<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbankan Diminta Tingkatkan Sistem Keamanan Tangkis Serangan Hacker</title><description>Hizbullah meminta seluruh perbankan di Indonesia meningkatkan sistem keamanan untuk menangkal serangan peretas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085148/perbankan-diminta-tingkatkan-sistem-keamanan-tangkis-serangan-hacker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085148/perbankan-diminta-tingkatkan-sistem-keamanan-tangkis-serangan-hacker"/><item><title>Perbankan Diminta Tingkatkan Sistem Keamanan Tangkis Serangan Hacker</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085148/perbankan-diminta-tingkatkan-sistem-keamanan-tangkis-serangan-hacker</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/29/320/2085148/perbankan-diminta-tingkatkan-sistem-keamanan-tangkis-serangan-hacker</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2019 20:06 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2085148/perbankan-diminta-tingkatkan-sistem-keamanan-tangkis-serangan-hacker-udMRjZgC3b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/29/320/2085148/perbankan-diminta-tingkatkan-sistem-keamanan-tangkis-serangan-hacker-udMRjZgC3b.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kepala Departemen Pengawasan Bank dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hizbullah meminta seluruh perbankan di Indonesia meningkatkan sistem keamanan untuk menangkal serangan peretas atau hacker.

&quot;Kami meminta semua perbankan untuk update IT (Information Technology). Hacker selalu berusaha masuk ke sistem perbankan kita,&quot; kata Hizbullah seperti dikutip Antaranews, di Jakarta, Senin (29/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Eror, Nasabah Berpotensi 'Bawa Kabur' Dana Bank Mandiri hingga Rp10 Miliar
Dia mengungkapkan bahwa para peretas selalu mencoba menembus sistem pertahanan digital perbankan nasional termasuk core banking. &quot;Sistem itu penyerangnya banyak ada Amerika Serikat, Rusia, dan dari Asia ada Kamboja,&quot; ujarnya.

Peretas itu tidak hanya menyerang Indonesia, tapi juga banyak negara. Menurut Hizbullah, jika sistem perbankan Indonesia tidak kuat, peretas bisa mencuri data dan merusak sistem yang ada.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jadi Incaran Hacker, BI dan OJK Desak Bank Mandiri Perbaiki Sistem ITDia mengatakan bahwa setiap tahun OJK selalu memeriksa sistem  keamanan digital perbankan sekaligus meneliti celah yang kemungkinan  bisa ditembus peretas dan bisa merugikan masyarakat.

&quot;Kami selalu membuat ketentuan (aturan) untuk mitigasi risiko yang  terjadi, kemudian perbankan kami himbau untuk selalu meningkatkan  keamanan dan memperbaharui sistem IT,&quot; kata Hizbullah.

Sementara itu Ombudsman meminta perbankan terus meningkatkan  pengamanan digital mengingat saat ini layanan perbankan Indonesia sedang  bersiap untuk bermigrasi dari konvensional ke digital.

&quot;Kami selalu meminta semua perbankan agar selalu mengupdate IT karena  pertumbuhan dan perkembangan IT sangat cepat. Selalu update, selalu  menyempurnakan dan selalu memperkuat manajemen resiko dan sekuriti,&quot;  kata Anggota Ombudsman Dadan Suharmawijaya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Departemen Pengawasan Bank dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hizbullah meminta seluruh perbankan di Indonesia meningkatkan sistem keamanan untuk menangkal serangan peretas atau hacker.

&quot;Kami meminta semua perbankan untuk update IT (Information Technology). Hacker selalu berusaha masuk ke sistem perbankan kita,&quot; kata Hizbullah seperti dikutip Antaranews, di Jakarta, Senin (29/7/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Eror, Nasabah Berpotensi 'Bawa Kabur' Dana Bank Mandiri hingga Rp10 Miliar
Dia mengungkapkan bahwa para peretas selalu mencoba menembus sistem pertahanan digital perbankan nasional termasuk core banking. &quot;Sistem itu penyerangnya banyak ada Amerika Serikat, Rusia, dan dari Asia ada Kamboja,&quot; ujarnya.

Peretas itu tidak hanya menyerang Indonesia, tapi juga banyak negara. Menurut Hizbullah, jika sistem perbankan Indonesia tidak kuat, peretas bisa mencuri data dan merusak sistem yang ada.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jadi Incaran Hacker, BI dan OJK Desak Bank Mandiri Perbaiki Sistem ITDia mengatakan bahwa setiap tahun OJK selalu memeriksa sistem  keamanan digital perbankan sekaligus meneliti celah yang kemungkinan  bisa ditembus peretas dan bisa merugikan masyarakat.

&quot;Kami selalu membuat ketentuan (aturan) untuk mitigasi risiko yang  terjadi, kemudian perbankan kami himbau untuk selalu meningkatkan  keamanan dan memperbaharui sistem IT,&quot; kata Hizbullah.

Sementara itu Ombudsman meminta perbankan terus meningkatkan  pengamanan digital mengingat saat ini layanan perbankan Indonesia sedang  bersiap untuk bermigrasi dari konvensional ke digital.

&quot;Kami selalu meminta semua perbankan agar selalu mengupdate IT karena  pertumbuhan dan perkembangan IT sangat cepat. Selalu update, selalu  menyempurnakan dan selalu memperkuat manajemen resiko dan sekuriti,&quot;  kata Anggota Ombudsman Dadan Suharmawijaya.</content:encoded></item></channel></rss>
