<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PT Pos Indonesia Diterpa Isu Gulung Tikar, Ini 6 Kenyataannya</title><description>&quot;Pemberitaan media massa bahwa saat ini Pos pailit, itu tidak benar,&quot; kata Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2083984/pt-pos-indonesia-diterpa-isu-gulung-tikar-ini-6-kenyataannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2083984/pt-pos-indonesia-diterpa-isu-gulung-tikar-ini-6-kenyataannya"/><item><title>PT Pos Indonesia Diterpa Isu Gulung Tikar, Ini 6 Kenyataannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2083984/pt-pos-indonesia-diterpa-isu-gulung-tikar-ini-6-kenyataannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2083984/pt-pos-indonesia-diterpa-isu-gulung-tikar-ini-6-kenyataannya</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2019 06:25 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/26/320/2083984/diisukan-bakal-bangkrut-ini-6-fakta-menarik-soal-pos-indonesia-Jdne9bL3Ft.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pelayanan di Pos Indonesia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/26/320/2083984/diisukan-bakal-bangkrut-ini-6-fakta-menarik-soal-pos-indonesia-Jdne9bL3Ft.jpeg</image><title>Foto: Pelayanan di Pos Indonesia</title></images><description>JAKARTA - Pada pekan kemarin, kabar mengejutkan datang dari PT Pos Indonesia (Persero). Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dikabarkan sedang krisi keuangan dan akan bangkrut.
Pernyataan tersebut pun langsung dibantah PT Pos Indonesia dan Kementerian BUMN. Ditegaskan bahwa kondisi PT Pos Indonesia saat ini tetap sehat.
&quot;Pemberitaan media massa bahwa saat ini Pos pailit, Pos meminjam dana dari bank untuk membayar gaji karyawan, itu tidak benar,&quot; kata Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono.
Okezone pun merangkum sejumlah fakta menarik soal PT Pos Indonesia yang diisukan akan bangkrut, Senin (29/7/2019):
1. Klarifikasi Pos Indonesia
Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengatakan dalam beberapa poin dalam pemberitaan media itu tidak benar, seperti pinjaman bank untuk membayar gaji karyawan.
&quot;Benar perusahaan perlu modal kerja untuk mendanai operasi, mendanai tagihan. Modal keraja dipinjam dari bank, namun tidak untuk tujuan membayar gaji karyawan,&quot; katanya.
Dia menjelaskan, bahwa perputaran uang di Pos Indonesia per bulan rata-rata sekitar Rp20 triliun (karena pos punya jasa keuangan). Pos juga mendapat rating A- dari lembaga pemeringkat nasional terkemuka Pefindo.

Menurutnya, perusahaan berupaya dalam menghadapi disrupsi itu tidak unik dan wajar saja. Untuk menjawab disrupsi yang tengah terjadi beberapa waktu terakhir ini Pos Indonesia sedang melakukan tranformasi bisnis meliputi semua aspek bisnis, SDM, penguatan anak usaha, pengembangan produk baru, dan lain-lain.
Dengan begitu Gilarsi membantah pernyataan yang menyebutkan Pos Indonesia bangkrut atau pailit.
&quot;Ini jelas pendiskreditan tanpa data,&quot; ujarnya.
2. Fakta Kondisi Perusahaan Sehat
Semua pihak untuk memperhatikan fakta bahwa kondisi perusahaan tidak ada masalah, antara lain bahwa rating korprasi Pos Indonesia adalah A-, rating surat utang jangka menengah A-, hutang lancar, hak karyawan tidak tertunda, kenaikan gaji karena penyesuaian biaya hidup terus diterapkan.Selanjutnya, semua aset dalam kendali penuh dan tidak ada yang  diagunkan, pendapatan yang bersumber dari APBN, PSO, fee distribusi  meterai, fee penerimaan setoran pajak, jasa kurir surat dinas mencapai  rata-rata sekitarRp800 miliar per tahun.
Pos Indonesia masih bisa memberikan layanan Pos Universal 6 hari per  mingu, Postal Services di luar negeri hanya melayani layanan pos  universal tinggal 4-5 hari per minggu, tidak ada PHK karena  restrukturisasi, BPJS, iuran pensiun dibayar lancar tidak ada tunggakan  sama sekali.
3. Perputaran Uang di Pos Indonesia Rp20 Triliun
PT Pos Indonesia (Persero) menyatakan, perputaran uang di Pos  Indonesia per bulan rata-rata sekitar Rp20 triliun. Hal ini dikarenakan  pos punya jasa keuangan. Pernyataan ini sekaligus membantas bahwa  kondisi keuangan Pos Indonesia sedang bermasalah. Selain itu, Pos juga  mendapat rating A- dari lembaga pemeringkat nasional terkemuka Pefindo.

4. Kementerian BUMN Jamin Pos Indonesia
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan sampai saat  ini PT Pos Indonesia (Persero) sebagai BUMN yang sehat dan melakukan  transformasi yang meliputi semua aspek baik bisnis, anak usaha, SDM dan  keuangan.
Hal tersebut mempertegas sekaligus membantah pemberitaan di media  massa yang menyebutkan bahwa perusahaan layanan pos dan logistik  tersebut sedang mengalami krisis keuangan dan akan bangkrut.
Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media  Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, Kementerian BUMN  terus mendorong upaya-upaya yang dilakukan PT Pos Indonesia (Persero)  dalam mentransformasikan usaha mengikuti perubahan lingkungan usaha yang  cepat.5. DPR Minta Penjelasan Kementerian BUMN
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi VI angkat bicara soal   kabar tak sedap terkait PT Pos Indonesia (Persero) terancam akan   bangkrut, sampai harus meminjam ke bank untuk membayar gaji karyawan.
&amp;ldquo;Kendati sudah dibantah bahwa kabar terancam bangkrutnya PT Pos   Indonesia tidak benar, tetapi tetap harus menjadi perhatian khusus bagi   Kementerian BUMN tentang perusahaan yang menjadi tonggak industri   logistik di Indonesia ini, harus transparan dengan kondisi yang dialami   perusahaan, jangan sampai menjadi bom waktu, kalau perusahaan sedang   sakit sebaiknya akui saja,&amp;rdquo; ujar Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto.
Menurutnya, klarifikasi yang disampaikan PT Pos Indonesia yang   meminjam dana di bank untuk modal kerja adalah bukti perusahaan dalam   kondisi cukup memprihatinkan.
&amp;ldquo;Banyak perusahaan yang memang tengah berjuang di tengah era   distrupsi digital, termasuk PT Pos Indonesia, sejauh mana perusahaan ini   bertahan? Upaya apa saja yang sedang diupayakan? ini harus dijelaskan,   semua ini untuk menyelamatkan perusahaan, lebih baik terbuka daripada   ditutupi,&amp;rdquo; ujarnya.
6. Strategi Pos Indonesia
Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Ihwan   Sutardiyanta mengatakan, pihaknya akan mendorong ke arah digitalisasi.   Ini untuk merespons perkembangan bisnis yang hampir semuanya mengarah ke   digitalisasi.
&amp;ldquo;Era ke depan ya digitalisasi ya kalau layanan keuangannya ya   pengembangannya digitalisasi untuk financial service yang kita punya,&amp;rdquo;   ujarnya.
Konsep digitalisasi ini juga nantinya akan dilakukan pada pesan antar   barang. Jasa pesan antar barang ini telah dilaunching lewat aplikasi   Posgiro Mobile yang keberadaannya saat ini masih akan terus dikembangkan   dan disempurnakan.
Posgiro Mobile merupakan platform digital berbasis rekening Giropos   yang diberikan kepada pemilik rekening Giropos sehingga dapat mengakses   layanan Giropos dan layanan keuangan pos lainnya secara mobile.</description><content:encoded>JAKARTA - Pada pekan kemarin, kabar mengejutkan datang dari PT Pos Indonesia (Persero). Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dikabarkan sedang krisi keuangan dan akan bangkrut.
Pernyataan tersebut pun langsung dibantah PT Pos Indonesia dan Kementerian BUMN. Ditegaskan bahwa kondisi PT Pos Indonesia saat ini tetap sehat.
&quot;Pemberitaan media massa bahwa saat ini Pos pailit, Pos meminjam dana dari bank untuk membayar gaji karyawan, itu tidak benar,&quot; kata Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono.
Okezone pun merangkum sejumlah fakta menarik soal PT Pos Indonesia yang diisukan akan bangkrut, Senin (29/7/2019):
1. Klarifikasi Pos Indonesia
Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengatakan dalam beberapa poin dalam pemberitaan media itu tidak benar, seperti pinjaman bank untuk membayar gaji karyawan.
&quot;Benar perusahaan perlu modal kerja untuk mendanai operasi, mendanai tagihan. Modal keraja dipinjam dari bank, namun tidak untuk tujuan membayar gaji karyawan,&quot; katanya.
Dia menjelaskan, bahwa perputaran uang di Pos Indonesia per bulan rata-rata sekitar Rp20 triliun (karena pos punya jasa keuangan). Pos juga mendapat rating A- dari lembaga pemeringkat nasional terkemuka Pefindo.

Menurutnya, perusahaan berupaya dalam menghadapi disrupsi itu tidak unik dan wajar saja. Untuk menjawab disrupsi yang tengah terjadi beberapa waktu terakhir ini Pos Indonesia sedang melakukan tranformasi bisnis meliputi semua aspek bisnis, SDM, penguatan anak usaha, pengembangan produk baru, dan lain-lain.
Dengan begitu Gilarsi membantah pernyataan yang menyebutkan Pos Indonesia bangkrut atau pailit.
&quot;Ini jelas pendiskreditan tanpa data,&quot; ujarnya.
2. Fakta Kondisi Perusahaan Sehat
Semua pihak untuk memperhatikan fakta bahwa kondisi perusahaan tidak ada masalah, antara lain bahwa rating korprasi Pos Indonesia adalah A-, rating surat utang jangka menengah A-, hutang lancar, hak karyawan tidak tertunda, kenaikan gaji karena penyesuaian biaya hidup terus diterapkan.Selanjutnya, semua aset dalam kendali penuh dan tidak ada yang  diagunkan, pendapatan yang bersumber dari APBN, PSO, fee distribusi  meterai, fee penerimaan setoran pajak, jasa kurir surat dinas mencapai  rata-rata sekitarRp800 miliar per tahun.
Pos Indonesia masih bisa memberikan layanan Pos Universal 6 hari per  mingu, Postal Services di luar negeri hanya melayani layanan pos  universal tinggal 4-5 hari per minggu, tidak ada PHK karena  restrukturisasi, BPJS, iuran pensiun dibayar lancar tidak ada tunggakan  sama sekali.
3. Perputaran Uang di Pos Indonesia Rp20 Triliun
PT Pos Indonesia (Persero) menyatakan, perputaran uang di Pos  Indonesia per bulan rata-rata sekitar Rp20 triliun. Hal ini dikarenakan  pos punya jasa keuangan. Pernyataan ini sekaligus membantas bahwa  kondisi keuangan Pos Indonesia sedang bermasalah. Selain itu, Pos juga  mendapat rating A- dari lembaga pemeringkat nasional terkemuka Pefindo.

4. Kementerian BUMN Jamin Pos Indonesia
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan sampai saat  ini PT Pos Indonesia (Persero) sebagai BUMN yang sehat dan melakukan  transformasi yang meliputi semua aspek baik bisnis, anak usaha, SDM dan  keuangan.
Hal tersebut mempertegas sekaligus membantah pemberitaan di media  massa yang menyebutkan bahwa perusahaan layanan pos dan logistik  tersebut sedang mengalami krisis keuangan dan akan bangkrut.
Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media  Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, Kementerian BUMN  terus mendorong upaya-upaya yang dilakukan PT Pos Indonesia (Persero)  dalam mentransformasikan usaha mengikuti perubahan lingkungan usaha yang  cepat.5. DPR Minta Penjelasan Kementerian BUMN
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi VI angkat bicara soal   kabar tak sedap terkait PT Pos Indonesia (Persero) terancam akan   bangkrut, sampai harus meminjam ke bank untuk membayar gaji karyawan.
&amp;ldquo;Kendati sudah dibantah bahwa kabar terancam bangkrutnya PT Pos   Indonesia tidak benar, tetapi tetap harus menjadi perhatian khusus bagi   Kementerian BUMN tentang perusahaan yang menjadi tonggak industri   logistik di Indonesia ini, harus transparan dengan kondisi yang dialami   perusahaan, jangan sampai menjadi bom waktu, kalau perusahaan sedang   sakit sebaiknya akui saja,&amp;rdquo; ujar Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto.
Menurutnya, klarifikasi yang disampaikan PT Pos Indonesia yang   meminjam dana di bank untuk modal kerja adalah bukti perusahaan dalam   kondisi cukup memprihatinkan.
&amp;ldquo;Banyak perusahaan yang memang tengah berjuang di tengah era   distrupsi digital, termasuk PT Pos Indonesia, sejauh mana perusahaan ini   bertahan? Upaya apa saja yang sedang diupayakan? ini harus dijelaskan,   semua ini untuk menyelamatkan perusahaan, lebih baik terbuka daripada   ditutupi,&amp;rdquo; ujarnya.
6. Strategi Pos Indonesia
Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Ihwan   Sutardiyanta mengatakan, pihaknya akan mendorong ke arah digitalisasi.   Ini untuk merespons perkembangan bisnis yang hampir semuanya mengarah ke   digitalisasi.
&amp;ldquo;Era ke depan ya digitalisasi ya kalau layanan keuangannya ya   pengembangannya digitalisasi untuk financial service yang kita punya,&amp;rdquo;   ujarnya.
Konsep digitalisasi ini juga nantinya akan dilakukan pada pesan antar   barang. Jasa pesan antar barang ini telah dilaunching lewat aplikasi   Posgiro Mobile yang keberadaannya saat ini masih akan terus dikembangkan   dan disempurnakan.
Posgiro Mobile merupakan platform digital berbasis rekening Giropos   yang diberikan kepada pemilik rekening Giropos sehingga dapat mengakses   layanan Giropos dan layanan keuangan pos lainnya secara mobile.</content:encoded></item></channel></rss>
