<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Incaran Hacker, BI dan OJK Desak Bank Mandiri Perbaiki Sistem IT</title><description>BI dan OJK meminta kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) untuk memperbaiki sistem teknologi informasinya (IT).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084950/jadi-incaran-hacker-bi-dan-ojk-desak-bank-mandiri-perbaiki-sistem-it</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084950/jadi-incaran-hacker-bi-dan-ojk-desak-bank-mandiri-perbaiki-sistem-it"/><item><title>Jadi Incaran Hacker, BI dan OJK Desak Bank Mandiri Perbaiki Sistem IT</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084950/jadi-incaran-hacker-bi-dan-ojk-desak-bank-mandiri-perbaiki-sistem-it</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2084950/jadi-incaran-hacker-bi-dan-ojk-desak-bank-mandiri-perbaiki-sistem-it</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2019 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2084950/jadi-incaran-hacker-bi-dan-ojk-desak-bank-mandiri-perbaiki-sistem-it-JfaRfmmpSY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2084950/jadi-incaran-hacker-bi-dan-ojk-desak-bank-mandiri-perbaiki-sistem-it-JfaRfmmpSY.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan meminta kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) untuk memperbaiki sistem teknologi informasinya (IT). Hal tersebut menyusul adanya insiden berubahnya saldo nasabah Bank Mandiri yang terjadi beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;Baca Juga: Saldo Nasabah Mandiri Berubah, Ombudsman Pastikan Tak Ada Hacker
Kepala Departemen Pengawasan Bank OJK Hizbullah mengatakan, pihaknya meminta kepada OJK untuk memperkuat sistem IT-nya. Sehingga kejadian saldo berubah itu tidak kejadian lagi di masa mendatang.
&amp;ldquo;(Kami) minta Bank Mandiri pastikan sistem IT sekarang itu aman untuk ke depannya. (Bank Mandiri) diminta evaluasi dan teliti kembali semuanya agar tak terulang kembali di masa mendatang,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Ombudsman, Jakarta, Senin (29/7/2019).

&amp;nbsp;Baca Juga: 2.670 Rekening Nasabah Bank Mandiri Diblokir, Apa Penyebabnya?
Hizbullah menambahkan, hingga saat ini pihaknya akan terus mengawasi sistem IT yang ada di Bank Mandiri agar tidak ada nasabah yang merasa dirugikan. Oleh karena itu, pihaknya telah mengirim tim IT untuk memastikan sistem Bank Mandiri telah aman.
&amp;ldquo;Kita minta semua perbankan selalu update IT-nya. Selalu update, sempurnakan dan perkuat manajemen risiko dan security-nya,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;Apalagi lanjut Hizbullah, sistem IT dari perbankan ini menjadi  incaran para hacker. Oleh karenanya, dirinya berharap sistem IT yang  dimiliki perbankan ini bisa segera ditingkatkan meskipun hingga saat ini  belum ada hacker yang mampu menembus sistem perbankan Indonesia.
&amp;ldquo;Kami minta selalu meng-update ITnya dan memperkuat management  security. Karena hacker selalu berusaha masuk. Tapi sampai sekarang bisa  diamankan perbankan kita. Dalam hal ini OJK konsen itu perbankan kita  aman digunakan masyarakat,&amp;rdquo; katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Surveillance Keuangan BI Sempa AH  Sitepu mengaku telah meminta penjelasan dari Bank Mandiri terkait  ganguan teknis yang dialaminya beberapa waktu lalu. Setelah mendapat  penjelasan, Sempa meminta Bank Mandiri memperbaharui sistem IT-nya.
&amp;ldquo;Kami sebagai otoritas bersama OJK sangat menjaga stabilitas sistem  keuangan. (Kami) minta Bank Mandiri perbaiki semaksimal mungkin agar  tidak terulang kembali,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan meminta kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) untuk memperbaiki sistem teknologi informasinya (IT). Hal tersebut menyusul adanya insiden berubahnya saldo nasabah Bank Mandiri yang terjadi beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;Baca Juga: Saldo Nasabah Mandiri Berubah, Ombudsman Pastikan Tak Ada Hacker
Kepala Departemen Pengawasan Bank OJK Hizbullah mengatakan, pihaknya meminta kepada OJK untuk memperkuat sistem IT-nya. Sehingga kejadian saldo berubah itu tidak kejadian lagi di masa mendatang.
&amp;ldquo;(Kami) minta Bank Mandiri pastikan sistem IT sekarang itu aman untuk ke depannya. (Bank Mandiri) diminta evaluasi dan teliti kembali semuanya agar tak terulang kembali di masa mendatang,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Ombudsman, Jakarta, Senin (29/7/2019).

&amp;nbsp;Baca Juga: 2.670 Rekening Nasabah Bank Mandiri Diblokir, Apa Penyebabnya?
Hizbullah menambahkan, hingga saat ini pihaknya akan terus mengawasi sistem IT yang ada di Bank Mandiri agar tidak ada nasabah yang merasa dirugikan. Oleh karena itu, pihaknya telah mengirim tim IT untuk memastikan sistem Bank Mandiri telah aman.
&amp;ldquo;Kita minta semua perbankan selalu update IT-nya. Selalu update, sempurnakan dan perkuat manajemen risiko dan security-nya,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;Apalagi lanjut Hizbullah, sistem IT dari perbankan ini menjadi  incaran para hacker. Oleh karenanya, dirinya berharap sistem IT yang  dimiliki perbankan ini bisa segera ditingkatkan meskipun hingga saat ini  belum ada hacker yang mampu menembus sistem perbankan Indonesia.
&amp;ldquo;Kami minta selalu meng-update ITnya dan memperkuat management  security. Karena hacker selalu berusaha masuk. Tapi sampai sekarang bisa  diamankan perbankan kita. Dalam hal ini OJK konsen itu perbankan kita  aman digunakan masyarakat,&amp;rdquo; katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Surveillance Keuangan BI Sempa AH  Sitepu mengaku telah meminta penjelasan dari Bank Mandiri terkait  ganguan teknis yang dialaminya beberapa waktu lalu. Setelah mendapat  penjelasan, Sempa meminta Bank Mandiri memperbaharui sistem IT-nya.
&amp;ldquo;Kami sebagai otoritas bersama OJK sangat menjaga stabilitas sistem  keuangan. (Kami) minta Bank Mandiri perbaiki semaksimal mungkin agar  tidak terulang kembali,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
