<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Islandia Jadi Negara Paling Mahal di Eropa</title><description>Islandia menjadi negara yang paling mahal di Eropa. Itu karena harga produk komersial di Islandia relatif lebih mahal 56%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/470/2082860/islandia-jadi-negara-paling-mahal-di-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/470/2082860/islandia-jadi-negara-paling-mahal-di-eropa"/><item><title>Islandia Jadi Negara Paling Mahal di Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/470/2082860/islandia-jadi-negara-paling-mahal-di-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/24/470/2082860/islandia-jadi-negara-paling-mahal-di-eropa</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2019 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/24/470/2082860/islandia-jadi-negara-paling-mahal-di-eropa-BzBQc5uKbU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi perkotaan (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/24/470/2082860/islandia-jadi-negara-paling-mahal-di-eropa-BzBQc5uKbU.jpg</image><title>Ilustrasi perkotaan (Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Islandia menjadi negara yang paling mahal di Eropa. Itu karena harga produk komersial di Islandia relatif lebih mahal 56% dibandingkan dengan wilayah Eropa lainnya.
Data Eurostat pada 2018 mengungkapkan, setelah Islandia, negara mahal lainnya di susul oleh Swiss (52%), Norwegia (48%), dan Denmark (38%). Karena dinobatkan sebagai negara termahal di Eropa, banyak wisatawan asing yang hendak berlibur ke Islandia juga kerap melakukan survei dan riset di internet terlebih dahulu. Para wisatawan melakukan untuk mempersiapkan bekal sebelum pergi ke sana.
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Kota Termurah dan Tersibuk di Dunia
Seorang wisatawan dari Amerika Serikat bernama Quint Johnson yang mel aku kan beberapa riset sebelum pergi ke Islandia selama satu pekan dengan keluarganya meng amini mahalnya berlibur di negara tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang hasilnya sedikit mengejutkan,&amp;rdquo; kata seorang mahasiswa yang berusia 22 tahun tersebut.
Misalnya, dia menemukan harga makanan yang sangat mahal untuk hamburger hingga bir. Menu makanan di berbagai restoran di Islandia juga sangatlah mahal. Misalnya, piza keju dipatok dengan harga USD19 (Rp264.000). Wisatawan harus membayar sedikitnya 10 euro (Rp156.000) untuk satu gelas wine dan 7 euro (Rp110.000) untuk satu kaleng bir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Kota Termahal bagi Ekspatriat
&amp;ldquo;Itu harga yang sangat tinggi dibandingkan apa yang biasa saya alami,&amp;rdquo; ujar Johnson dilansir Daily Mail kemarin.
Berdasarkan situs pembanding harga konsumen, Numbeo, makan malam untuk dua orang di rata-rata restoran biasanya mencapai 85 euro (Rp1,3 juta). Kemudian, satu botol wine di toko mencapai 17 euro (Rp265.000), dan satu kilogram telur mencapai lima euro (Rp78.000).
Penduduk Islandia yang berjumlah 355.000 sangat bergantung dengan barang impor dan pajak yang tinggi terhadap minuman beralkohol. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor kenapa harga produk konsumen di sana sangatlah tinggi.
&amp;ldquo;Islandia itu terlalu kecil. Sangat sulit untuk mendapatkan skala ekonomi yang sama jika Anda memiliki perusahaan di negara-negara yang 100 kali lebih besar,&amp;rdquo; kata kepala ekonomi di Kamar Dagang Islandia, Konrad Gudjonsson.Regulasi juga memainkan peranan penting dan produk impor yang harus  menghadapi biaya bea cukai yang mahal. Ditambah dengan fluktuasi mata  uang krona pada 2016- 2017 menjadi peningkatan harga produk konsumen.  Gudjonsson mengungkapkan ada keterkaitan kuat antara bagaimana negara  mahal dan standar kehidupan. Mayoritas penduduk Islandia rata-rata  memiliki kehidupan yang baik. Berdasarkan data statistik Islandia pada  2018, rata-rata penduduk Islandia mendapatkan gaji USD4.450 (Rp70 juta)  sebelum pajak per bulan.
&amp;ldquo;Kita memiliki gaji yang tinggi di Islandia. Di sini kita memiliki  gaji ter tinggi di atas rata-rata negara Eropa,&amp;rdquo; kata Ketua Asosiasi Kon  sumsi Islandia Breki Karlsson.
Tetapi, berdasarkan prediksi bank sentral, Islandia meng hadapi masa  yang sulit. Memburuknya perekonomian Islandia disebabkan oleh penurunan  industri pariwisata Islandia.
Apalagi, kehancuran maskapai penerbangan murah Islandia, WOW, juga berdampak serius bagi negara itu.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Islandia menjadi negara yang paling mahal di Eropa. Itu karena harga produk komersial di Islandia relatif lebih mahal 56% dibandingkan dengan wilayah Eropa lainnya.
Data Eurostat pada 2018 mengungkapkan, setelah Islandia, negara mahal lainnya di susul oleh Swiss (52%), Norwegia (48%), dan Denmark (38%). Karena dinobatkan sebagai negara termahal di Eropa, banyak wisatawan asing yang hendak berlibur ke Islandia juga kerap melakukan survei dan riset di internet terlebih dahulu. Para wisatawan melakukan untuk mempersiapkan bekal sebelum pergi ke sana.
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Kota Termurah dan Tersibuk di Dunia
Seorang wisatawan dari Amerika Serikat bernama Quint Johnson yang mel aku kan beberapa riset sebelum pergi ke Islandia selama satu pekan dengan keluarganya meng amini mahalnya berlibur di negara tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang hasilnya sedikit mengejutkan,&amp;rdquo; kata seorang mahasiswa yang berusia 22 tahun tersebut.
Misalnya, dia menemukan harga makanan yang sangat mahal untuk hamburger hingga bir. Menu makanan di berbagai restoran di Islandia juga sangatlah mahal. Misalnya, piza keju dipatok dengan harga USD19 (Rp264.000). Wisatawan harus membayar sedikitnya 10 euro (Rp156.000) untuk satu gelas wine dan 7 euro (Rp110.000) untuk satu kaleng bir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Kota Termahal bagi Ekspatriat
&amp;ldquo;Itu harga yang sangat tinggi dibandingkan apa yang biasa saya alami,&amp;rdquo; ujar Johnson dilansir Daily Mail kemarin.
Berdasarkan situs pembanding harga konsumen, Numbeo, makan malam untuk dua orang di rata-rata restoran biasanya mencapai 85 euro (Rp1,3 juta). Kemudian, satu botol wine di toko mencapai 17 euro (Rp265.000), dan satu kilogram telur mencapai lima euro (Rp78.000).
Penduduk Islandia yang berjumlah 355.000 sangat bergantung dengan barang impor dan pajak yang tinggi terhadap minuman beralkohol. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor kenapa harga produk konsumen di sana sangatlah tinggi.
&amp;ldquo;Islandia itu terlalu kecil. Sangat sulit untuk mendapatkan skala ekonomi yang sama jika Anda memiliki perusahaan di negara-negara yang 100 kali lebih besar,&amp;rdquo; kata kepala ekonomi di Kamar Dagang Islandia, Konrad Gudjonsson.Regulasi juga memainkan peranan penting dan produk impor yang harus  menghadapi biaya bea cukai yang mahal. Ditambah dengan fluktuasi mata  uang krona pada 2016- 2017 menjadi peningkatan harga produk konsumen.  Gudjonsson mengungkapkan ada keterkaitan kuat antara bagaimana negara  mahal dan standar kehidupan. Mayoritas penduduk Islandia rata-rata  memiliki kehidupan yang baik. Berdasarkan data statistik Islandia pada  2018, rata-rata penduduk Islandia mendapatkan gaji USD4.450 (Rp70 juta)  sebelum pajak per bulan.
&amp;ldquo;Kita memiliki gaji yang tinggi di Islandia. Di sini kita memiliki  gaji ter tinggi di atas rata-rata negara Eropa,&amp;rdquo; kata Ketua Asosiasi Kon  sumsi Islandia Breki Karlsson.
Tetapi, berdasarkan prediksi bank sentral, Islandia meng hadapi masa  yang sulit. Memburuknya perekonomian Islandia disebabkan oleh penurunan  industri pariwisata Islandia.
Apalagi, kehancuran maskapai penerbangan murah Islandia, WOW, juga berdampak serius bagi negara itu.</content:encoded></item></channel></rss>
