<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Youtuber hingga Selebgram, Taktik Sri Mulyani Sebarkan Informasi Keuangan</title><description>Sri Mulyani Indrawati bakal menggandeng influencer yakni youtuber dan selebgram untuk menyebarkan informasi terkait keuangan negara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/20/2084868/gandeng-youtuber-hingga-selebgram-taktik-sri-mulyani-sebarkan-informasi-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/20/2084868/gandeng-youtuber-hingga-selebgram-taktik-sri-mulyani-sebarkan-informasi-keuangan"/><item><title>Gandeng Youtuber hingga Selebgram, Taktik Sri Mulyani Sebarkan Informasi Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/20/2084868/gandeng-youtuber-hingga-selebgram-taktik-sri-mulyani-sebarkan-informasi-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/20/2084868/gandeng-youtuber-hingga-selebgram-taktik-sri-mulyani-sebarkan-informasi-keuangan</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2019 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/29/20/2084868/gandeng-youtuber-hingga-selebgram-taktik-sri-mulyani-sebarkan-informasi-keuangan-H1l7k6tu61.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Seminar Keterbukaan Informasi Publik (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/29/20/2084868/gandeng-youtuber-hingga-selebgram-taktik-sri-mulyani-sebarkan-informasi-keuangan-H1l7k6tu61.jpg</image><title>Foto: Seminar Keterbukaan Informasi Publik (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal menggandeng influencer yakni youtuber dan selebgram untuk menyebarkan informasi terkait keuangan negara.  Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat.
Baca Juga: Aktivitas Pemilu Tinggi, Anggaran Perjalanan Dinas Meningkat hingga Rp15,1 Triliun
&quot;Kami akan menggunakan influencer, agar masyarakat punya keinginan mengetahui  informasi-informasi keuangan negara. Sehingga masyarakat tak dihinggapi informasi yang salah,&quot; ujar dia dalam seminar keterbukaan informasi publik di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (29/7/2019).

Menurutnya, saat ini terlalu banyak informasi yang tidak bermutu tersebar di masyarakat luas. Membuat pemahaman yang salah terkait suatu isu, khususnya tentang pengelolaan keuangan negara.
Baca Juga: Pemerintah Butuh Dana USD3 Triliun untuk Pembangunan Berkelanjutan
&quot;Di era keterbukaan informasi ini persoalan paling rumit terlalu banyak informasi dan kebanyakan garbage information. Jadi kita harus berperang untuk menang dari informasi yang menyesatkan,&quot; jelas dia.
Sri Mulyani menyatakan, untuk memerangi informasi hoaks yang beredar,  memang diperlukan peran seluruh masyarakat, tak terkecuali oleh  influencer.
&quot;Sehingga bagaimana masyarakat pada akhirnya bisa membedakan  informasi hoaks dan kredibel. Jadi itu peperangan hari ini,&quot; katanya.
Tak hanya itu, dia juga mengajak beragam pemangku kepentingan untuk  turut berperan dalam memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat.
&quot;Kita juga terus minta stakeholder yang bisa influence masyarakat  (untuk melawan hoaks), karena ini adalah bangsa kita sendiri yang harus  kita jaga bersama,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal menggandeng influencer yakni youtuber dan selebgram untuk menyebarkan informasi terkait keuangan negara.  Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat.
Baca Juga: Aktivitas Pemilu Tinggi, Anggaran Perjalanan Dinas Meningkat hingga Rp15,1 Triliun
&quot;Kami akan menggunakan influencer, agar masyarakat punya keinginan mengetahui  informasi-informasi keuangan negara. Sehingga masyarakat tak dihinggapi informasi yang salah,&quot; ujar dia dalam seminar keterbukaan informasi publik di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (29/7/2019).

Menurutnya, saat ini terlalu banyak informasi yang tidak bermutu tersebar di masyarakat luas. Membuat pemahaman yang salah terkait suatu isu, khususnya tentang pengelolaan keuangan negara.
Baca Juga: Pemerintah Butuh Dana USD3 Triliun untuk Pembangunan Berkelanjutan
&quot;Di era keterbukaan informasi ini persoalan paling rumit terlalu banyak informasi dan kebanyakan garbage information. Jadi kita harus berperang untuk menang dari informasi yang menyesatkan,&quot; jelas dia.
Sri Mulyani menyatakan, untuk memerangi informasi hoaks yang beredar,  memang diperlukan peran seluruh masyarakat, tak terkecuali oleh  influencer.
&quot;Sehingga bagaimana masyarakat pada akhirnya bisa membedakan  informasi hoaks dan kredibel. Jadi itu peperangan hari ini,&quot; katanya.
Tak hanya itu, dia juga mengajak beragam pemangku kepentingan untuk  turut berperan dalam memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat.
&quot;Kita juga terus minta stakeholder yang bisa influence masyarakat  (untuk melawan hoaks), karena ini adalah bangsa kita sendiri yang harus  kita jaga bersama,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
