<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bintraco Dharma Dirikan Anak Usaha Penjualan Suku Cadang</title><description>Melengkapi bisnis automotif yang sudah berjalan, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) membentuk perusahaan baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/278/2082962/bintraco-dharma-dirikan-anak-usaha-penjualan-suku-cadang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/278/2082962/bintraco-dharma-dirikan-anak-usaha-penjualan-suku-cadang"/><item><title>Bintraco Dharma Dirikan Anak Usaha Penjualan Suku Cadang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/278/2082962/bintraco-dharma-dirikan-anak-usaha-penjualan-suku-cadang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/278/2082962/bintraco-dharma-dirikan-anak-usaha-penjualan-suku-cadang</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2019 13:25 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/24/278/2082962/bintraco-dharma-dirikan-anak-usaha-penjualan-suku-cadang-4CDAwSULIA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Koran Sindo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/24/278/2082962/bintraco-dharma-dirikan-anak-usaha-penjualan-suku-cadang-4CDAwSULIA.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Koran Sindo</title></images><description>JAKARTA - Melengkapi bisnis automotif yang sudah berjalan, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) membentuk perusahaan baru untuk bisnis penjualan suku cadang dan aksesoris mobil serta sepeda motor.

Perseroan menyebutkan, pembentukan perusahaan baru melalui dua entitas anaknya yakni PT Meka Adipratama Tbk dan PT Andalan Adhi Niaga. Demikian dikutip Harian Neraca, Jakarta, Rabu (24/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Buyback 212,33 Juta Saham, Link Net Siapkan Rp1,3 Triliun
Perusahaan yang dibentuk pada 19 Juli 2019 tersebut bernama PT Meka Niaga Utama yang berkedudukan di Semarang, Jawa Tengah dengan nilai investasi senilai Rp500 juta. Meka Adipratama menggenggam 99% saham dengan modal disetor senilai Rp495 juta, sedangkan 1% saham dimiliki Andalan Adhi Niaga.

Selain itu, perusahaan tersebut juga dibentuk guna memperluas usaha perseroan dalam bidang automotif. Kata Corporate Secretary CARS, Lina M. Ibrahim, pendirian Meka Niaga Utama tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Indonesia Masuk Peringkat ke-10 Pasar IPO Global
Ini bukan pertama kalinya CARS membentuk perusahaan baru. Pada 1 April 2019, perseroan membentuk cucu usaha bernama PT Prima Oto Galeri, melalui dua anak usahanya yakni PT New Ratna Motor serta PT Perbengkelan, Perdagangan, dan Industri New Asmoco.

Sementara Direktur Utama Bintraco Dharma, Sebastianus Harno Budi menambahkan, pembentukan perusahaan baru tersebut bertujuan untuk mendukung penjualan mobil bekas Toyota bersertifikasi.
Asal tahu saja, tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal  (capex) sebesar Rp75 miliar. Di mana belanja modal untuk di after sales  business yang di infrastruktur digitalnya saja sebesar Rp30 miliar.


Sementara itu, nilai capex sebesar Rp45 miliar akan digunakan untuk  mengakuisi perusahaan otomotif pada semester II-2019. Untuk rencana  akuisisi, pihak Bintraco masih enggan membeberkan nama perusahaan yang  sedang diincar. Hanya saja, perseroan membocorkan bila pada tahap awal  perseroan akan mengambil sebagian saham, namun kemudian Bintraco akan  menjadi mayoritas dalam perusahaan tersebut. Disebutkan, perusahaan  tersebut diluar pulau Jawa.

Di kuartal I/2019, CARS membukukan pendapatan sebesar Rp1,77 triliun  atau turun 5,22 persen dari realisasi periode yang sama tahun  sebelumnya, yang senilai Rp1,87 triliun.

Kontribusi terbesar datang dari bisnis automotif dengan porsi  mencapai 84,92% dan sisanya disumbangkan oleh bisnis pembiayaan  konsumen. Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada  pemilik entitas induk tercatat senilai Rp54,08 miliar atau 10,78% lebih  rendah dari capaian sebelumnya, yang sekitar Rp60,62 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Melengkapi bisnis automotif yang sudah berjalan, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) membentuk perusahaan baru untuk bisnis penjualan suku cadang dan aksesoris mobil serta sepeda motor.

Perseroan menyebutkan, pembentukan perusahaan baru melalui dua entitas anaknya yakni PT Meka Adipratama Tbk dan PT Andalan Adhi Niaga. Demikian dikutip Harian Neraca, Jakarta, Rabu (24/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Buyback 212,33 Juta Saham, Link Net Siapkan Rp1,3 Triliun
Perusahaan yang dibentuk pada 19 Juli 2019 tersebut bernama PT Meka Niaga Utama yang berkedudukan di Semarang, Jawa Tengah dengan nilai investasi senilai Rp500 juta. Meka Adipratama menggenggam 99% saham dengan modal disetor senilai Rp495 juta, sedangkan 1% saham dimiliki Andalan Adhi Niaga.

Selain itu, perusahaan tersebut juga dibentuk guna memperluas usaha perseroan dalam bidang automotif. Kata Corporate Secretary CARS, Lina M. Ibrahim, pendirian Meka Niaga Utama tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Indonesia Masuk Peringkat ke-10 Pasar IPO Global
Ini bukan pertama kalinya CARS membentuk perusahaan baru. Pada 1 April 2019, perseroan membentuk cucu usaha bernama PT Prima Oto Galeri, melalui dua anak usahanya yakni PT New Ratna Motor serta PT Perbengkelan, Perdagangan, dan Industri New Asmoco.

Sementara Direktur Utama Bintraco Dharma, Sebastianus Harno Budi menambahkan, pembentukan perusahaan baru tersebut bertujuan untuk mendukung penjualan mobil bekas Toyota bersertifikasi.
Asal tahu saja, tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal  (capex) sebesar Rp75 miliar. Di mana belanja modal untuk di after sales  business yang di infrastruktur digitalnya saja sebesar Rp30 miliar.


Sementara itu, nilai capex sebesar Rp45 miliar akan digunakan untuk  mengakuisi perusahaan otomotif pada semester II-2019. Untuk rencana  akuisisi, pihak Bintraco masih enggan membeberkan nama perusahaan yang  sedang diincar. Hanya saja, perseroan membocorkan bila pada tahap awal  perseroan akan mengambil sebagian saham, namun kemudian Bintraco akan  menjadi mayoritas dalam perusahaan tersebut. Disebutkan, perusahaan  tersebut diluar pulau Jawa.

Di kuartal I/2019, CARS membukukan pendapatan sebesar Rp1,77 triliun  atau turun 5,22 persen dari realisasi periode yang sama tahun  sebelumnya, yang senilai Rp1,87 triliun.

Kontribusi terbesar datang dari bisnis automotif dengan porsi  mencapai 84,92% dan sisanya disumbangkan oleh bisnis pembiayaan  konsumen. Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada  pemilik entitas induk tercatat senilai Rp54,08 miliar atau 10,78% lebih  rendah dari capaian sebelumnya, yang sekitar Rp60,62 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
