<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Jonan Minta Gedung Pakai PLTS Rooftop</title><description>Menggunakan PLTS menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan dengan menggunakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/28/320/2084634/menteri-jonan-minta-gedung-pakai-plts-rooftop</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/28/320/2084634/menteri-jonan-minta-gedung-pakai-plts-rooftop"/><item><title>Menteri Jonan Minta Gedung Pakai PLTS Rooftop</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/28/320/2084634/menteri-jonan-minta-gedung-pakai-plts-rooftop</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/28/320/2084634/menteri-jonan-minta-gedung-pakai-plts-rooftop</guid><pubDate>Minggu 28 Juli 2019 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/28/320/2084634/menteri-jonan-minta-gedung-pakai-plts-rooftop-rvIQAO7dh8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Kampanye Penggunaan Listrik Tenaga Surya Atap (KESDM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/28/320/2084634/menteri-jonan-minta-gedung-pakai-plts-rooftop-rvIQAO7dh8.jpg</image><title>Foto: Kampanye Penggunaan Listrik Tenaga Surya Atap (KESDM)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan kepada Badan Usaha dan masyarakat yang mampu untuk mulai memanfaatkan atap bangunan dan gedung yang mereka miliki dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop (atap).
Menurut Jonan, menggunakan PLTS bukan hanya sekedar untuk menghemat biaya tenaga listrik yang harus mereka bayar, namun juga ini menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan dengan menggunakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: Resmikan 16 Proyek Kelistrikan, Menteri Jonan Targetkan Rasio Elektrifikasi di NTB Jadi 99%
&quot;Kampanye PLTS Satu Juta Atap ini saya kira kampanye yang bagus sekali, acara ini merupakan bagian dari usaha kita memperoleh energi untuk kehidupan kita dengan sumber energi yang lebih bersih. Kalau kita bikin PLTS ini juga akan menghemat tagihan listrik, kan ini listriknya impor ekspor dengan PLN,&quot; ujar Jonan, dalam keterangannya, pada Kampanye Penggunaan Listrik Surya Atap, Minggu (28/7/2019).

Jonan menambahkan, masyarakat seyogyanya jangan hanya berpikir untuk mendapatkan energi yang lebih hemat tapi juga berpikir bagaimana mendapatkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
&quot;Cara berpikirnya itu jangan hanya kalau saya pasang ini akan mengurangi tagihan listrik tetapi juga akan membantu penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan&quot;, imbuh Jonan.
Baca Juga: 4 Kota Ini Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Untuk meningkatkan pemanfaatan PLTS atap ini Jonan menyarankan agar badan usaha dan industri untuk mulai memanfaatkan atap bangunan dan gedung yang mereka miliki dengan memasang PLTS di atasnya.
&quot;Badan Usaha dan industri untuk memanfaatkan atap gedung-gedung yang mereka miliki, kan itu penampang nya besar sekali. Istana Merdeka sudah memasang 260 kWp atau 260.000 Watt, Kantor Kementerian ESDM sudah memasang 160 kWp, rumah pribadi saya juga sudah terpasang sebesar 15,4 kWp,&quot; tambah Jonan lagi.Kepada para Pemerintah Daerah Jonan juga meminta kontribusinya untuk  peningkatan pemanfaatan PLTS Atap ini misalnya dengan mengeluarkan  kebijakan atau peraturan daerah yang mendukung pemanfaatan PLTS.
&quot;Misalnya Pemerintah Daerah bisa keluarkan aturan apabila ada  pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang di atas lahan 200 m2 itu  wajib memasang PLTS Atap. Misalnya 60% dari kapasitas listriknya yang  dia berlangganan dengan PLN, nah kalau kebijakan ini bisa dilakukan,  saya kira bisa jalan,&quot; jelas Jonan.
Pengembangan dan pengoptimalan pemanfaatan PLTS dengan memanfaatan  ruang terbuka termasuk atap juga dapat dilakukan bekerjasama dengan  pengembang-pengembang perumahan yakni dengan membangun rumah baru yang  sudah terinstalasi PLTS Atap di masing-masing atap rumahnya.
&quot;Provider PLTS juga bekerjasama dengan REI, misalnya jika membangun  rumah baru bisa memasang PLTS pada atapnya, bisa lagi karena harganya  masih belum terlalu murah, sebaiknya bekerjasama dengan perbankan jadi  satu KPRnya,&quot; saran Jonan.
Pengembangan dan Pemanfaatan PLTS merupakan bagian dari komitmen  untuk meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang lebih  ramah lingkungan dalam bauran energi nasional sebesar 23% pada tahun  2025. (SF)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan kepada Badan Usaha dan masyarakat yang mampu untuk mulai memanfaatkan atap bangunan dan gedung yang mereka miliki dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop (atap).
Menurut Jonan, menggunakan PLTS bukan hanya sekedar untuk menghemat biaya tenaga listrik yang harus mereka bayar, namun juga ini menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan dengan menggunakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: Resmikan 16 Proyek Kelistrikan, Menteri Jonan Targetkan Rasio Elektrifikasi di NTB Jadi 99%
&quot;Kampanye PLTS Satu Juta Atap ini saya kira kampanye yang bagus sekali, acara ini merupakan bagian dari usaha kita memperoleh energi untuk kehidupan kita dengan sumber energi yang lebih bersih. Kalau kita bikin PLTS ini juga akan menghemat tagihan listrik, kan ini listriknya impor ekspor dengan PLN,&quot; ujar Jonan, dalam keterangannya, pada Kampanye Penggunaan Listrik Surya Atap, Minggu (28/7/2019).

Jonan menambahkan, masyarakat seyogyanya jangan hanya berpikir untuk mendapatkan energi yang lebih hemat tapi juga berpikir bagaimana mendapatkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
&quot;Cara berpikirnya itu jangan hanya kalau saya pasang ini akan mengurangi tagihan listrik tetapi juga akan membantu penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan&quot;, imbuh Jonan.
Baca Juga: 4 Kota Ini Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Untuk meningkatkan pemanfaatan PLTS atap ini Jonan menyarankan agar badan usaha dan industri untuk mulai memanfaatkan atap bangunan dan gedung yang mereka miliki dengan memasang PLTS di atasnya.
&quot;Badan Usaha dan industri untuk memanfaatkan atap gedung-gedung yang mereka miliki, kan itu penampang nya besar sekali. Istana Merdeka sudah memasang 260 kWp atau 260.000 Watt, Kantor Kementerian ESDM sudah memasang 160 kWp, rumah pribadi saya juga sudah terpasang sebesar 15,4 kWp,&quot; tambah Jonan lagi.Kepada para Pemerintah Daerah Jonan juga meminta kontribusinya untuk  peningkatan pemanfaatan PLTS Atap ini misalnya dengan mengeluarkan  kebijakan atau peraturan daerah yang mendukung pemanfaatan PLTS.
&quot;Misalnya Pemerintah Daerah bisa keluarkan aturan apabila ada  pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang di atas lahan 200 m2 itu  wajib memasang PLTS Atap. Misalnya 60% dari kapasitas listriknya yang  dia berlangganan dengan PLN, nah kalau kebijakan ini bisa dilakukan,  saya kira bisa jalan,&quot; jelas Jonan.
Pengembangan dan pengoptimalan pemanfaatan PLTS dengan memanfaatan  ruang terbuka termasuk atap juga dapat dilakukan bekerjasama dengan  pengembang-pengembang perumahan yakni dengan membangun rumah baru yang  sudah terinstalasi PLTS Atap di masing-masing atap rumahnya.
&quot;Provider PLTS juga bekerjasama dengan REI, misalnya jika membangun  rumah baru bisa memasang PLTS pada atapnya, bisa lagi karena harganya  masih belum terlalu murah, sebaiknya bekerjasama dengan perbankan jadi  satu KPRnya,&quot; saran Jonan.
Pengembangan dan Pemanfaatan PLTS merupakan bagian dari komitmen  untuk meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang lebih  ramah lingkungan dalam bauran energi nasional sebesar 23% pada tahun  2025. (SF)</content:encoded></item></channel></rss>
