<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bitcoin Anjlok 10% Imbas Diperiksanya Uang Libra Milik Facebook</title><description>Bitcoin kehilangan nilai lebih dari 10% setelah anggota parlemen AS memeriksa Facebook secara terus-menurus</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080067/bitcoin-anjlok-10-imbas-diperiksanya-uang-libra-milik-facebook</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080067/bitcoin-anjlok-10-imbas-diperiksanya-uang-libra-milik-facebook"/><item><title>Bitcoin Anjlok 10% Imbas Diperiksanya Uang Libra Milik Facebook</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080067/bitcoin-anjlok-10-imbas-diperiksanya-uang-libra-milik-facebook</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080067/bitcoin-anjlok-10-imbas-diperiksanya-uang-libra-milik-facebook</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2019 13:56 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/17/320/2080067/bitcoin-anjlok-10-imbas-diperiksanya-uang-libra-milik-facebook-hn2QgL4yEU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bitcoin (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/17/320/2080067/bitcoin-anjlok-10-imbas-diperiksanya-uang-libra-milik-facebook-hn2QgL4yEU.jpg</image><title>Ilustrasi Bitcoin (Foto: Shutterstock)</title></images><description>LONDON - Pasar mata uang kripto terpukul pada perdagangan Selasa (16/7/2019) dengan bitcoin kehilangan nilai lebih dari 10% setelah anggota parlemen AS memeriksa Facebook secara terus-menurus tentang rencana mata uang kriptonya, ketika pengawasan politis dan regulasi terhadap koin digital meningkat.
Raksasa media sosial itu berjuang untuk mendapatkan dukungan Washington setelah pihaknya mengejutkan regulator dan anggota parlemen dengan pengumuman pada 18 Juni bahwa ia berharap untuk meluncurkan koin digital sendiri bernama Libra pada 2020.
Baca Juga: Investasi Bitcoin Berisiko Tinggi tapi Bisa Untung Rp300 Juta
David Marcus, eksekutif puncak perusahaan yang mengawasi proyek Libra yang direncanakan, menjawab pertanyaan dari Komite Perbankan Senat. Selama persidangan, seorang senator AS mengatakan Facebook &quot;delusional&quot; untuk percaya orang akan mempercayainya dengan uang mereka.
Baca Juga: Ini Cara Menangkal Jerat Investasi Bodong
Rencana Libra Facebook, yang dipandang sebagai langkah besar untuk adaptasi mata uang virtual yang lebih luas, telah membantu memicu reli bitcoin, ethereum, dan koin digital lainnya tahun ini.
&quot;Libra pada dasarnya dikecam di Senat,&quot; kata Kepala Pedagang Coinsquare Capital Markets Ltd Lennon Sweeting, dikutip dari Antaranews, Rabu (17/7/2019).Mata uang digital kemungkinan akan pulih dengan bitcoin kembali ke kisaran perdagangan USD11.000 - USD12.000, kata Sweeting.
Pukul 02.56 malam (18.56 GMT), bitcoin jatuh 11,69% menjadi  USD9.582,12 di bursa Bitstamp yang berbasis di Luxembourg. Mata uang  digital tersebut jatuh di bawah USD10.000 untuk pertama kalinya dalam  dua minggu.
Mata uang kripto terbesar dan paling terkenal di dunia itu naik  menjadi hampir USD14.000 pada akhir Juni, tidak lama setelah Facebook  meluncurkan rencana Libra-nya. Itu masih jauh di bawah rekor tertinggi  hampir USD20.000 yang ditetapkan pada akhir 2017.
Ethereum, mata uang virtual nomor dua, kehilangan 13,32% menjadi  USD198,2 setelah mencapai USD190,41, yang merupakan level terendah sejak  13 Mei. Mata uang digital lain yang diikuti secara luas seperti Ripple  turun 8,0% pada hari itu. Demikian laporan yang dikutip Reuters.</description><content:encoded>LONDON - Pasar mata uang kripto terpukul pada perdagangan Selasa (16/7/2019) dengan bitcoin kehilangan nilai lebih dari 10% setelah anggota parlemen AS memeriksa Facebook secara terus-menurus tentang rencana mata uang kriptonya, ketika pengawasan politis dan regulasi terhadap koin digital meningkat.
Raksasa media sosial itu berjuang untuk mendapatkan dukungan Washington setelah pihaknya mengejutkan regulator dan anggota parlemen dengan pengumuman pada 18 Juni bahwa ia berharap untuk meluncurkan koin digital sendiri bernama Libra pada 2020.
Baca Juga: Investasi Bitcoin Berisiko Tinggi tapi Bisa Untung Rp300 Juta
David Marcus, eksekutif puncak perusahaan yang mengawasi proyek Libra yang direncanakan, menjawab pertanyaan dari Komite Perbankan Senat. Selama persidangan, seorang senator AS mengatakan Facebook &quot;delusional&quot; untuk percaya orang akan mempercayainya dengan uang mereka.
Baca Juga: Ini Cara Menangkal Jerat Investasi Bodong
Rencana Libra Facebook, yang dipandang sebagai langkah besar untuk adaptasi mata uang virtual yang lebih luas, telah membantu memicu reli bitcoin, ethereum, dan koin digital lainnya tahun ini.
&quot;Libra pada dasarnya dikecam di Senat,&quot; kata Kepala Pedagang Coinsquare Capital Markets Ltd Lennon Sweeting, dikutip dari Antaranews, Rabu (17/7/2019).Mata uang digital kemungkinan akan pulih dengan bitcoin kembali ke kisaran perdagangan USD11.000 - USD12.000, kata Sweeting.
Pukul 02.56 malam (18.56 GMT), bitcoin jatuh 11,69% menjadi  USD9.582,12 di bursa Bitstamp yang berbasis di Luxembourg. Mata uang  digital tersebut jatuh di bawah USD10.000 untuk pertama kalinya dalam  dua minggu.
Mata uang kripto terbesar dan paling terkenal di dunia itu naik  menjadi hampir USD14.000 pada akhir Juni, tidak lama setelah Facebook  meluncurkan rencana Libra-nya. Itu masih jauh di bawah rekor tertinggi  hampir USD20.000 yang ditetapkan pada akhir 2017.
Ethereum, mata uang virtual nomor dua, kehilangan 13,32% menjadi  USD198,2 setelah mencapai USD190,41, yang merupakan level terendah sejak  13 Mei. Mata uang digital lain yang diikuti secara luas seperti Ripple  turun 8,0% pada hari itu. Demikian laporan yang dikutip Reuters.</content:encoded></item></channel></rss>
