariwisata, kawasan industri  kecil, kawasan-kawasan produksi persawahan, kawasan produksi pertanian,  perkebunan, dan perikanan. Selain itu, juga di sentra-sentra usaha  mikro, usaha kecil, dan usaha me nengah.
&amp;ldquo;RAPBN 2020 harus mampu mengurangi kemiskinan dan saya melihat yang  namanya PKH, dana desa, dan nantinya kartu sembako ini betul-betul bisa  menyasar pada yang membutuhkan, termasuk juga bantuan modal untuk  pengusaha-pengusaha mikro,&amp;rdquo; paparnya.
Jokowi juga mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara  efektif dan efisien serta tepat sasaran. Dia meminta agar belanja tak  produktif dikurangi.</description><content:encoded>JAKARTA - Janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pemilu lalu yakni penyediaan tiga kartu sakti dipastikan bakal terealisasi. Itu setelah alokasi dana tiga kartu sakti tersebut masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.
Berikut fakta-fakta soal 3 Kartu Sakti Jokowi yang dikutip Okezone dari Koran Sindo:
1.	APBN Danai Kartu Jokowi
Tiga kartu sakti itu adalah Kartu Sembako Murah, Kartu Prakerja, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
&amp;ldquo;Pada 2020 ada beberapa belanja yang merupakan janji dari presiden waktu itu,&amp;rdquo; ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.
2.	Pengangguran Diberi Modal
Sri Mulyani mengatakan, untuk Kartu Prakerja, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 triliun yang diperuntukkan bagi 2 juta penerima manfaat.
Baca Juga: 3 Kartu Sakti Baru Presiden Jokowi, Sri Mulyani: Inisiatif Bagus
&amp;ldquo;Kita juga akan mendesain Rp10,3 triliun untuk Kartu Prakerja, yaitu untuk 1 juta (penerima) melalui pelatihan digital dan 1 juta (penerima) pelatihan reguler. Saat ini desain program masih di bahas antar menteri terkait di bawah koordinator Menko Pereko nomian,&amp;rdquo; ungkapnya.
Menurut dia, dalam waktu empat tahun mendatang setidaknya 780.000 mahasiswa yang juga akan menerima KIP Kuliah. &amp;ldquo;Ini adalah menambah anggaran yang tadinya sekitar Rp4,8 triliun dengan tambahan Rp7,6 triliun. Nanti kita akan masih hitung lagi dari sisi tambahan. Untuk 2020, startnya Rp4,8 triliun. Nanti pasti tahun-tahun ke depan jumlahnya akan naik karena jumlah enrolmentnya juga akan meningkat,&amp;rdquo; jelasnya.
3.	Kartu Sembako
Berkaitan dengan Kartu Sembako Murah, pemerintah akan meredesain program Beras Sejahtera (Rastra) yang ada saat ini. Dia memastikan jumlah rumah tangga maupun penerima manfaat akan ditingkatkan.
Baca Juga: Pamerkan 3 Kartu Sakti, Jokowi Ajak Pilih Pemimpin yang Berpengalaman
&amp;ldquo;Untuk kartu sembako, jumlah alokasinya diperkirakan mencapai Rp25,7 triliun mencapai lebih dari 15,6 juta keluarga penerima manfaat,&amp;rdquo; katanya.
4.	Gaji ke-13
Sri Mulyani menambahkan, untuk belanja pegawai baik gaji ke-13 ataupun tunjangan hari raya (THR) akan dipertahankan, namun belum dapat dipastikan jumlahnya. &amp;ldquo;Seperti beberapa tahun kita akan lihat jumlahnya mencakup seluruh gaji pokok dan tukin, most likely kita tetap akan pertahankan itu,&amp;rdquo; paparnya.
Saat membuka rapat terbatas tentang pagu indikatif RA PBN 2020, Presiden Jokowi meminta jajarannya mempersiapkan RAPBN 2020 yang dapat mengantisipasi dinamika ekonomi global.
&amp;ldquo;RAPBN 2020 harus di rancang agar mampu beradaptasi dengan suasana global yang dinamis tersebut dan kita jaga agar tetap sehat, tetapi juga responsif dan memperkuat daya saing serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita,&amp;rdquo; ungkapnya.5.	Fokus APBN 2020
Dia mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam  penyusunan RAPBN. Pertama , mengenai prioritas pemanfaatan anggaran  dalam RAPBN 2020 yang menyasar pada peningkatan kualitas sumber daya  manusia dan penyerapannya pada dunia usaha yang juga mampu memberikan  stimulus bagi peningkatan ekspor dan investasi.
&amp;ldquo;RAPBN 2020 terutama kita prioritaskan untuk memperbaiki kualitas  sumber daya manusia baik melalui pendidikan, kesehatan, dan  pelatihan-pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan  kebutuhan industri. Juga memberikan stimulus rangsangan meningkatkan  ekspor dan investasi. Ini penting sekali,&amp;rdquo; tandasnya.
Kedua , pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar 5% di bidang  kesehatan. Anggaran ini diharapkan dapat benar-benar meningkatkan  kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Tanah Air. Apalagi, program  peningkatan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM)  sebagaimana yang disinggung dalam hal pertama memerlukan kondisi fisik  SDM yang prima.
&amp;ldquo;Yang paling penting pemberantasan stunting , kurang gizi,  keselamatan ibu hamil saat melahirkan, dan program imunisasi ini  betul-betul harus menjadi fokus kita dalam pembangunan sumber daya  manusia,&amp;rdquo; ucapnya.
6.	Jokowi Minta Penggunaan Anggaran Efektif
Sementara yang berkaitan dengan program pembangunan akan difokuskan  pada sentra-sentra yang bakal memiliki produktivitas tinggi. Terutama di  kawasan ekonomi khusus, kawasan-kawasan pariwisata, kawasan industri  kecil, kawasan-kawasan produksi persawahan, kawasan produksi pertanian,  perkebunan, dan perikanan. Selain itu, juga di sentra-sentra usaha  mikro, usaha kecil, dan usaha me nengah.
&amp;ldquo;RAPBN 2020 harus mampu mengurangi kemiskinan dan saya melihat yang  namanya PKH, dana desa, dan nantinya kartu sembako ini betul-betul bisa  menyasar pada yang membutuhkan, termasuk juga bantuan modal untuk  pengusaha-pengusaha mikro,&amp;rdquo; paparnya.
Jokowi juga mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara  efektif dan efisien serta tepat sasaran. Dia meminta agar belanja tak  produktif dikurangi.</content:encoded></item></channel></rss>
