<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenangan Wapres saat Hadapi Krisis Ekonomi Keluarga, Ada Peran Ibu di Baliknya  </title><description>JK mendorong Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) untuk menambah lagi jumlah pebisnis dari kalangan wanita Islam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085037/kenangan-wapres-saat-hadapi-krisis-ekonomi-keluarga-ada-peran-ibu-di-baliknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085037/kenangan-wapres-saat-hadapi-krisis-ekonomi-keluarga-ada-peran-ibu-di-baliknya"/><item><title>Kenangan Wapres saat Hadapi Krisis Ekonomi Keluarga, Ada Peran Ibu di Baliknya  </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085037/kenangan-wapres-saat-hadapi-krisis-ekonomi-keluarga-ada-peran-ibu-di-baliknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085037/kenangan-wapres-saat-hadapi-krisis-ekonomi-keluarga-ada-peran-ibu-di-baliknya</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2019 16:34 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2085037/wapres-jk-dorong-wanita-muslim-jadi-pengusaha-uZtTJYK5tM.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2085037/wapres-jk-dorong-wanita-muslim-jadi-pengusaha-uZtTJYK5tM.jpeg</image><title>Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) untuk menambah lagi jumlah pebisnis dari kalangan wanita Islam supaya kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik dengan perbaikan ekonomi.
&quot;Tentu para pengusaha muslimah bukan hal yang baru, banyak juga di daerah, tetapi perlu didorong lebih banyak lagi. Karena itu harapan saya Ipemi ini dapat memajukan usaha anggotanya dan mengajak muslimah lainnya sehingga memajukan kita semuanya,&quot; kata Wapres pada Rapat Kerja Nasional Ipemi seperti dikutip Antaranews, di Jakarta Pusat, Senin (29/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar Pebisnis Muslim Paling Tajir di Dunia
Dengan adanya pertemuan seluruh anggota Ipemi, diharapkan kisah sukses muslimah pengusaha di Indonesia dapat menjadi daya tarik bagi muslimah lain untuk memulai wira usaha.
Menurut Wapres, perempuan memiliki peran penting dalam kegiatan perekonomian khususnya untuk usaha kecil dan menengah. Karena itu Ipemi diharapkan dapat mengajak muslimah lain untuk terjun ke dunia usaha.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pengusaha Muslim Indonesia Ingin Ekonomi Daerah Terdampak Tsunami Bisa Tumbuh KembaliJK pun menceritakan keberhasilannya hingga saat ini juga tidak lepas  dari peran dua perempuan yang terjun di dunia bisnis, yaitu ibunya,  Athirah Kalla dan istrinya, Mufidah Mi'ad Saad.
&quot;Ibu saya, waktu ekonomi keluarga mengalami krisis karena krisis  dunia, dialah yang mendukung kami semua. Juga saya di Jakarta ini kalau  dihitung penghasilan saya sebagai wapres tidak bisa berjalan baik tanpa  dukungan istri saya yang juga pengusaha,&quot; ujarnya.
Karena itu, dukungan dan peran perempuan dalam dunia usaha menjadi  salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah pengusaha Islam sekaligus  memperkuat perekonomian.
Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil mengatakan, Rakernas ke-IV tersebut  diselenggarakan untuk memberikan pelatihan serta bertukar pikiran antara  muslimah pengusaha dalam mengelola bisnis.
Melalui rakernas tersebut, Ingrid berharap Ipemi mampu meningkatkan  peran dan fungsi strategis dalam membantu pengembangan usaha para  muslimah untuk berkembang dalam pembangunan nasional.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) untuk menambah lagi jumlah pebisnis dari kalangan wanita Islam supaya kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik dengan perbaikan ekonomi.
&quot;Tentu para pengusaha muslimah bukan hal yang baru, banyak juga di daerah, tetapi perlu didorong lebih banyak lagi. Karena itu harapan saya Ipemi ini dapat memajukan usaha anggotanya dan mengajak muslimah lainnya sehingga memajukan kita semuanya,&quot; kata Wapres pada Rapat Kerja Nasional Ipemi seperti dikutip Antaranews, di Jakarta Pusat, Senin (29/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar Pebisnis Muslim Paling Tajir di Dunia
Dengan adanya pertemuan seluruh anggota Ipemi, diharapkan kisah sukses muslimah pengusaha di Indonesia dapat menjadi daya tarik bagi muslimah lain untuk memulai wira usaha.
Menurut Wapres, perempuan memiliki peran penting dalam kegiatan perekonomian khususnya untuk usaha kecil dan menengah. Karena itu Ipemi diharapkan dapat mengajak muslimah lain untuk terjun ke dunia usaha.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pengusaha Muslim Indonesia Ingin Ekonomi Daerah Terdampak Tsunami Bisa Tumbuh KembaliJK pun menceritakan keberhasilannya hingga saat ini juga tidak lepas  dari peran dua perempuan yang terjun di dunia bisnis, yaitu ibunya,  Athirah Kalla dan istrinya, Mufidah Mi'ad Saad.
&quot;Ibu saya, waktu ekonomi keluarga mengalami krisis karena krisis  dunia, dialah yang mendukung kami semua. Juga saya di Jakarta ini kalau  dihitung penghasilan saya sebagai wapres tidak bisa berjalan baik tanpa  dukungan istri saya yang juga pengusaha,&quot; ujarnya.
Karena itu, dukungan dan peran perempuan dalam dunia usaha menjadi  salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah pengusaha Islam sekaligus  memperkuat perekonomian.
Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil mengatakan, Rakernas ke-IV tersebut  diselenggarakan untuk memberikan pelatihan serta bertukar pikiran antara  muslimah pengusaha dalam mengelola bisnis.
Melalui rakernas tersebut, Ingrid berharap Ipemi mampu meningkatkan  peran dan fungsi strategis dalam membantu pengembangan usaha para  muslimah untuk berkembang dalam pembangunan nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
