<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Revisi Laporan Keuangan 2018 Rugi Rp2,4 Triliun, Saham Garuda Ambles 1,5%</title><description>Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) ambles 1,5% pada perdagangan sesi I.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/26/278/2083834/revisi-laporan-keuangan-2018-rugi-rp2-4-triliun-saham-garuda-ambles-1-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/26/278/2083834/revisi-laporan-keuangan-2018-rugi-rp2-4-triliun-saham-garuda-ambles-1-5"/><item><title>Revisi Laporan Keuangan 2018 Rugi Rp2,4 Triliun, Saham Garuda Ambles 1,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/26/278/2083834/revisi-laporan-keuangan-2018-rugi-rp2-4-triliun-saham-garuda-ambles-1-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/26/278/2083834/revisi-laporan-keuangan-2018-rugi-rp2-4-triliun-saham-garuda-ambles-1-5</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2019 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/26/278/2083834/revisi-laporan-keuangan-2018-rugi-rp2-4-triliun-saham-garuda-ambles-1-5-rWR9Z1LFuD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/26/278/2083834/revisi-laporan-keuangan-2018-rugi-rp2-4-triliun-saham-garuda-ambles-1-5-rWR9Z1LFuD.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JAKARTA - Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) ambles 1,5% pada perdagangan sesi I pasca-perusahaan pelat merah ini merilis revisi laporan keuangan 2018 yang mencatatkan rugi Rp2,4 triliun.

Pada perdagangan pukul 11.29 WIB, saham Garuda turun Rp6 atau 1,52% ke level Rp390. Saham Garuda pada pembukaan tadi pagi di level Rp398, dengan level tertinggi Rp398 dan level terendah Rp388. Kapitalisasi pasar mencapai Rp10,1 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Revisi Laporan Keuangan 2018, Garuda Indonesia Rugi Rp2,4 Triliun
Seperti yang diketahui, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali merilis laporan keuangan tahun 2018 yang di mana mencatatkan net loss atau rugi bersih USD175,02 juta atau setara Rp2,45 triliun (kurs Rp14.000 per USD).

Laporan keuangan ini direvisi Garuda setelah hasil putusan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar laporan keuangan Garuda Indonesia 2018 perlu disajikan ulang (restatement), serta menindaklanjuti putusan Bursa Efek Indonesia (BEI) agar laporan keuangan kuartal I-2019 Garuda Indonesia juga disajikan ulang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kronologi Kasus Laporan Keuangan Garuda Indonesia hingga Kena Sanksi
Padahal, dalam laporan sebelumnya, Garuda mencatatkan laba bersih USD USD5,01 juta yang kemudian menjadi polemik.

Dalam kaitan penyajian ulang Laporan Keuangan 2018, Garuda Indonesia mencatatkan laporan pendapatan usaha sebesar USD4,37 miliar, tidak mengalami perubahan dari laporan pendapatan sebelumnya. Sementara itu, Pendapatan usaha lainnya (pendapatan lain-lain) terkoreksi menjadi USD38,8 Juta dari sebelumnya USD278,8 juta.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) ambles 1,5% pada perdagangan sesi I pasca-perusahaan pelat merah ini merilis revisi laporan keuangan 2018 yang mencatatkan rugi Rp2,4 triliun.

Pada perdagangan pukul 11.29 WIB, saham Garuda turun Rp6 atau 1,52% ke level Rp390. Saham Garuda pada pembukaan tadi pagi di level Rp398, dengan level tertinggi Rp398 dan level terendah Rp388. Kapitalisasi pasar mencapai Rp10,1 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Revisi Laporan Keuangan 2018, Garuda Indonesia Rugi Rp2,4 Triliun
Seperti yang diketahui, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali merilis laporan keuangan tahun 2018 yang di mana mencatatkan net loss atau rugi bersih USD175,02 juta atau setara Rp2,45 triliun (kurs Rp14.000 per USD).

Laporan keuangan ini direvisi Garuda setelah hasil putusan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar laporan keuangan Garuda Indonesia 2018 perlu disajikan ulang (restatement), serta menindaklanjuti putusan Bursa Efek Indonesia (BEI) agar laporan keuangan kuartal I-2019 Garuda Indonesia juga disajikan ulang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kronologi Kasus Laporan Keuangan Garuda Indonesia hingga Kena Sanksi
Padahal, dalam laporan sebelumnya, Garuda mencatatkan laba bersih USD USD5,01 juta yang kemudian menjadi polemik.

Dalam kaitan penyajian ulang Laporan Keuangan 2018, Garuda Indonesia mencatatkan laporan pendapatan usaha sebesar USD4,37 miliar, tidak mengalami perubahan dari laporan pendapatan sebelumnya. Sementara itu, Pendapatan usaha lainnya (pendapatan lain-lain) terkoreksi menjadi USD38,8 Juta dari sebelumnya USD278,8 juta.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
