<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Blok Masela, Cadangan Migas RI Meningkat 300%</title><description>SKK Migas mencatat pada semester I-2019, tingkat pengembalian cadangan  migas Indonesia atas migas yang diproduksi sudah mencapai 100%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/19/320/2081163/ada-blok-masela-cadangan-migas-ri-meningkat-300</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/19/320/2081163/ada-blok-masela-cadangan-migas-ri-meningkat-300"/><item><title>Ada Blok Masela, Cadangan Migas RI Meningkat 300%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/19/320/2081163/ada-blok-masela-cadangan-migas-ri-meningkat-300</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/19/320/2081163/ada-blok-masela-cadangan-migas-ri-meningkat-300</guid><pubDate>Jum'at 19 Juli 2019 19:37 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/19/320/2081163/ada-blok-masela-cadangan-migas-ri-meningkat-300-T4nI7bwF5r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SKK Migas konferensi pers (Foto: Giri Hartomo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/19/320/2081163/ada-blok-masela-cadangan-migas-ri-meningkat-300-T4nI7bwF5r.jpg</image><title>SKK Migas konferensi pers (Foto: Giri Hartomo/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat pada semester I-2019, tingkat pengembalian cadangan migas Indonesia atas migas yang diproduksi sudah mencapai 100%. Dengan potensi cadangan migas mencapai 132 juta berel setara minyak (Barel Oil Equivalent /BOE).

&quot;Selama semester satu temuan cadangan 132 BOE atau 100% dari 13 POD,&quot; ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat ditemui di Kantor SKK Migas, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Ingin Pengembangan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal
Dwi menambahkan, rasio pengembalian cadangan migas Indonesia akan bertambah &amp;lrm;menjadi 300%. Apalagi setelah disetujuinya revisi rencana pengembangan (Plan of Development/POD) Blok Masela.
&amp;nbsp;
Menurutnya, pada semester II- cadangan migas akan meningkat secara signifikan menyusul adanya pengeboran sumur migas di Blok Migas Masela. Menurutnya, proyek Lapangan Gas Abadi Blok Masela akan meningkatkan cadangan migas Indonesia sebesar 300%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investasi Blok Masela Terbesar Setelah Freeport
&quot;Juli ini Masela menambah rasio pengembalian cadangan, kalau ini sampai akhir tahun menambah 300%. Dari ini tidak mengkhawatirkan karena masuk Masela kemarin&amp;lrm;,&quot; jelasnya.
Menurut Dwi, pihaknya akan terus melakukan penemuan cadangan mugas  baru. Sebab, lembaga yang dipimpinnya tersebut memiliki tanggung jawab  menemukan cadangan migas baru, untuk meningkatkan produksi migas  Indonesia.

&quot;Dalam semeter 1 2019 salah satu tanggung jawab seberapa besar kita  menemukan cadangan baru, menggantikan yang dieksploitasi, kalau sama  berati 100%? kita mengganti cadangan,&quot; jelasnya.

Total kapasitas produksi gas dari Blok Masela yang dioperatori Inpex  setiap tahunnya sebesar 10,5 juta Metrik Ton (MT) per tahun, dengan  rincian sebanyak 9,5 juta MT per tahun untuk gas alam cair atau  Liquefied Natural Gas (LNG) dan sebanyak 150 juta kaki kubik per hari  (MMSCFD) disuplai untuk kebutuhan domestik.

Selain itu,lapangan gas abadi juga memproduksi kondensat dengan  produksi rata-rata per hari 35 ribu barel per harui (bph) yang akan  mulai berproduksi ditargetkan pada tahun 2027.</description><content:encoded>JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat pada semester I-2019, tingkat pengembalian cadangan migas Indonesia atas migas yang diproduksi sudah mencapai 100%. Dengan potensi cadangan migas mencapai 132 juta berel setara minyak (Barel Oil Equivalent /BOE).

&quot;Selama semester satu temuan cadangan 132 BOE atau 100% dari 13 POD,&quot; ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat ditemui di Kantor SKK Migas, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Ingin Pengembangan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal
Dwi menambahkan, rasio pengembalian cadangan migas Indonesia akan bertambah &amp;lrm;menjadi 300%. Apalagi setelah disetujuinya revisi rencana pengembangan (Plan of Development/POD) Blok Masela.
&amp;nbsp;
Menurutnya, pada semester II- cadangan migas akan meningkat secara signifikan menyusul adanya pengeboran sumur migas di Blok Migas Masela. Menurutnya, proyek Lapangan Gas Abadi Blok Masela akan meningkatkan cadangan migas Indonesia sebesar 300%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investasi Blok Masela Terbesar Setelah Freeport
&quot;Juli ini Masela menambah rasio pengembalian cadangan, kalau ini sampai akhir tahun menambah 300%. Dari ini tidak mengkhawatirkan karena masuk Masela kemarin&amp;lrm;,&quot; jelasnya.
Menurut Dwi, pihaknya akan terus melakukan penemuan cadangan mugas  baru. Sebab, lembaga yang dipimpinnya tersebut memiliki tanggung jawab  menemukan cadangan migas baru, untuk meningkatkan produksi migas  Indonesia.

&quot;Dalam semeter 1 2019 salah satu tanggung jawab seberapa besar kita  menemukan cadangan baru, menggantikan yang dieksploitasi, kalau sama  berati 100%? kita mengganti cadangan,&quot; jelasnya.

Total kapasitas produksi gas dari Blok Masela yang dioperatori Inpex  setiap tahunnya sebesar 10,5 juta Metrik Ton (MT) per tahun, dengan  rincian sebanyak 9,5 juta MT per tahun untuk gas alam cair atau  Liquefied Natural Gas (LNG) dan sebanyak 150 juta kaki kubik per hari  (MMSCFD) disuplai untuk kebutuhan domestik.

Selain itu,lapangan gas abadi juga memproduksi kondensat dengan  produksi rata-rata per hari 35 ribu barel per harui (bph) yang akan  mulai berproduksi ditargetkan pada tahun 2027.</content:encoded></item></channel></rss>
