<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sri Mulyani: Penurunan Suku Bunga The Fed Pacu Pertumbuhan Ekonomi RI   </title><description>Sri Mulyani optimistis penurunan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat dapat memacu laju pertumbuhan ekonomi nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/20/2086552/sri-mulyani-penurunan-suku-bunga-the-fed-pacu-pertumbuhan-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/20/2086552/sri-mulyani-penurunan-suku-bunga-the-fed-pacu-pertumbuhan-ekonomi-ri"/><item><title>   Sri Mulyani: Penurunan Suku Bunga The Fed Pacu Pertumbuhan Ekonomi RI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/20/2086552/sri-mulyani-penurunan-suku-bunga-the-fed-pacu-pertumbuhan-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/20/2086552/sri-mulyani-penurunan-suku-bunga-the-fed-pacu-pertumbuhan-ekonomi-ri</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2019 19:08 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/01/20/2086552/sri-mulyani-penurunan-suku-bunga-the-fed-pacu-pertumbuhan-ekonomi-ri-J7nO82DZAO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/01/20/2086552/sri-mulyani-penurunan-suku-bunga-the-fed-pacu-pertumbuhan-ekonomi-ri-J7nO82DZAO.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis penurunan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) dapat memacu laju pertumbuhan ekonomi nasional pada semester II 2019.

&quot;Dengan adanya Federal Reserve menurunkan suku bunga, maka confidence dari konsumen dan investor akan meningkat,&quot; kata Sri Mulyani saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

&quot;Maka kita berharap di dalam semester II mulai dari kuartal III nanti momentum itu mulai terlihat,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;Baca Juga: Turunkan Suku Bunga, The Fed Pertimbangkan Hal Ini
Sebelumnya dini hari tadi waktu Indonesia, The Fed mengumumkan penurunan suku bunga acuan sebesar 25 bps (basis poin) ke kisaran 2%-2,5% sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.



Kebijakan itu merupakan penurunan suku bunga pertama yang dilakukan The Fed sejak krisis global pada Desember 2008.
&amp;nbsp;Baca Juga: Trump: Suku Bunga The Fed Turun Tak Cukup Pertahankan Ekonomi

Menurut Sri Mulyani, kebijakan tersebut akan meningkatkan performa  perusahan-perusahan dalam negeri yang tahun lalu sempat mengalami  tekanan akibat kenaikan suku bunga, kenaikan nilai tukar mata uang, dan  pelemahan ekspor.


Selain itu, inflasi yang terjaga dengan baik bersamaan dengan  momentun pemangkasan suku bunga The Fed akan mengurangi tekanan di  negara-negara berkembang dan membuat harga-harga stabil di masyarakat.  Demikian dikutip Antaranews.


&quot;Dalam faktor domestik, kita melihat ada suatu momentum positif dan  sekarang lingkungan global juga memberikan positive support terhadap  itu,&quot; ungkap mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), periode kuartal I 2019  laju perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,07% secara tahunan (Year on  Year/YoY). Adapun pemerintah menargetkan tingkat pertumbuhan ekonomi  Indonesia tahun ini sebesar 5,3%.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis penurunan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) dapat memacu laju pertumbuhan ekonomi nasional pada semester II 2019.

&quot;Dengan adanya Federal Reserve menurunkan suku bunga, maka confidence dari konsumen dan investor akan meningkat,&quot; kata Sri Mulyani saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

&quot;Maka kita berharap di dalam semester II mulai dari kuartal III nanti momentum itu mulai terlihat,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;Baca Juga: Turunkan Suku Bunga, The Fed Pertimbangkan Hal Ini
Sebelumnya dini hari tadi waktu Indonesia, The Fed mengumumkan penurunan suku bunga acuan sebesar 25 bps (basis poin) ke kisaran 2%-2,5% sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.



Kebijakan itu merupakan penurunan suku bunga pertama yang dilakukan The Fed sejak krisis global pada Desember 2008.
&amp;nbsp;Baca Juga: Trump: Suku Bunga The Fed Turun Tak Cukup Pertahankan Ekonomi

Menurut Sri Mulyani, kebijakan tersebut akan meningkatkan performa  perusahan-perusahan dalam negeri yang tahun lalu sempat mengalami  tekanan akibat kenaikan suku bunga, kenaikan nilai tukar mata uang, dan  pelemahan ekspor.


Selain itu, inflasi yang terjaga dengan baik bersamaan dengan  momentun pemangkasan suku bunga The Fed akan mengurangi tekanan di  negara-negara berkembang dan membuat harga-harga stabil di masyarakat.  Demikian dikutip Antaranews.


&quot;Dalam faktor domestik, kita melihat ada suatu momentum positif dan  sekarang lingkungan global juga memberikan positive support terhadap  itu,&quot; ungkap mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), periode kuartal I 2019  laju perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,07% secara tahunan (Year on  Year/YoY). Adapun pemerintah menargetkan tingkat pertumbuhan ekonomi  Indonesia tahun ini sebesar 5,3%.</content:encoded></item></channel></rss>
