<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNI Bakal Miliki Perusahaan Modal Ventura di Akhir Tahun</title><description>Rencana aksi korporasi bakal dieksekusi pada semester II, menyusul rencana perusahaan untuk menyertakan modal di PT Fintek Karya Nusantara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/320/2082748/bni-bakal-miliki-perusahaan-modal-ventura-di-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/320/2082748/bni-bakal-miliki-perusahaan-modal-ventura-di-akhir-tahun"/><item><title>BNI Bakal Miliki Perusahaan Modal Ventura di Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/320/2082748/bni-bakal-miliki-perusahaan-modal-ventura-di-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/320/2082748/bni-bakal-miliki-perusahaan-modal-ventura-di-akhir-tahun</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2019 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/23/320/2082748/bni-bakal-miliki-perusahaan-modal-ventura-di-akhir-tahun-3qaf5JF0M5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Penyampaian Hasil Kinerja Bank BNI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/23/320/2082748/bni-bakal-miliki-perusahaan-modal-ventura-di-akhir-tahun-3qaf5JF0M5.jpg</image><title>Foto: Penyampaian Hasil Kinerja Bank BNI</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berencana melakukan ekspansi anorganik dengan membentuk sebuah perusahaan modal ventura pada tahun ini. Perusahaan plat merah ini menganggarkan Rp600 miliar hingga Rp700 miliar untuk merealisasikan rencana tersebut.
Baca Juga: Naik 20%, BNI Salurkan Kredit Rp549 Triliun pada Semester I
&quot;Kita di RBB (rencana bisnis bank) menganggarkan Rp600 miliar hingga Rp700 miliar untuk membentuk perusahaan modal ventura,&quot; ujar Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Selasa (23/7/2019).
Dia menjelaskan, rencananya aksi korporasi tersebut bakal dieksekusi pada semester II tahun ini, menyusul rencana perusahaan untuk menyertakan modal di PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), perusahaan dompet digital milik BUMN  yang mengelola merek LinkAja.
Baca Juga: Laba Bersih BNI Tumbuh 2,7% Jadi Rp7,63 Triliun di Semester I-2019
Anggoro menyatakan, penyertaan modal bakal dilakukan dalam tiga tahap, di mana tahapan pertama masih dilakukan oleh BNI Sekuritas, lalu pada tahapan kedua dan seterusnya direalisasi oleh perusahaan modal ventura tersebut.
Dia menambahkan, skema ekspansi anorganik ini masih dipertimbangkan.  Perseroan menimbang untuk melakukan akuisisi perusahaan modal ventura  yang sudah atau membentuk perusahaan modal ventura sendiri.
&quot;Kemungkinan di semester II 2019. Tapi karena mungkin akhir tahun, tahap I penyuntikkan lewat BNI sekuritas,&quot; kata dia.
Rencananya perusahaan modal ventura ini tak hanya menyertakan modal  untuk LinkAja, tetapi juga perusahaan rintisan berbasis teknologi lain  yang memiliki bisnis sejalan dengan BNI. &quot;Tentu saja ke depan venture  capital diperuntukan untuk yang terkait dengan bisnis kita. Artinya  bisnisnya terkait dengan kita tapi itu bagian dari kolaborasi,&quot; kata  dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berencana melakukan ekspansi anorganik dengan membentuk sebuah perusahaan modal ventura pada tahun ini. Perusahaan plat merah ini menganggarkan Rp600 miliar hingga Rp700 miliar untuk merealisasikan rencana tersebut.
Baca Juga: Naik 20%, BNI Salurkan Kredit Rp549 Triliun pada Semester I
&quot;Kita di RBB (rencana bisnis bank) menganggarkan Rp600 miliar hingga Rp700 miliar untuk membentuk perusahaan modal ventura,&quot; ujar Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Selasa (23/7/2019).
Dia menjelaskan, rencananya aksi korporasi tersebut bakal dieksekusi pada semester II tahun ini, menyusul rencana perusahaan untuk menyertakan modal di PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), perusahaan dompet digital milik BUMN  yang mengelola merek LinkAja.
Baca Juga: Laba Bersih BNI Tumbuh 2,7% Jadi Rp7,63 Triliun di Semester I-2019
Anggoro menyatakan, penyertaan modal bakal dilakukan dalam tiga tahap, di mana tahapan pertama masih dilakukan oleh BNI Sekuritas, lalu pada tahapan kedua dan seterusnya direalisasi oleh perusahaan modal ventura tersebut.
Dia menambahkan, skema ekspansi anorganik ini masih dipertimbangkan.  Perseroan menimbang untuk melakukan akuisisi perusahaan modal ventura  yang sudah atau membentuk perusahaan modal ventura sendiri.
&quot;Kemungkinan di semester II 2019. Tapi karena mungkin akhir tahun, tahap I penyuntikkan lewat BNI sekuritas,&quot; kata dia.
Rencananya perusahaan modal ventura ini tak hanya menyertakan modal  untuk LinkAja, tetapi juga perusahaan rintisan berbasis teknologi lain  yang memiliki bisnis sejalan dengan BNI. &quot;Tentu saja ke depan venture  capital diperuntukan untuk yang terkait dengan bisnis kita. Artinya  bisnisnya terkait dengan kita tapi itu bagian dari kolaborasi,&quot; kata  dia.</content:encoded></item></channel></rss>
