<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Mahal, Kemendag Duga Pasokan Cabai Rendah</title><description>Harga cabai di sejumlah daerah terus terpantau mengalami peningkatkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080075/harga-mahal-kemendag-duga-pasokan-cabai-rendah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080075/harga-mahal-kemendag-duga-pasokan-cabai-rendah"/><item><title>Harga Mahal, Kemendag Duga Pasokan Cabai Rendah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080075/harga-mahal-kemendag-duga-pasokan-cabai-rendah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/17/320/2080075/harga-mahal-kemendag-duga-pasokan-cabai-rendah</guid><pubDate>Rabu 17 Juli 2019 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/17/320/2080075/harga-mahal-kemendag-duga-pasokan-cabai-rendah-fWnHbce3h7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cabai (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/17/320/2080075/harga-mahal-kemendag-duga-pasokan-cabai-rendah-fWnHbce3h7.jpg</image><title>Cabai (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga cabai di sejumlah daerah terus terpantau mengalami peningkatkan. Seperti di Jakarta, rata-rata kenaikan harga setiap harinya sebesar Rp1.500 hingga Rp2.000 per kilogram (kg).

Mengutip data Info Pangan Jakarta, Rabu (17/7/2019), harga rata-rata cabai rawit mencapai Rp71.000 per kilogram (kg). Lalu harga cabai merah besar tercatat sebesar Rp71.675 per kg dan cabai merah keriting mencapai Rp69.048 per kg.
&amp;nbsp;Baca juga: Cabai Rawit Tembus Rp100.000/Kg, Masyarakat: Kami Tidak Sanggup

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahja Widayanti menyatakan, secara teori naiknya harga sebuah komoditas sangat erat dengan permintaan dan jumlah pasokan. Dia pun menduga adanya kemungkinan pasokan cabai lebih rendah daripada tingkat permintaan pasar.

&quot;Harga itu kan pengaruh dari supply dan demand. Bisa jadi begitu (pasokan lebih rendah dari permintaan), tapi ini harus saya lihat dulu datanya,&quot; ungkapnya ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Dia menyatakan, untuk memastikan kondisi yang terjadi di lapangan,  pihaknya telah meminta data pasokan cabai kepada pihak Direktorat  Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan). &quot;Saya tadi sudah  minta data ke Dirjen Holtikultura, tapi belum dapat (datanya),&quot; tambah  Tjahja.

Menurutnya, jika nanti data yang diberikan pihak Kementan menunjukkan  pasokan cabai memadai, maka Kemendag akan melakukan operasi pasar untuk  menekan tingginya harga.

&quot;Kalau ada stok tentu saja (operasi pasar). Kita akan perintahkan  kepada pedagang cabai untuk menurunkan harga, atau juga operasi pasar,&quot;  ucap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga cabai di sejumlah daerah terus terpantau mengalami peningkatkan. Seperti di Jakarta, rata-rata kenaikan harga setiap harinya sebesar Rp1.500 hingga Rp2.000 per kilogram (kg).

Mengutip data Info Pangan Jakarta, Rabu (17/7/2019), harga rata-rata cabai rawit mencapai Rp71.000 per kilogram (kg). Lalu harga cabai merah besar tercatat sebesar Rp71.675 per kg dan cabai merah keriting mencapai Rp69.048 per kg.
&amp;nbsp;Baca juga: Cabai Rawit Tembus Rp100.000/Kg, Masyarakat: Kami Tidak Sanggup

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahja Widayanti menyatakan, secara teori naiknya harga sebuah komoditas sangat erat dengan permintaan dan jumlah pasokan. Dia pun menduga adanya kemungkinan pasokan cabai lebih rendah daripada tingkat permintaan pasar.

&quot;Harga itu kan pengaruh dari supply dan demand. Bisa jadi begitu (pasokan lebih rendah dari permintaan), tapi ini harus saya lihat dulu datanya,&quot; ungkapnya ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Dia menyatakan, untuk memastikan kondisi yang terjadi di lapangan,  pihaknya telah meminta data pasokan cabai kepada pihak Direktorat  Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan). &quot;Saya tadi sudah  minta data ke Dirjen Holtikultura, tapi belum dapat (datanya),&quot; tambah  Tjahja.

Menurutnya, jika nanti data yang diberikan pihak Kementan menunjukkan  pasokan cabai memadai, maka Kemendag akan melakukan operasi pasar untuk  menekan tingginya harga.

&quot;Kalau ada stok tentu saja (operasi pasar). Kita akan perintahkan  kepada pedagang cabai untuk menurunkan harga, atau juga operasi pasar,&quot;  ucap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
