<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sistem Bank Mandiri Eror, Begini Reaksi BI   </title><description>Bank Indonesia (BI) mengharapkan gangguan sistem pembayaran yang menimpa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk segera diatasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/20/320/2081381/sistem-bank-mandiri-eror-begini-reaksi-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/20/320/2081381/sistem-bank-mandiri-eror-begini-reaksi-bi"/><item><title>   Sistem Bank Mandiri Eror, Begini Reaksi BI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/20/320/2081381/sistem-bank-mandiri-eror-begini-reaksi-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/20/320/2081381/sistem-bank-mandiri-eror-begini-reaksi-bi</guid><pubDate>Sabtu 20 Juli 2019 12:18 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/20/320/2081381/sistem-bank-mandiri-eror-begini-reaksi-bi-1iIp4VE3Ad.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/20/320/2081381/sistem-bank-mandiri-eror-begini-reaksi-bi-1iIp4VE3Ad.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengharapkan gangguan sistem pembayaran yang menimpa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk segera diatasi dan perseroan perlu memberikan informasi secepat mungkin kepada nasabah mengenai langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

&quot;Segera memberitahukan atau berkomunikasi kepada nasabah untuk memberikan perlindungan nasabah dan kepastian layanannya terjaga dan terkendali,&quot; kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Sabtu (20/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: YLKI Minta Bank Mandiri Perbaiki Sistem IT agar Trust Tak Turun
Onny mengatakan saat ini Bank Mandiri sudah memberikan informasi resmi ke masyarakat mengenai gangguan sistem pembayaran itu.

&quot;Itu perlu agar nasabah mendapatkan kepastian dan ketenangan serta keamanan asetnya,&quot; ujar dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ini Penyebab Saldo Nasabah Bank Mandiri Mendadak Jadi Rp0
Menurut Onny, bisnis sistem pembayaran yang melibatkan banyak nasabah harus memiliki ketahanan sistem operasinya dan terus memperkuat rencana cadangan untuk mendukung bisnis. Dengan begitu perbankan dapat sigap dan cepat untuk menjaga kualitas dan kontinuitas operasinya dalam situasi dan kondisi apapun.

&quot;Hemat saya, masalah itu segera teratasi. Mengingat bank telah melakukan komunikasi kepada masyarakat,&quot; ujar dia.
Pada Sabtu pagi ini, banyak nasabah Bank Mandiri mengeluhkan gangguan  sistem pembayaran melalui laman media sosial twitter. Secara umum,  banyak nasabah Bank Mandiri yang mengeluhkan berubahnya saldo rekening  mereka.

Terdapat nasabah yang mengaku saldo di rekeningnya bertambah secara  drastis dan nasabah yang tiba-tiba mendapati saldonya menjadi angka nol,  serta tidak dapat melakukan penarikan.

Sementara itu, Bank Mandiri telah menyatakan tidak ada pengurangan  saldo terkait gangguan sistem pembayaran itu. Gangguan itu terjadi  karena pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan  layanan transaksi keuangan.

&quot;Kami pastikan rekening nasabah, aman,&quot; kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas.

Rohan menjelaskan proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem  teknologi informasi ini telah berdampak pada berubahnya nilai saldo  sebagian nasabah.

Untuk itu, Bank Mandiri  sedang melakukan normalisasi saldo rekening  yang terdampak pemeliharaan sistem teknologi informasi tersebut.

&quot;Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan  normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah  tetap aman serta tidak hilang,&quot; katanya</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengharapkan gangguan sistem pembayaran yang menimpa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk segera diatasi dan perseroan perlu memberikan informasi secepat mungkin kepada nasabah mengenai langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

&quot;Segera memberitahukan atau berkomunikasi kepada nasabah untuk memberikan perlindungan nasabah dan kepastian layanannya terjaga dan terkendali,&quot; kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Sabtu (20/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: YLKI Minta Bank Mandiri Perbaiki Sistem IT agar Trust Tak Turun
Onny mengatakan saat ini Bank Mandiri sudah memberikan informasi resmi ke masyarakat mengenai gangguan sistem pembayaran itu.

&quot;Itu perlu agar nasabah mendapatkan kepastian dan ketenangan serta keamanan asetnya,&quot; ujar dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ini Penyebab Saldo Nasabah Bank Mandiri Mendadak Jadi Rp0
Menurut Onny, bisnis sistem pembayaran yang melibatkan banyak nasabah harus memiliki ketahanan sistem operasinya dan terus memperkuat rencana cadangan untuk mendukung bisnis. Dengan begitu perbankan dapat sigap dan cepat untuk menjaga kualitas dan kontinuitas operasinya dalam situasi dan kondisi apapun.

&quot;Hemat saya, masalah itu segera teratasi. Mengingat bank telah melakukan komunikasi kepada masyarakat,&quot; ujar dia.
Pada Sabtu pagi ini, banyak nasabah Bank Mandiri mengeluhkan gangguan  sistem pembayaran melalui laman media sosial twitter. Secara umum,  banyak nasabah Bank Mandiri yang mengeluhkan berubahnya saldo rekening  mereka.

Terdapat nasabah yang mengaku saldo di rekeningnya bertambah secara  drastis dan nasabah yang tiba-tiba mendapati saldonya menjadi angka nol,  serta tidak dapat melakukan penarikan.

Sementara itu, Bank Mandiri telah menyatakan tidak ada pengurangan  saldo terkait gangguan sistem pembayaran itu. Gangguan itu terjadi  karena pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan  layanan transaksi keuangan.

&quot;Kami pastikan rekening nasabah, aman,&quot; kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas.

Rohan menjelaskan proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem  teknologi informasi ini telah berdampak pada berubahnya nilai saldo  sebagian nasabah.

Untuk itu, Bank Mandiri  sedang melakukan normalisasi saldo rekening  yang terdampak pemeliharaan sistem teknologi informasi tersebut.

&quot;Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan  normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah  tetap aman serta tidak hilang,&quot; katanya</content:encoded></item></channel></rss>
