<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bermanfaat bagi Pembangunan Daerah, Dana Desa Diminta Diteruskan</title><description>Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto  meminta agar pengucuran Dana Desa ke daerah terus dilakukan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/27/320/2084351/bermanfaat-bagi-pembangunan-daerah-dana-desa-diminta-diteruskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/27/320/2084351/bermanfaat-bagi-pembangunan-daerah-dana-desa-diminta-diteruskan"/><item><title>Bermanfaat bagi Pembangunan Daerah, Dana Desa Diminta Diteruskan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/27/320/2084351/bermanfaat-bagi-pembangunan-daerah-dana-desa-diminta-diteruskan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/27/320/2084351/bermanfaat-bagi-pembangunan-daerah-dana-desa-diminta-diteruskan</guid><pubDate>Sabtu 27 Juli 2019 15:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/27/320/2084351/bermanfaat-bagi-pembangunan-daerah-dana-desa-diminta-diteruskan-uESJGxKj0b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/27/320/2084351/bermanfaat-bagi-pembangunan-daerah-dana-desa-diminta-diteruskan-uESJGxKj0b.jpg</image><title>Rupiah (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto meminta agar pengucuran Dana Desa ke daerah terus dilakukan. Hal ini karena dinilai bermanfaat bagi pembangunan desa.

&amp;ldquo;Alhamdulillah sampai detik ini Dana Desa yang di-plotting ke daerah-daerah Provinsi Kepulauan Riau sangat membantu sekali kelangsungan pembangunan yang ada di desa-desa,&amp;rdquo; kata Isdianto mengutip laman setkab, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hingga Juni 2019, Dana Desa yang Sudah Tersalurkan Capai Rp41,83 Triliun
Dana Desa yang telah disalurkan, tutur Isdianto, dimanfaatkan banyak desa untuk membangun berbagai infrastruktur di perdesaan.
&amp;nbsp;
Keberadaan infrastruktur tentang desa yang selama ini dirasa masih minim, menurut Isdianto, berangsur-angsur terpenuhi dengan penganggaran yang langsung dari desa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemendes Rapatkan Barisan Bahas Alokasi Anggaran 2020
Selain untuk pembangunan infrastruktur, lanjut Isdianto, Dana Desa juga digunakan untuk pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

&amp;ldquo;Sejak tahun 2015 sampai dengan 2018, (Dana Desa) untuk pembangunan fisik infrastruktur sekitar 70% dan kegiatan non fisik bidang pemberdayaan dan bidang pembinaan kemasyarakatan hanya mencapai sekitar 30%,&amp;rdquo; terang Isdianto.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto meminta agar pengucuran Dana Desa ke daerah terus dilakukan. Hal ini karena dinilai bermanfaat bagi pembangunan desa.

&amp;ldquo;Alhamdulillah sampai detik ini Dana Desa yang di-plotting ke daerah-daerah Provinsi Kepulauan Riau sangat membantu sekali kelangsungan pembangunan yang ada di desa-desa,&amp;rdquo; kata Isdianto mengutip laman setkab, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hingga Juni 2019, Dana Desa yang Sudah Tersalurkan Capai Rp41,83 Triliun
Dana Desa yang telah disalurkan, tutur Isdianto, dimanfaatkan banyak desa untuk membangun berbagai infrastruktur di perdesaan.
&amp;nbsp;
Keberadaan infrastruktur tentang desa yang selama ini dirasa masih minim, menurut Isdianto, berangsur-angsur terpenuhi dengan penganggaran yang langsung dari desa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemendes Rapatkan Barisan Bahas Alokasi Anggaran 2020
Selain untuk pembangunan infrastruktur, lanjut Isdianto, Dana Desa juga digunakan untuk pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

&amp;ldquo;Sejak tahun 2015 sampai dengan 2018, (Dana Desa) untuk pembangunan fisik infrastruktur sekitar 70% dan kegiatan non fisik bidang pemberdayaan dan bidang pembinaan kemasyarakatan hanya mencapai sekitar 30%,&amp;rdquo; terang Isdianto.</content:encoded></item></channel></rss>
