<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Netflix Anjlok 11%, Wall Street Dibuka Melemah</title><description>Saham-saham di Wall Street dibuka melemah pada perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/278/2080762/saham-netflix-anjlok-11-wall-street-dibuka-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/278/2080762/saham-netflix-anjlok-11-wall-street-dibuka-melemah"/><item><title>Saham Netflix Anjlok 11%, Wall Street Dibuka Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/278/2080762/saham-netflix-anjlok-11-wall-street-dibuka-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/278/2080762/saham-netflix-anjlok-11-wall-street-dibuka-melemah</guid><pubDate>Kamis 18 Juli 2019 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/18/278/2080762/saham-netflix-anjlok-11-wall-street-dibuka-melemah-xqYY22jhdW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/18/278/2080762/saham-netflix-anjlok-11-wall-street-dibuka-melemah-xqYY22jhdW.jpg</image><title>Wall Street (Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Saham-saham di Wall Street dibuka melemah pada perdagangan hari ini. Salah satu pemicu pelemahan tersebut dikarenakan anjloknya saham perintis streaming, Netflix (NFLX).

Melansir laman Reuters, New York, Kamis (18/7/2019), Dow Jones Industrial Average turun 27,87 poin atau 0,10% jadi 27.191,98. S&amp;amp;P 500 dibuka lebih rendah sebesar 5,55 poin, atau 0,19%, pada 2.978,87. Sementara itu, Nasdaq Composite .IXIC turun 33,44 poin, atau 0,41%, menjadi 8.151,76.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Berakhir Melemah karena Laporan Laba Perusahaan AS
Saham perusahaan Netflix turun 11% di awal perdagangan, karena investor khawatir atas pertumbuhan global yang lebih rendah dari perkiraan dan tanda-tanda kesulitan perusahaan tersebut&amp;nbsp; di AS.

Perusahaan menambahkan hanya 2,83 juta pelanggan streaming berbayar internasional, dibandingkan dengan ekspektasi jalanan sebesar 4,8 juta. Broker Cowen &amp;amp; Co menghitung telah melewatkan harapan untuk nomor pelanggan kuartal kedua tiga kali dalam empat tahun terakhir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Dibuka Landai di Tengah Kekhawatiran Investor
&quot;Kehilangan pelanggan tidak pernah terjadi sebelumnya, meskipun besarnya kehilangan internasional lebih besar dari biasanya,&quot; kata analis RBC Capital Markets.

&quot;Tapi hasil Q2 menyoroti pentingnya konten yang kuat dan setidaknya menimbulkan pertanyaan apakah NFLX perlu lebih terkendali dengan kenaikan harga yang fluktuatif,&quot; tambahnya.

Netflix, yang memiliki 151,6 juta pelanggan, menaikkan harga di Inggris, Swiss, Yunani, dan Eropa Barat pada kuartal tersebut.</description><content:encoded>NEW YORK - Saham-saham di Wall Street dibuka melemah pada perdagangan hari ini. Salah satu pemicu pelemahan tersebut dikarenakan anjloknya saham perintis streaming, Netflix (NFLX).

Melansir laman Reuters, New York, Kamis (18/7/2019), Dow Jones Industrial Average turun 27,87 poin atau 0,10% jadi 27.191,98. S&amp;amp;P 500 dibuka lebih rendah sebesar 5,55 poin, atau 0,19%, pada 2.978,87. Sementara itu, Nasdaq Composite .IXIC turun 33,44 poin, atau 0,41%, menjadi 8.151,76.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Berakhir Melemah karena Laporan Laba Perusahaan AS
Saham perusahaan Netflix turun 11% di awal perdagangan, karena investor khawatir atas pertumbuhan global yang lebih rendah dari perkiraan dan tanda-tanda kesulitan perusahaan tersebut&amp;nbsp; di AS.

Perusahaan menambahkan hanya 2,83 juta pelanggan streaming berbayar internasional, dibandingkan dengan ekspektasi jalanan sebesar 4,8 juta. Broker Cowen &amp;amp; Co menghitung telah melewatkan harapan untuk nomor pelanggan kuartal kedua tiga kali dalam empat tahun terakhir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Dibuka Landai di Tengah Kekhawatiran Investor
&quot;Kehilangan pelanggan tidak pernah terjadi sebelumnya, meskipun besarnya kehilangan internasional lebih besar dari biasanya,&quot; kata analis RBC Capital Markets.

&quot;Tapi hasil Q2 menyoroti pentingnya konten yang kuat dan setidaknya menimbulkan pertanyaan apakah NFLX perlu lebih terkendali dengan kenaikan harga yang fluktuatif,&quot; tambahnya.

Netflix, yang memiliki 151,6 juta pelanggan, menaikkan harga di Inggris, Swiss, Yunani, dan Eropa Barat pada kuartal tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
