<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menpan-RB: Dokter Romi Bisa Jadi PNS</title><description>Syafruddin memperingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Solok Selatan, Sumatera Barat, untuk segera mengajukan pengangkatan Romi Syofpa</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/30/320/2085427/menpan-rb-dokter-romi-bisa-jadi-pns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/07/30/320/2085427/menpan-rb-dokter-romi-bisa-jadi-pns"/><item><title>Menpan-RB: Dokter Romi Bisa Jadi PNS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/07/30/320/2085427/menpan-rb-dokter-romi-bisa-jadi-pns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/07/30/320/2085427/menpan-rb-dokter-romi-bisa-jadi-pns</guid><pubDate>Selasa 30 Juli 2019 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/30/320/2085427/menpan-rb-dokter-romi-bisa-jadi-pns-Q2chgt0n7v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Menpan-RB Syafruddin (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/30/320/2085427/menpan-rb-dokter-romi-bisa-jadi-pns-Q2chgt0n7v.jpg</image><title>Foto: Menpan-RB Syafruddin (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin memperingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Solok Selatan, Sumatera Barat, untuk segera mengajukan pengangkatan Romi Syofpa sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Baca Juga: Miris, Dokter Gigi di Solok Selatan Ditolak Jadi PNS karena Disabilitas
Menurutnya, ketika CPNS sudah dinyatakan lulus rekrutmen, maka Pemda harus mengajukan supaya mendapat Surat Keputusan (SK) menjadi PNS nantinya.
Hal tersebut berlaku pada Dokter Romi yang telah mengikuti serangkaian tes CPNS 2018 di Solok Selatan, Sumatera Barat. Kemudian, telah dinyatakan lolos menjadi calon pengisi formasi dokter gigi pada Desember 2018.

(Foto: CPNS Disabilitas Ikut Tes CPNS)
&quot;Nilainya memenuhi target kemudian tidak diajukan, kita akan warning Pemerintah Daerah untuk mengajukan SK-nya,&quot; tegasnya, Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Menurutnya, Kemenpan RB akan melihat lebih detail apa yang terjadi dengan Romi. Hal tersebut supaya status Romi bisa diperjuangkan menjadi PNS.
Baca Juga: Istana Sayangkan Dokter Romi Ditolak Jadi PNS karena Disabilitas
&quot;Bisa saja (dilanjutkan jadi PNS). Nanti kita lihat masalahnya di mana. Karena disabilitas itu punya porsi 2% untuk seluruh jumlah ASN,&quot; ujarnya.Asal tahu saja, Romy Syofpa gagal menjadi PNS saat pembagian Surat  Keputusan, kelulusannya dianulir dengan alasan memiliki kendala  kesehatan. Dokter Romi dinilai tidak sehat jasmani karena kedua tungkai  kakinya lemah sehingga dia harus menggunakan kursi roda.
Pengumuman yang dikeluarkan Bupati Solok Selatan Nomor  800/62/III/BKPSDM-2019 tertanggal 18 Maret 2019 menyebutkan kelulusan  dua peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di Solok  Selatan dibatalkan dan keduanya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan  mengisi formasi umum CPNS 2018. Salah satu dari peserta itu adalah Romi.
Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyayangkan  peristiwa pahit menimpa dokter gigi Romi Syofpa Ismael yang namanya  digugurkan dari daftar peserta calon PNS karena penyandang disabilitas.  Romi adalah seorang dokter gigi asal Solok Selatan, Sumatera Barat.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin memperingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Solok Selatan, Sumatera Barat, untuk segera mengajukan pengangkatan Romi Syofpa sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Baca Juga: Miris, Dokter Gigi di Solok Selatan Ditolak Jadi PNS karena Disabilitas
Menurutnya, ketika CPNS sudah dinyatakan lulus rekrutmen, maka Pemda harus mengajukan supaya mendapat Surat Keputusan (SK) menjadi PNS nantinya.
Hal tersebut berlaku pada Dokter Romi yang telah mengikuti serangkaian tes CPNS 2018 di Solok Selatan, Sumatera Barat. Kemudian, telah dinyatakan lolos menjadi calon pengisi formasi dokter gigi pada Desember 2018.

(Foto: CPNS Disabilitas Ikut Tes CPNS)
&quot;Nilainya memenuhi target kemudian tidak diajukan, kita akan warning Pemerintah Daerah untuk mengajukan SK-nya,&quot; tegasnya, Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Menurutnya, Kemenpan RB akan melihat lebih detail apa yang terjadi dengan Romi. Hal tersebut supaya status Romi bisa diperjuangkan menjadi PNS.
Baca Juga: Istana Sayangkan Dokter Romi Ditolak Jadi PNS karena Disabilitas
&quot;Bisa saja (dilanjutkan jadi PNS). Nanti kita lihat masalahnya di mana. Karena disabilitas itu punya porsi 2% untuk seluruh jumlah ASN,&quot; ujarnya.Asal tahu saja, Romy Syofpa gagal menjadi PNS saat pembagian Surat  Keputusan, kelulusannya dianulir dengan alasan memiliki kendala  kesehatan. Dokter Romi dinilai tidak sehat jasmani karena kedua tungkai  kakinya lemah sehingga dia harus menggunakan kursi roda.
Pengumuman yang dikeluarkan Bupati Solok Selatan Nomor  800/62/III/BKPSDM-2019 tertanggal 18 Maret 2019 menyebutkan kelulusan  dua peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di Solok  Selatan dibatalkan dan keduanya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan  mengisi formasi umum CPNS 2018. Salah satu dari peserta itu adalah Romi.
Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyayangkan  peristiwa pahit menimpa dokter gigi Romi Syofpa Ismael yang namanya  digugurkan dari daftar peserta calon PNS karena penyandang disabilitas.  Romi adalah seorang dokter gigi asal Solok Selatan, Sumatera Barat.</content:encoded></item></channel></rss>
