<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Semakin Menguat Jauhi Level Rp14.000/USD</title><description>Nilai tukar Rupiahdibandingkan&amp;nbsp; dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada  pagi ini. Rupiah semakin menjauhi level&amp;nbsp; Rp14.000-an per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/25/278/2083315/rupiah-semakin-menguat-jauhi-level-rp14-000-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/25/278/2083315/rupiah-semakin-menguat-jauhi-level-rp14-000-usd"/><item><title>Rupiah Semakin Menguat Jauhi Level Rp14.000/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/25/278/2083315/rupiah-semakin-menguat-jauhi-level-rp14-000-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/25/278/2083315/rupiah-semakin-menguat-jauhi-level-rp14-000-usd</guid><pubDate>Kamis 25 Juli 2019 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/25/278/2083315/rupiah-semakin-menguat-jauhi-level-rp14-000-usd-fWnUh0Q7d2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/25/278/2083315/rupiah-semakin-menguat-jauhi-level-rp14-000-usd-fWnUh0Q7d2.jpg</image><title>Rupiah (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiahdibandingkan&amp;nbsp; dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pagi ini. Rupiah semakin menjauhi level&amp;nbsp; Rp14.000-an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Kamis (25/7/2019) pukul 9.23 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 19,5 poin atau 0,14% ke Rp13.977 per USD. Rupiah sudah bergerak di kisaran Rp13.975-Rp13.991 per USD.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dolar dan Euro Kompak Bergerak Melandai
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 15 poin atau 0,11% ke Rp13.975 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.970 per USD-Rp14.112 per USD.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Kurs dolar AS menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mendekati level tertinggi lima minggu terhadap sekeranjang mata uang lain, setelah Presiden Donald Trump dan anggota parlemen AS mencapai kesepakatan dua tahun mengangkat batas atau pagu pinjaman pemerintah untuk menutupi pengeluaran.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Terhajar Dolar, Rupiah Melemah ke Rp14.022/USD
Mengutip laman antaranews, Jakarta, Rabu (24/7/2019), Departemen Keuangan AS sekarang dapat meningkatkan pinjaman jangka pendek untuk membangun kembali tumpukan uang tunai yang telah turun menjadi sekitar USD195 miliar dari USD423 miliar pada akhir April, kata analis Morgan Stanley.

Peningkatan pinjaman AS akan mengurangi uang dalam sistem perbankan, yang dipandang akan mendukung greenback.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiahdibandingkan&amp;nbsp; dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pagi ini. Rupiah semakin menjauhi level&amp;nbsp; Rp14.000-an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Kamis (25/7/2019) pukul 9.23 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 19,5 poin atau 0,14% ke Rp13.977 per USD. Rupiah sudah bergerak di kisaran Rp13.975-Rp13.991 per USD.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dolar dan Euro Kompak Bergerak Melandai
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 15 poin atau 0,11% ke Rp13.975 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.970 per USD-Rp14.112 per USD.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Kurs dolar AS menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mendekati level tertinggi lima minggu terhadap sekeranjang mata uang lain, setelah Presiden Donald Trump dan anggota parlemen AS mencapai kesepakatan dua tahun mengangkat batas atau pagu pinjaman pemerintah untuk menutupi pengeluaran.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Terhajar Dolar, Rupiah Melemah ke Rp14.022/USD
Mengutip laman antaranews, Jakarta, Rabu (24/7/2019), Departemen Keuangan AS sekarang dapat meningkatkan pinjaman jangka pendek untuk membangun kembali tumpukan uang tunai yang telah turun menjadi sekitar USD195 miliar dari USD423 miliar pada akhir April, kata analis Morgan Stanley.

Peningkatan pinjaman AS akan mengurangi uang dalam sistem perbankan, yang dipandang akan mendukung greenback.</content:encoded></item></channel></rss>
