<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ini Penampakan Rumah Khusus PNS</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun perumahan berbasis komunitas untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/470/2082490/ini-penampakan-rumah-khusus-pns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/470/2082490/ini-penampakan-rumah-khusus-pns"/><item><title>   Ini Penampakan Rumah Khusus PNS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/470/2082490/ini-penampakan-rumah-khusus-pns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/23/470/2082490/ini-penampakan-rumah-khusus-pns</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2019 13:36 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/23/470/2082490/ini-penampakan-rumah-khusus-pns-hGOUSBhcTw.png" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Rumah untuk PNS (Dok PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/23/470/2082490/ini-penampakan-rumah-khusus-pns-hGOUSBhcTw.png</image><title>Foto: Rumah untuk PNS (Dok PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun perumahan berbasis komunitas untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri dalam upaya mewujudkan kepemilikan rumah semua kalangan terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),

&quot;Salah satu perumahan yang akan dibangun dan disiapkan untuk ASN, TNI dan Polri adalah Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS) Land di Kota Palembang,&quot; kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (23/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: REI: 600 Ribu Rumah untuk PNS Bisa Terbangun dalam 2 Tahun
Dia mengatakan pembangunan perumahan berbasis komunitas diperuntukkan bagi komunitas profesi tertentu yang belum pernah mendapatkan program subsidi pembiayaan perumahan dari pemerintah.

Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Yusuf Hariagung, mengatakan perumahan BPS Land merupakan salah satu lokasi perumahan yang dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan rumah berbasis komunitas diantaranya ASN, dan anggota TNI/ Polri.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rumah untuk PNS hingga Polri, Presiden: Agar Mereka Fokus BekerjaDukungan yang diberikan Kementerian PUPR berupa fasilitasi bantuan  prasarana, sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan.

&quot;Skema pembangunan perumahan berbasis komunitas merupakan kolaborasi  Kementerian PUPR, pemerintah daerah dan pengembang lokal serta  perbankan,&quot; kata Yusuf.

Yusuf menambahkan pembangunan rumah ini merupakan salah satu upaya  mencapai target Program Satu Juta Rumah sebanyak 1.250.000 unit di tahun  2019. Menurutnya, berdasarkan data yang masuk, usulan bantuan  pembangunan rumah berbasis komunitas di berbagai daerah seluruh  Indonesia tahun 2020 yakni sebanyak 10.000 rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Sumatera  Selatan Basyaruddin Akhmad, mengatakan Pemerintah Provinsi Sumsel siap  berkolaborasi dengan Kementerian PUPR untuk mengentaskan rumah tidak  layak huni di Palembang.

&quot;Kita sudah siapkan empat rumah contoh. Insya Allah, pada tahun 2020  akan kita buat drainase, serta jalan lingkungannya dibantu Kementerian  PUPR. Pemerintah Daerah dan Kementerian PUPR bersemangat untuk membangun  rumah layak huni dan terjangkau,&amp;rdquo; kata Basyaruddin Akhmad.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun perumahan berbasis komunitas untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri dalam upaya mewujudkan kepemilikan rumah semua kalangan terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),

&quot;Salah satu perumahan yang akan dibangun dan disiapkan untuk ASN, TNI dan Polri adalah Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS) Land di Kota Palembang,&quot; kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (23/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: REI: 600 Ribu Rumah untuk PNS Bisa Terbangun dalam 2 Tahun
Dia mengatakan pembangunan perumahan berbasis komunitas diperuntukkan bagi komunitas profesi tertentu yang belum pernah mendapatkan program subsidi pembiayaan perumahan dari pemerintah.

Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Yusuf Hariagung, mengatakan perumahan BPS Land merupakan salah satu lokasi perumahan yang dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan rumah berbasis komunitas diantaranya ASN, dan anggota TNI/ Polri.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rumah untuk PNS hingga Polri, Presiden: Agar Mereka Fokus BekerjaDukungan yang diberikan Kementerian PUPR berupa fasilitasi bantuan  prasarana, sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan.

&quot;Skema pembangunan perumahan berbasis komunitas merupakan kolaborasi  Kementerian PUPR, pemerintah daerah dan pengembang lokal serta  perbankan,&quot; kata Yusuf.

Yusuf menambahkan pembangunan rumah ini merupakan salah satu upaya  mencapai target Program Satu Juta Rumah sebanyak 1.250.000 unit di tahun  2019. Menurutnya, berdasarkan data yang masuk, usulan bantuan  pembangunan rumah berbasis komunitas di berbagai daerah seluruh  Indonesia tahun 2020 yakni sebanyak 10.000 rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Sumatera  Selatan Basyaruddin Akhmad, mengatakan Pemerintah Provinsi Sumsel siap  berkolaborasi dengan Kementerian PUPR untuk mengentaskan rumah tidak  layak huni di Palembang.

&quot;Kita sudah siapkan empat rumah contoh. Insya Allah, pada tahun 2020  akan kita buat drainase, serta jalan lingkungannya dibantu Kementerian  PUPR. Pemerintah Daerah dan Kementerian PUPR bersemangat untuk membangun  rumah layak huni dan terjangkau,&amp;rdquo; kata Basyaruddin Akhmad.</content:encoded></item></channel></rss>
