<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Turun, Gaikindo Sebut Industri Automotif RI Sudah Mandiri</title><description>Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menyebut sektor industri automotif saat ini sudah bisa berdiri sendiri alias mandiri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/320/2080599/impor-turun-gaikindo-sebut-industri-automotif-ri-sudah-mandiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/320/2080599/impor-turun-gaikindo-sebut-industri-automotif-ri-sudah-mandiri"/><item><title>Impor Turun, Gaikindo Sebut Industri Automotif RI Sudah Mandiri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/320/2080599/impor-turun-gaikindo-sebut-industri-automotif-ri-sudah-mandiri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/18/320/2080599/impor-turun-gaikindo-sebut-industri-automotif-ri-sudah-mandiri</guid><pubDate>Kamis 18 Juli 2019 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/18/320/2080599/impor-turun-gaikindo-sebut-industri-automotif-ri-sudah-mandiri-FYlMTKT22H.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pameran GIIAS 2019 (Giri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/18/320/2080599/impor-turun-gaikindo-sebut-industri-automotif-ri-sudah-mandiri-FYlMTKT22H.jpeg</image><title>Foto: Pameran GIIAS 2019 (Giri/Okezone)</title></images><description> 
TANGERANG - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menyebut sektor industri automotif saat ini sudah bisa berdiri sendiri alias mandiri. Maksudnya, sektor industri ini sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menperin Tantang Gaikindo Ekspor 350.000 Unit Mobil Tahun Ini
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan bahan baku untuk industri automotif kini sudah bisa dipenuhi sendiri, sehingga, ekspor automotif pun mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi pada tahun ini.

&quot;Saat ini industri automotif Indonesia sudah mandiri dalam memenuhi kebutuhan domestik,&quot; ujarnya saat ditemui di ICE BSD Tangerang, Kamis (18/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ekspor Automotif Indonesia Kalah dari Thailand, Wapres JK: Kita Terlambat
Yohanes menambahkan salah satu tolak ukur yang dipakai untuk menentukan kemandirian industri otomotif Indonesia, yakni makin menurunnya angka impor mobil. Pada tahun 2018 impor automotif Indonesia mencapai 90.000 unit turun dari tahun sebelumnya.

&quot;Pencatatan impor automotif Indonesia pada tahun 2018 adalah sekitar 90.000 unit, terus menurun dari pencatatan di tahun sebelumnya,&quot; ucapnya.
Turunnya angka impor mobil diikuti dengan naiknya kinerja ekspor  mobil Indonesia. Pada tahun 2018 ekspor mobil mencapai 264.553 unit atau  tumbuh 14,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

&quot;Berdasarkan data yang dirangkum Gaikindo, ekspor mobil utuh atau CBU  sepanjang 2018 tumbuh 14,4 persen atau 264,500 unit. Pencapaian  tersebut adalah yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,&quot;  kata Yohanes.

Yohanes menambahkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan ekspor mobil  mencapai 300.000 unit. Dari jumlah tersebut diekspor menuju 80 negara  dari mulai Asia Tenggara hingga Amerika.

&quot;Kendaraan-kendaraan dari Indonesia tersebut telah diekspor ke 80  negara yang mencakup ASEAN, Asia, Afrika, negara-negara Amerika, bahkan  Jepang. Tahun 2019 Gaikindo akan mengupayakan angka ekspor dapat  mencapai 300.000 unit,&quot; katanya.
</description><content:encoded> 
TANGERANG - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menyebut sektor industri automotif saat ini sudah bisa berdiri sendiri alias mandiri. Maksudnya, sektor industri ini sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menperin Tantang Gaikindo Ekspor 350.000 Unit Mobil Tahun Ini
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan bahan baku untuk industri automotif kini sudah bisa dipenuhi sendiri, sehingga, ekspor automotif pun mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi pada tahun ini.

&quot;Saat ini industri automotif Indonesia sudah mandiri dalam memenuhi kebutuhan domestik,&quot; ujarnya saat ditemui di ICE BSD Tangerang, Kamis (18/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ekspor Automotif Indonesia Kalah dari Thailand, Wapres JK: Kita Terlambat
Yohanes menambahkan salah satu tolak ukur yang dipakai untuk menentukan kemandirian industri otomotif Indonesia, yakni makin menurunnya angka impor mobil. Pada tahun 2018 impor automotif Indonesia mencapai 90.000 unit turun dari tahun sebelumnya.

&quot;Pencatatan impor automotif Indonesia pada tahun 2018 adalah sekitar 90.000 unit, terus menurun dari pencatatan di tahun sebelumnya,&quot; ucapnya.
Turunnya angka impor mobil diikuti dengan naiknya kinerja ekspor  mobil Indonesia. Pada tahun 2018 ekspor mobil mencapai 264.553 unit atau  tumbuh 14,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

&quot;Berdasarkan data yang dirangkum Gaikindo, ekspor mobil utuh atau CBU  sepanjang 2018 tumbuh 14,4 persen atau 264,500 unit. Pencapaian  tersebut adalah yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,&quot;  kata Yohanes.

Yohanes menambahkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan ekspor mobil  mencapai 300.000 unit. Dari jumlah tersebut diekspor menuju 80 negara  dari mulai Asia Tenggara hingga Amerika.

&quot;Kendaraan-kendaraan dari Indonesia tersebut telah diekspor ke 80  negara yang mencakup ASEAN, Asia, Afrika, negara-negara Amerika, bahkan  Jepang. Tahun 2019 Gaikindo akan mengupayakan angka ekspor dapat  mencapai 300.000 unit,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
