<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos SoftBank Tambah Investasi USD3 Miliar untuk Grab hingga Mobil Listrik</title><description>Menurut Masayoshi, investasi tambahan sebesar USD2 miliar itu akan diberikan kepada Grab dan beberapa perusahaan lain</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084921/bos-softbank-tambah-investasi-usd3-miliar-untuk-grab-hingga-mobil-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084921/bos-softbank-tambah-investasi-usd3-miliar-untuk-grab-hingga-mobil-listrik"/><item><title>Bos SoftBank Tambah Investasi USD3 Miliar untuk Grab hingga Mobil Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084921/bos-softbank-tambah-investasi-usd3-miliar-untuk-grab-hingga-mobil-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084921/bos-softbank-tambah-investasi-usd3-miliar-untuk-grab-hingga-mobil-listrik</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2019 13:11 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2084921/bos-softbank-tambah-investasi-usd3-miliar-untuk-grab-hingga-mobil-listrik-AbGnIwGZnL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2084921/bos-softbank-tambah-investasi-usd3-miliar-untuk-grab-hingga-mobil-listrik-AbGnIwGZnL.jpg</image><title>Ilustrasi Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri menerima delegasi SoftBank, sebuah konglomerasi yang berpusat di Tokyo, Jepang, yang dipimpin oleh CEO-nya Masayoshi Son, di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.
Baca Juga: Presiden Jokowi Temui Bos SoftBank, Grab hingga Tokopedia
Seusai pertemuan, Masayoshi menjelaskan, SoftBank sudah berinvestasi di Indonesia sebesar USD2 miliar, dan berencana akan menambah lagi untuk investasi baru sebanyak USD2 miliar.
Menurut Masayoshi, investasi tambahan sebesar USD2 miliar itu akan diberikan kepada Grab dan beberapa perusahaan lain. Salah satunya, untuk pembangunan kantor pusat Grab di Indonesia.

&amp;ldquo;Kami akan membuat kantor pusat Grab di Indonesia, dan juga berinvestasi USD2 miliar melalui Grab. Tetapi kita akan berinvestasi lebih banyak ke Indonesia,&amp;rdquo; jelas Masayoshi, dikutip dari laman Setkab, Senin (29/7/2019).
Baca Juga: UEA Bakal Bangun Gudang LPG di Indonesia
Selain itu, SoftBank juga berencana untuk lebih banyak berinvestasi di unicorn, dan juga berambisi untuk menciptakan lebih banyak unicorn di Indonesia. Fokusnya adalah mengembangkan artificial intelegence (AI) seperti Tokopedia.
&amp;ldquo;Tokopedia sudah 1% dari PDB Indonesia dan semakin banyak perdagangan elektronik berarti lebih baik bagi perekonomian dan kami menciptakan lebih banyak lapangan kerja,&amp;rdquo; jelas Masayoshi.Ekosistem Mobil Listrik
Sementara Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menjelaskan, sekarang  ini SoftBank sudah berinvestasi USD2 miliar, yang akan ditambah USD2  miliar, dan di depan Presiden Jokowi Masayoshi mengatakan mungkin akan  menambah USD1 miliar lagi.
&amp;ldquo;Jadi mungkin USD5 miliar dalam waktu 3 tahun ke depan,&amp;rdquo; terang Luhut.
Baca Juga: 3.600 Stasiun Pengisian Listrik Umum Siap Mendukung Pengembangan Kendaraan Listrik
Menurut Luhut, SoftBank ingin lebih banyak lagi berinvestasi di  Indonesia, terutama hal-hal yang terkait listrik, seperti baterai  lithium dan beberapa platform lain untuk infrastruktur mobil listrik.
&amp;ldquo;Beliau juga memberikan minat untuk berinvestasi dalam energi terbarukan seperti angin, matahari, biotermal,&amp;rdquo; sambung Luhut.

Pernyataan Menko Kemaritiman itu dibenarkan oleh CEO SoftBank  Masayoshi Son, bahwa pihaknya tertarik untuk berinvestasi di bidang  kendaraan listrik, baterai dan sistem pengisian. &amp;ldquo;Kami akan berinvestasi  ke ekosistem itu,&amp;rdquo; ungkapnya.
Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan menegaskan, bahwa ekosistem itu  yang akan dibangun, mulai dari pembangunan litium baterainya sampai  sepeda motornya, busnya, sampai kepada electric vehicle nya, sampai juga  kepada station chargingnya itu. &amp;ldquo;Jadi ekosistem itu semua,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Perpres Mobil Listrik Terbit, Industri Automotif RI 'Lompat Katak'
Untuk tahap awal, menurut Luhut, Jakarta akan dijadikan pilot  project, dan ditargetkan dalam tiga tahun ekosistem ini harus selesai.
Mendampingi Presiden Jokowi saat menerima delegasi SoftBank itu Menko  Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono  Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri menerima delegasi SoftBank, sebuah konglomerasi yang berpusat di Tokyo, Jepang, yang dipimpin oleh CEO-nya Masayoshi Son, di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.
Baca Juga: Presiden Jokowi Temui Bos SoftBank, Grab hingga Tokopedia
Seusai pertemuan, Masayoshi menjelaskan, SoftBank sudah berinvestasi di Indonesia sebesar USD2 miliar, dan berencana akan menambah lagi untuk investasi baru sebanyak USD2 miliar.
Menurut Masayoshi, investasi tambahan sebesar USD2 miliar itu akan diberikan kepada Grab dan beberapa perusahaan lain. Salah satunya, untuk pembangunan kantor pusat Grab di Indonesia.

&amp;ldquo;Kami akan membuat kantor pusat Grab di Indonesia, dan juga berinvestasi USD2 miliar melalui Grab. Tetapi kita akan berinvestasi lebih banyak ke Indonesia,&amp;rdquo; jelas Masayoshi, dikutip dari laman Setkab, Senin (29/7/2019).
Baca Juga: UEA Bakal Bangun Gudang LPG di Indonesia
Selain itu, SoftBank juga berencana untuk lebih banyak berinvestasi di unicorn, dan juga berambisi untuk menciptakan lebih banyak unicorn di Indonesia. Fokusnya adalah mengembangkan artificial intelegence (AI) seperti Tokopedia.
&amp;ldquo;Tokopedia sudah 1% dari PDB Indonesia dan semakin banyak perdagangan elektronik berarti lebih baik bagi perekonomian dan kami menciptakan lebih banyak lapangan kerja,&amp;rdquo; jelas Masayoshi.Ekosistem Mobil Listrik
Sementara Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menjelaskan, sekarang  ini SoftBank sudah berinvestasi USD2 miliar, yang akan ditambah USD2  miliar, dan di depan Presiden Jokowi Masayoshi mengatakan mungkin akan  menambah USD1 miliar lagi.
&amp;ldquo;Jadi mungkin USD5 miliar dalam waktu 3 tahun ke depan,&amp;rdquo; terang Luhut.
Baca Juga: 3.600 Stasiun Pengisian Listrik Umum Siap Mendukung Pengembangan Kendaraan Listrik
Menurut Luhut, SoftBank ingin lebih banyak lagi berinvestasi di  Indonesia, terutama hal-hal yang terkait listrik, seperti baterai  lithium dan beberapa platform lain untuk infrastruktur mobil listrik.
&amp;ldquo;Beliau juga memberikan minat untuk berinvestasi dalam energi terbarukan seperti angin, matahari, biotermal,&amp;rdquo; sambung Luhut.

Pernyataan Menko Kemaritiman itu dibenarkan oleh CEO SoftBank  Masayoshi Son, bahwa pihaknya tertarik untuk berinvestasi di bidang  kendaraan listrik, baterai dan sistem pengisian. &amp;ldquo;Kami akan berinvestasi  ke ekosistem itu,&amp;rdquo; ungkapnya.
Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan menegaskan, bahwa ekosistem itu  yang akan dibangun, mulai dari pembangunan litium baterainya sampai  sepeda motornya, busnya, sampai kepada electric vehicle nya, sampai juga  kepada station chargingnya itu. &amp;ldquo;Jadi ekosistem itu semua,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Perpres Mobil Listrik Terbit, Industri Automotif RI 'Lompat Katak'
Untuk tahap awal, menurut Luhut, Jakarta akan dijadikan pilot  project, dan ditargetkan dalam tiga tahun ekosistem ini harus selesai.
Mendampingi Presiden Jokowi saat menerima delegasi SoftBank itu Menko  Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono  Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong</content:encoded></item></channel></rss>
